
"Perhubungan akun kembali..."
"Mulai perbaikan tubuh...30%....100%."
Xie Hongyi membuka mata saat mendengar suara statis yang menggangu pendengarannya.
Dia melihat dinding berwarna putih yang sunyi dan akrab. Xie Hongyi kemudian bangkit dan duduk di tengah ruangan dimensi.
Xie Hongyi bergumam. "Jadi aku belum mati?" Rasa sakit yang kedua kalinya begitu nyata, dia bahkan sempat ragu apakah dia bisa tetap hidup atau tidak.
Sistem tiba-tiba muncul disisinya. "Kau adalah aset pusat yang berharga, tentu saja aku tidak akan membiarkanmu mati."
Xie Hongyi bersyukur saat mendengarnya. Dia lalu menoleh untuk melihat sistem dan mengomentarinya. "Kau yang berwujud seperti ini sama sekali tidak cocok berkata formal."
Sistem melebarkan mata rubahnya yang kecil. Kedua cakarnya terkulai di sisi tubuhnya. Dia mengeluh. "Aku selalu salah dimatamu." Dia seperti anak anjing yang ditinggalkannya tuannya, terlihat begitu menyedihkan.
Xie Hongyi mendelik. Dia tidak tahu kenapa sistem menjadikan kekanak-kanakan setelah wujudnya berganti. Bahkan Pangeran Jue yang adalah anak-anak sesungguhnya tidak begitu mengeluh seperti sistem. Dia lalu menggerakkan menggerakkan mulutnya. "Baiklah, jangan merengek seperti anak kecil."
Sistem akhirnya bergerak. Dia mendekati Xie Hongyi dan berusaha menjilatnya. "Host adalah orang yang sangat baik dan cantik, jangan menindasku lagi."
Sudut mata Xie Hongyi berkedut. Hey, kenapa Xie Hongyi merasa dia terlalu antagonis pada sistem?
Sistem menyentuh ujung pakaian Xie Hongyi. Dia menatap Xie Hongyi dengan mata kecilnya yang berwana hitam jernih. "Aku ingin memberitahu sesuatu yang penting."
Xie Hongyi mengangkat sebelah alisnya. "Oh? Apa itu?"
"Ketika aku melakukan scan terhadap tubuhmu, aku menemukan sebuah objek yang sedang tumbuh di bagian perutmu."
Xie Hongyi membelalakkan matanya. Dia berkata dengan terpatah-patah. "Maksudmu aku..."
Sistem memberinya penegasan. "Ya, kau hamil."
Xie Hongyi memiliki tampang bodoh. Sedetik kemudian dia mengangkat tangannya seperti akan memukul sistem.
Sistem yang melihat gerakan Xie Hongyi dengan cepat berubah menjadi bola berbulu. "Ah, host jangan pukul aku!"
Xie Hongyi menurunkan tangannya. Dia bertanya dengan panik. "Bagaimana ini bisa terjadi?" Wajahnya sekarang terlihat begitu cemas.
Sistem masih meringkuk saat dia menyahut. "Kau lupa? Aku bisa mengingatkan mu malam ketika kau tidur dengan protagonis utama."
Xie Hongyi menatap sistem dengan aneh. "Kau merekamnya?" Sistem mengangguk.
"Tidak terima kasih."
Xie Hongyi memiliki perasaan yang berat dalam hati. Hal ini hanya akan membuatnya lebih terikat dengan dunia ini. Dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan dengan anaknya.
Setelah keduanya terdiam begitu lama, sistem lalu berkata lagi. "Tapi, itu adalah sesuatu yang buruk."
Mengerutkan kening, Xie Hongyi dia bertanya pada sistem apa maksudnya, namun sepertinya sistem tidak ingin melanjutkan lebih jauh. Dia malah menyuruh Xie Hongyi pergi. "Kau harus kembali."
Xie Hongyi mengangguk membenarkan. "Kau benar."
Yang terpenting sekarang adalah keluar dari sini. Mungkin lain waktu dia bisa meminta penjelasan sistem mengenai hal ini.
Dia mengangkat tubuh Xie Hongyi lalu memeriksa denyut nadinya, dia sangat terkejut lagi begitu tahu bahwa Xie Hongyi masih hidup. Xiao Zhang lantas membawa tubuh Xie Hongyi keluar dari atas es.
Dia kemudian mencari tempat untuk berlindung dan kebetulan menemukan sebuah gua yang dekat di sana.
Xiao Zhang meletakkan tubuh Xie Hongyi di dalam gua. Dia merasa aneh karena Xie Hongyi tidak menderita luka sedikitpun padahal dia jatuh setinggi itu. Sementara dia menderita banyak goresan berdarah ditubuhnya. Sampai sekarang tubuhnya masih terasa sakit.
Beberapa saat kemudian, Xie Hongyi perlahan membuka matanya.
Hal yang pertama kali ia lihat adalah sebuah dinding batu keabuan dan suara ranting terbakar. Dia menolehkan kepalanya dan melihat Xiao Zhang sedang duduk di depan perapian. Pria itu dengan serius melemparkan beberapa ranting kayu ke dalam api.
Xie Hongyi memujinya. "Kau hebat bisa membuat api dengan ranting basah."
Xiao Zhang mengangkat kepalanya saat dia mendengar suara itu. Dia menghela nafas lega karena Xie Hongyi akhirnya sadar.
Sebenarnya Xiao Zhang harus mengorbankan kain bajunya untuk membuat api. Dia tidak bisa menemukan banyak kayu kering disekitar sini. Jika dia pergi lebih jauh, pergerakannya hanya akan memancing beberapa binatang buas mendekat. Xiao Zhang hanya bisa menggunakan kain baju dan kayu basah yang tersedia.
Xie Hongyi yang merasa tubuhnya tidak nyaman karena pakaiannya basah, dia lalu bangkit dan berjalan mendekati api. Dia meletakan kedua telapak tangannya dekat api untuk mendapatkan kehangatan. Panas yang mulai menjulur ke dalam tubuhnya membuat Xie Hongyi merasa lebih baik.
Melihatnya mendekat, Xiao Zhang tiba-tiba berkata. "Kau juga hebat tidak mati saat terjatuh dari tempat setinggi itu." Semua orang yang melihatnya pasti akan bertanya-tanya bagaimana bisa seseorang yang jatuh dari atas tebing lalu mendarat di atas es yang keras bisa bertahan hidup. Jika ya, orang itu pasti akan menderita luka yang banyak, tapi wanita ini...
Xie Hongyi ingin menjawab karena aku sudah membeli item immortal, jadi ketika aku mati, aku bisa hidup kembali. Tapi jika dia mengatakannya, Xiao Zhang pasti akan menganggapnya orang aneh.
Xie Hongyi lalu berkata dengan penuh kebohongan. "Aku adalah orang yang diberkati oleh dewa. Jadi malaikat tidak bisa mencabut nyawaku."
Xiao Zhang mengerutkan keningnya. Dia tahu Xie Hongyi berbohong. Siapa yang akan percaya dengan perkataan wanita itu? Jika ada maka Xiao Zhang akan memberikannya uang banyak. Dia bertanya lagi. "Tapi kenapa kau tidak mengalami luka sedikitpun pun?"
Xie Hongyi mengulang kata-katanya. Dia tidak bisa memikirkan alasan yang lain. "Aku sudah memberitahu tahu mu bahwa aku adalah seorang yang diberkati dewa."
Sepertinya wanita itu tidak ingin memberi tahu. Xiao Zhang menutup mulutnya dan tidak bertanya lagi.
Perlahan-lahan, api didepan mereka mulai padam. Xiao Zhang terlalu malas untuk keluar gua mencari bahan bakar, jadi dia membiarkannya.
Xie Hongyi yang merasakan suhu mulai turun, mengeluarkan semua isi di dalam lengan bajunya. Semoga saja ada benda yang bisa dibakar.
Dia hendak melemparkan sebuah kertas ke dalam api, namun setelah melihat tulisannya, dia mengurungkan niatnya.
Selembar kertas itu adalah informasi tentang Keluarga Xu yang melakukan pengkhianatan yang Xie Hongyi ambil secara diam-diam dari ruang rahasia. Sejak dia mengambilnya, Xie Hongyi selalu membawa kertas itu kemana-mana.
Xiao Zhang melirik kertas yang dipegang Xie Hongyi. Dia bertanya pada Xie Hongyi karena melihat karakter yang akrab dalam kertas. "Apa itu?"
Xie Hongyi segera menyembunyikan kertas itu. Xiao Zhang adalah orang Utara, dia tidak boleh tahu mengenai masalah internal yang ada di Selatan. Dia harus memiliki kewaspadaan terhadapnya. "Bukan apa-apa."
Xiao Zhang mendengus. "Bukan masalah jika kau tidak memberi tahu." Xiao Zhang merasa sedikit kecewa karena Xie Hongyi tidak jujur.
Xiao Zhang berkata lagi. "Aku mengenal seseorang yang bermarga Xu di Kerajaan Utara." Karakter yang akrab terlihat di kertas yang disembunyikan Xie Hongyi adalah 'Xu'. Dia tahu ada seseorang yang menjadi anggota kerajaan memilki nama belakang Xu. Itu adalah sebuah rahasia, tapi seseorang sepertinya tahu hal itu.
Xie Hongyi menatapnya.
Sistem berdering. "Perhatian! Misi telah dipicu. Silahkan mencari tahu siapa orang bermarga Xu yang ada di Kerajaan Utara."