The System Make Me Near With The Emperor

The System Make Me Near With The Emperor
Bab 32



Semua orang dengan harap-harap cemas menanti jawaban Huang Long. Apa yang akan dikatakan Huang Long menentukan hidup dan mati mereka. Akhirnya mereka bisa bernafas saat Huang Long membuka mulut. "Rasanya, perut Zhen tidak lagi sakit."


Tabib senior pun memberanikan diri untuk memeriksa denyut nadi sang Kaisar. Dia menemukan bahwa racun itu telah sepenuhnya di tekan.


Wajah semua orang terlihat bahagia. Karena terbukti bahwa obat itu manjur, tabib senior itu akhirnya membagikan obatnya kepada orang yang teracuni setelah kasim itu memberikan kantong obat padanya kembali.


Setelah mereka memasukkan pil itu ke dalam mulutnya, tubuh mereka menjadi jauh lebih baik. Ketika semua tiba-tiba mulai sedikit tenang, tiba-tiba terdengar suara seseorang yang buang gas.


Pelakunya memasang wajah poker, sama sekali tidak merasa dirinya yang bersalah. Tapi jika di perhatikan lebih seksama, ada garis merah yang merambati telinganya. Gas itu menimbulkan bau yang tidak sedap, tapi tidak ada satu orang pun yang berani memprotes.


Bahkan Kaisar kentut pun tidak ada yang berani untuk tertawa. Tapi, tidak untuk Xie Hongyi. Dia menutup bibirnya rapat-rapat menahan rasa geli sambil menutup hidungnya. Bahunya juga sedikit bergetar. Huang Long dengan jelas melihat reaksinya. Tapi dia tetap diam.


Suara buang gas itu ternyata disusul dengan yang lain. Setelahnya, kini ruang tabib Kekaisaran dipenuhi bau busuk yang sangat menyengat. "Obat apa yang kau berikan pada kami?" Salah satu pejabat berteriak kepada Xie Hongyi.


Xie Hongyi menutup hidungnya agar bau itu tidak tercium dan dia juga menyadari ada sesuatu yang tidak beres. Dia kemudian bertanya pada sistem mengapa hal itu terjadi dan jawaban sistem adalah [Karena pengunaan obat level rendah, maka ada efek samping yang ditimbulkan berupa pembuangan gas selama dua hari]


Xie Hongyi merasa kasihan, tapi ia tidak bisa melakukan apa-apa lagi. "Mungkin itu adalah efek samping obat. Tenang saja, dalam dua hari, efeknya akan menghilang."


Jadi selama dua hari mereka akan terus mengeluarkan gas?


Xie Hongyi merasa tersipu saat semua orang menatapnya. "Yah, paling tidak kalian akan sembuh."


Suara buang gas itu terdengar lagi dan lagi, membuat semua orang akhirnya memutuskan untuk pergi pulang ke kediaman mereka masing-masing.


Ternyata, obat berkualitas rendah itu memilki efek samping. Tidak pernah merasakan malu sepanjang hidupnya, dalam dua hari ini Huang Long mengurung diri di Istananya.


***


"Bagaimana bisa dia menemukan penawarnya?!" Raungan marah itu terdengar di sebuah ruangan yang minim cahaya.


"Tuan, kami tidak mengira bahwa Selir Xie mempunyai penawarnya." Seseorang yang berada di ruangan yang sama menjawab.


Wanita itu membuat rencananya berantakan. Bukan hanya tidak berhasil membunuh Huang Long, tapi dia juga tidak berhasil mengacaukan Istana.


"Xie Hongyi." Pria itu menyebutkan namanya dengan nada yang dalam. Dia kemudian berkata pada orang didepannya. "Kau tahu apa yang harus dilakukan kepada seorang penghalang kan?"


Awalnya dia tidak menganggap Xie Hongyi sebagai ancaman, tapi sekarang dia akhirnya menempatkan Xie Hongyi di matanya.


"Bawahan ini mengerti Tuan." Ada kilatan menyeramkan melintas dimatanya saat dia menjawab pertanyaan Tuannya.


***


Hari ini, suasana istana sedikit sepi. Biasanya diwaktu ini, para pejabat akan melakukan pengadilan rutin yang dipimpin oleh Huang Long. Keadaan dia dalam pengadilan biasanya ribut dengan suara banyak orang yang berdebat, tapi hari ini, didalam pengadilan tidak ada satupun orang yang datang.


Pada saat ini di gerbang Istana Bunga.


"Bahkan aku tidak boleh melihatnya?" Penasihat Kerajaan, Shi XuanRan mengerutkan kening saat dirinya dihalangi oleh dua orang kasim ketika ia hendak menjenguk Huang Long.


Kasim berbicara dengan hormat. "Ini adalah perintah dari Kaisar. mohon penasihat kerajaan mengerti."


Raut wajah Shi XuanRan tidak bisa ditebak, tapi yang pasti dia tersenyum. "Karena ini perintah Yang Mulia, maka bawahan ini tidak berani membantah. Tapi pada saat ada waktu, sampaikan salam dari bawahan ini, semoga Yang Mulia Kaisar cepat sembuh."


Kasim dengan terburu-buru berbicara. "Tentu, akan saya sampaikan pada Yang Mulia."


Setelah itu, Shi XuanRan pergi dari Istana Bunga. Dia kemudian menyingkirkan wajah ramahnya saat keluar dari sana.


Sementara itu, di bagian dalam Istana Bunga, ruang kerja Huang Long.


Dugu An sedikit mengernyit saat mendengar suara gas keluar yang berasal dari Huang Long yang duduk di kursi kerjanya. Dia kemudian berpura-pura tidak mendengar suara itu.


Dugu An kemudian berbicara mengenai kelompok penari yang hampir membunuh Huang Long tadi malam. "Yang Mulia, kelompok penari yang melakukan serangan tadi malam, semuanya bunuh diri pada saat kami interogasi di penjara. Mereka juga tidak memberikan informasi apapun mengenai siapa yang menyuruh mereka."


Tentu saja Huang Long sudah menebak akan jadi seperti ini. Dia tidak berbicara dan hanya menghela nafas. Pembunuhan Selir Li, penyerangan pada saat perburuan dan penyerangan pada saat perjamuan, semua peristiwa yang baru-baru ini pasti saling berkaitan.


Dugu An sepertinya ingin mengatakan sesuatu lagi, tapi dia terlihat ragu. Huang Long yang melihat hal itu kemudian memerintahkan Dugu An untuk berbicara. "Katakan apa yang ingin kau sampaikan."


Dugu An kemudian berkata dengan hati-hati. "Menurut ku Selir Xie sedikit aneh. Tadi malam, dia membantuku untuk mengalahkan para pembunuh. Keluarga Xie bukanlah keluarga Jenderal, jadi dimana dia belajar bela diri? Dan juga, gerakan beladiri Selir Xie tampak familiar."


Huang Long merasa tertarik dengan topik pembahasan ini. Dia menahan diri untuk tidak terlihat bersemangat lalu berbicara dengan nada dingin. "Lanjutkan."


Dugu An kemudian melanjutkan perkataanya. "Gerakan beladiri Selir Xie mirip dengan wanita yang kita temui di kediaman Selir Li."


"Maksudmu, mereka adalah orang yang sama?"


"Benar."


Huang Long terdiam untuk sementara. Dia memikirkan tentang tindakan Xie Hongyi saat bersama dengannya. Wanita itu memang bertindak mencurigakan. Tapi ia tidak dapat menebak tujuan sebenarnya semua tindakan Xie Hongyi. "Kita tidak tahu sebenarnya apa tujuan Selir Xie. Mulai sekarang, perintahkan beberapa orang untuk mengawasinya. Jika tidak berada di pihak kita, kau tahu apa yang harus kau lakukan padanya."


"Aku mengerti." Dugu An menyetujui perintah Huang Long.


Xie Hongyi yang ditandai oleh orang-orang, sama sekali tidak menyadarinya. Sekarang dia sedang berjalan-jalan mengelilingi Istana ditemani oleh Ling'er. Kebetulan hari ini, daun-daun pohon persik yang ada di taman Istana berguguran. Sehingga membuat taman istana berwarna merah muda yang cantik. Saat berjalan-jalan di sana, Xie Hongyi berpikir bahwa dirinya adalah seorang Selir sungguhan. Dibandingkan dengan kehidupan yang dulu, hidup di dunia ini Xie Hongyi merasa santai.


Pada saat ini, terdengar suara langkah kaki.