The System Make Me Near With The Emperor

The System Make Me Near With The Emperor
Bab 54



Xie Hongyi tiba-tiba bertanya. "Siapa sebenarnya Pangeran Jue? Apakah dia betul-betul anakmu?"


Dilihat dari reaksi Huang Long saat tahu sudah tidur bersamanya, Xie Hongyi yakin itu adalah pertama kalinya untuk Huang Long.


Huang Long sedikit tersentak saat mendengar pertanyaan Xie Hongyi. Namun dia tidak menjawab dan masih terus membaca buku.


Xie Hongyi merasa gemas dengan Huang Long. "Ayolah bukankah kita sudah sangat akrab dan bahkan tidur bersama?" Setelah mengatakan hal itu, Xie Hongyi menyesal.


Huang Long tiba-tiba melemparkan buku itu ke atas meja sehingga menimbulkan suara gedebuk yang keras. Tangannya sedikit bergetar dan wajahnya memerah. Dia menjawab dengan nada rendah. "Diam."


Xie Hongyi tidak memperdulikan kemarahan Huang Long, malah tertarik dengan reaksinya yang seperti kucing yang terinjak ekornya. Dia mengangkat bahunya. "Bagaimana pun, itu sudah terjadi. Dan yang paling penting, aku sudah mengambil keperjakaanmu." Dia berkata dengan nakal.


Kini telinga Huang Long ikut memerah. Nafasnya menjadi cepat. Dia menatap Xie Hongyi seperti memohon. Setelah tertawa sedikit, akhirnya Xie Hongyi menyerah. "Baiklah aku tidak akan menggodamu lagi." Tapi dia tetap ingin tahu siapa sebenarnya Pangeran Jue.


"Yang Mulia tetap tidak mau memberitahu ku siapa sebenarnya ayah Pangeran Jue?"


Huang Long akhirnya menyerah karena takut Xie Hongyi mengungkit kejadian tiga hari yang lalu. Dia berkata: "Namanya Mo Jixuan."


Sistem tiba-tiba muncul dan berkata pada Xie Hongyi. "Selamat karena telah menemukan plot tersembunyi. 300 poin telah ditambahkan ke akun kamu."


Xie Hongyi ingat bahwa Mo Jixuan adalah orang yang melatih Huang Long beladiri. Di kamp militer, dia juga adalah satu-satunya orang yang tidak memperlakukan Huang Long dengan buruk. Mo Jixuan adalah putra tertua dari keluarga Mo, itu berarti, orang yang Xie Hongyi lihat dilukisan itu adalah ayah kandung Pangeran Jue.


Balas budi. Xie Hongyi bisa menebak alasan Huang Long bisa menerima anak orang lain sebagai Pangeran. Tidak heran juga kenapa Huang Long tidak terlalu peduli pada Pangeran Jue.


Suara ketukan pintu membuat orang yang ada didalam ruangan serentak menoleh. Diluar, suara kasim memberitahu. "Selir Tanyi menemui Yang Mulia."


Xie Hongyi tersenyum dan berkata pada Huang Long. "Yang Mulia, kalau begitu aku pergi dulu."


Karena ada protagonis wanita disini, dia lebih baik menjauh dan biarkan mereka berdua untuk menumbuhkan rasa kasih sayang dan cinta!


Xie Hongyi langsung pergi tanpa melirik Huang Long lagi. Diluar, dia berpapasan dengan Nalan Tanyi. "Selir Tanyi, semangat!" Xie Hongyi tiba-tiba berkata padanya dan membuat Nalan Tanyi bingung.


Xie Hongyi dengan riang berjalan menjauh dari Istana Bunga. Ditengah perjalannya, dia bertanya pada sistem dengan rasa ingin tahu. "Sistem, bagaimana kau bisa muncul?"


Sistem yang masih berwujud tikus menjawab. "Aku bisa melakukan teleportasi."


Xie Hongyi tertarik. "Benarkah? Bagaimana jika aku mencobanya?"


Sistem dengan senang hati menjawab. "Jika host ingin mencoba, kau harus membayar 200 poin sebagai biaya jalannya."


"Tidak bisa gratis?"


"Tidak."


Xie Hongyi hanya bisa menghela nafas. "Aku ingin tahu kemana semua poin yang telah aku bayarkan. Apakah poin itu digunakan untuk membangun sistem yang lain atau malah disimpan dibank?"


Sistem menjawab dengan nada menyebalkan. "Hehe, itu adalah rahasia perusahaan."


***


Penelitian yang Xie Hongyi lakukan di ruang dimensi kemarin adalah untuk mencari tahu tentang racun Huang Long.


"Sistem, jika aku bisa menemukan penawar untuk racun Huang Long, apakah aku akan mendapatkan poin?"


"Tentu saja. Karena kau telah membantu protagonis utama."


Oleh karena alasan ini, Xie Hongyi pergi ke perpustakaan medis untuk mencari informasi di sana.


Sesampainya Xie Hongyi di perpustakaan medis, dia langsung mencari rak buku yang berisi tentang racun. Setelah mencari sekitar lima menit, dia akhirnya menemukannya.


"Aku tidak mungkin membaca buku sebanyak ini dalam waktu singkat?" Xie Hongyi menatap ratusan deretan buku yang tebalnya 5 cm dan tiba-tiba matanya menjadi suntuk.


Pada saat ini, tiba-tiba suara seorang pria terdengar. "Hong'er?"


Xie Hongyi menoleh dan melihat Xie Heiyang berdiri di dekatnya. "Gege?"


Xie Heiyang melihat Xie Hongyi sebentar, kemudian dia menoleh ke arah deretan rak buku. "Kau membaca buku tentang racun?"


Xie Hongyi mendapat sebuah ide. Xie Heiyang adalah tabib yang sangat berbakat di kekaisaran, dia juga pasti telah membaca banyak buku di sini. Melihat Xie Heiyang menyayangi pemilik tubuh sebelumnya, hubungan mereka pasti baik.


"Iya. Aku ingin mencari tahu tentang satu jenis racun yang dapat membuat fisik menjadi lemah akibat pemberian rutin. Gege, kau tahu dimana aku bisa menemukan buku itu? Disini ada banyak sekali buku."


Xie Heiyang mengangguk. "Aku tahu." Dia kemudian melihat-lihat rak dan kemudian mengambil sebuah buku.


Xie Hongyi kemudian mengambil buku dan menghela nafas berat karena buku itu benar-benar berat!


"Aku akan membacanya."


Dia kemudian duduk di salah satu kursi yang disediakan dan membuka buku. Sementara itu, Xie Heiyang akan pergi mencari sebuah buku juga.


Setelah sekian lama berkutat dengan tulisan-tulisan kuno, akhirnya Xie Hongyi menemukan informasi racun yang mirip dengan racun Huang Long. Dia membaca bagian teks itu dengan sedikit keras. "Nama racun: Lingtian. Efek: dapat melemahkan tubuh seorang ahli beladiri, merusak organ-organ dalam secara perlahan, dan membuat orang yang teracuni mati dalam waktu dua tahun. Termasuk ke dalam 10 racun teratas dan saat ini tidak ada penawarnya."


Hanya satu halaman yang memuat tentang informasi racunnya. Xie Hongyi bergumam. "Racun yang misterius. Gege, apa itu sepuluh racun teratas?"


Xie Heiyang menghampiri Xie Hongyi sambil membawa buku. "Racun-racun yang sangat langka dan kuat. Mayoritas tidak ada penawarnya."


Itu berarti keadaan Huang Long memang benar-benar tidak baik.


Xie Heiyang tiba-tiba bertanya. "Untuk apa kau mencari tahu tentang racun ini?"


Xie Hongyi tidak mungkin memberi tahu Xie Heiyang bahwa Kaisar terkena racun. "Ada seorang temanku yang diberi racun ini oleh orang didekatnya. Aku ingin menolong temanku dengan mencarikan penawarnya."


Xie Heiyang menatap Xie Hongyi dengan tatapan skeptis. "Kau tahu racun ini tidak ada penawar? Racun ini bahkan dijuluki racun tanpa obat. Bahkan ahli racun terhebat dan ahli obat tidak pernah menemukan obatnya.


Xie Hongyi tersenyum tipis. "Tidak ada yang tidak mungkin."


"Apakah dia teman yang sangat penting? Kenapa kau bersikeras untuk menolongnya?"


Dalam bayangan Xie Hongyi dia melihat Huang Long yang sedang menatapnya datar. "Dia sangat penting." Penting untuk poinku, lanjutnya dalam hati.


Xie Hongyi melirik buku ditangan Xie Heiyang dan bertanya: "Organ-organ tubuh." Dia membaca sampul buku. "Gege sangat tertarik dengan tubuh manusia?"


Xie Heiyang mengangkat buku itu dan mengangguk. Seketika dia language teralihkan. "Sangat. Aku ingin menemukan metode pengobatan baru yang dapat menyembuhkan penyakit organ."


Xie Hongyi memiringkan kepalanya. "Aku bisa memberitahumu beberapa metode yang ingin kau tahu."


Mata Xie Heiyang menjadi berbinar. Dia dengan semangat meminta konfirmasi. "Benarkah?"


"Ya. Kau bisa bertanya."


"Kalau begitu, bagaimana caranya mengobati pasien yang menderita penyakit sesak nafas? Apa bagian organ yang bermasalah?"


Satu jam kemudian.


"Tidak gege, aku mau pergi!"


"Tunggu kau belum menjelaskan tentang metode pembelahan otak!"


Xie Hongyi benar-benar ingin menangis. Xie Heiyang bertanya padanya seperti ia adalah Wikipedia! Dia tidak tahan dengan pertanyaan-pertanyaan Xie Heiyang, maka dari iti dia memilih kabur!


Secepat mungkin dia berlari keluar ruangan. Di kejauhan dia bisa mendengar Xie Heiyang memanggilnya. "Hong'er tunggu!"


Xie Hongyi menghela nafas lega saat ia akhirnya berada diluar perpustakaan. Dia berjalan menuju kediamannya. Baru beberapa langkah ia berjalan, Xie Hongyi bertemu dengan Selir Jiang. Selir Jiang tersenyum dan menyapanya. "Selir Xie."


"Salam Selir Jiang."


Selir Jiang menatap Xie Hongyi dengan lekat.


"Ada apa? Kenapa kau menatapku?"


Selir Jiang tiba-tiba berkata. "Selir Xie, kau harus berhati-hati pada Selir Chen Xinjing dan Selir Zhou."


"Mereka merencanakan sesuatu yang buruk padamu."


Xie Hongyi menunjukkan gigi harimau kecilnya. Dia berkata dengan tenang. "Terimakasih telah memberi peringatan. Tenang saja, aku tahu bagaimana cara menghadapi mereka."


Xie Hongyi benar-benar bingung. Padahal ia tidak pernah menyinggung mereka, tapi kenapa mereka merencanakan sesuatu yang buruk padanya. Ah, hidup memang tidak mudah!


Selir Jiang tersenyum. "Kalau begitu aku pamit. Selir Xie, kau harus berhati-hati." Kemudian dia pergi.


Xie Hongyi menatap punggung Selir Jiang dengan tersenyum, tapi senyumannya tidak mencapai mata. Dia juga berpikir, apa tujuan sebenarnya Selir Jiang. Tapi jika dia tulus, itu adakah hal yang baik.


Xie Hongyi memuji dirinya sendiri. Tidak mudah bagi dirinya yang dulu sangat keras dan kejam, tidak terlalu pusing dengan urusan laki-laki, kini malah terjebak di dunia yang banyak terjadi trik-trik wanita yang memperebutkan perhatian seorang lelaki.