The System Make Me Near With The Emperor

The System Make Me Near With The Emperor
Bab 60



Xie Hongyi mengobati Jiang Zhi yang terluka di dalam kereta. Dia mengobati pria itu tanpa banyak suara.


Salju diluar masih turun, dan angin yang berhembus menimbulkan suara gemerisik dan membuat suhu udara menjadi dingin. Xie Hongyi sedikit bergidik saat angin mengguncang kereta.


Xie Hongyi melepaskan tangan Jiang Zhi setelah ia mengobatinya. Xie Hongyi lalu menjauh dari Jiang Zhi. Kereta itu berukuran sangat lebar, jadi ada banyak ruang kosong didalamnya.


Jiang Zhi tiba-tiba berkata: "Aku ingin berterima kasih."


Xie Hongyi menyamankan dirinya bersandar pada dinding kereta, menjawab sambil menutup matanya. "Untuk apa?"


Jiang Zhi berkata dengan suara rendah. "Karena kau sudah menolongku, dan untuk kakakku."


"Hmmm." Xie Hongyi membuka sebelah matanya. "Jika kau ingin berterima kasih, berhentilah menjadi brengsek. Aku lihat bela dirimu cukup tinggi, mengapa kau tidak dan mengabdi pada Kerajaan mu? Mungkin menjadi seorang Jenderal seperti kakakmu?"


Itu benar. Pada saat Xie Hongyi menyaksikan bagaimana Jiang Zhi bertarung, dia tidak menyangka bahwa Tuan Muda itu memiliki seni bela diri yang tinggi. Biasanya jika hal itu terjadi, maka ia sudah menjadi seorang Jenderal yang cukup hebat.


Jiang Zhi tidak menjawab dengan dingin. "Urus urusanmu sendiri."


Dia memang sengaja menyembunyikan bahwa sebenarnya dia bisa bela diri. Jiang Zhi lebih suka orang-orang menganggapnya sebagai Tuan Muda yang tidak berguna.


Alasan ia melakukan ini karena merasa tidak puas pada ayahnya. Dia merasa Ayahnya bersikap bias terhadap dirinya. Dari kecil, Jiang Zhi sering mendengar dirinya dibanding-bandingkan dengan Jiang Qingyuan dan hal itu membuat dirinya kesal.


Xie Hongyi tidak peduli dengan nada dingin yang diucapkan Jiang Zhi. Dia benar-benar sangat lelah dan ingin segera istirahat


Tidak lama kemudian, Xie Hongyi tertidur.


Melihat Xie Hongyi yang sudah terlelap, Jiang Zhi tidak punya pilihan lain selain ikut tidur. Jiang Zhi menggeser badannya agar tidak terlalu dekat dengan Xie Hongyi kemudian menutup matanya.


Pagi harinya, salju sudah berhenti turun. Xie Hongyi dan Jiang Zhi memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing tanpa banyak bicara.


Xie Hongyi sempat heran pada Jiang Zhi, dimana Tuan Muda yang arogan dan cabul waktu lalu? Kenapa dia sekarang menjadi pendiam? Mungkin, perubahan itu terkait dengan Jiang Baixi. Memikirkannya, Xie Hongyi menebak Jiang Zhi adalah seorang sister-complex.


Xie Hongyi akhirnya sampai di Istana. Keadaan di sana tampak sepi. Tidak seperti biasanya, pikir Xie Hongyi.


Xie Hongyi pun segera pergi ke kediamannya. Sesampainya disana, ia melihat seorang wanita yang sedang membersihkan salju. Ketika wanita itu melihat sosok Xie Hongyi, dia berseru kaget dan menjatuhkan alat pembersih salju kemudian dengan cepat berlari menghampiri Xie Hongyi. Dia menangis. "Nyonya akhirnya kau kembali!" Yi'er berkata dengan keras sambil memeluk Xie Hongyi.


Xie Hongyi menyentuh bahu Yi'er. "Yi'er tenanglah."


Yi'er melepaskan diri dari Xie Hongyi. Gadis itu masih sesenggukan saat dirinya menatap Xie Hongyi.


Melihat Yi'er sudah tenang, Xie Hongyi mengajukan pertanyaan yang sedari tadi ia ingin tahu. "Kenapa hari ini Istana tampak sepi?"


Mata Xie Hongyi melebar, dia kemudian mengguncang tubuh Yi'er. "Bagaimana keadaannya sekarang?"


Yi'er memberitahukan segalanya pada Xie Hongyi. "Yang Mulia saat ini masih berada di Istana Bunga. Dia belum keluar selama lima hari. Saat ini urusan Istana dipegang oleh Ibu Suri."


Setelah mendengar Yi'er selesai berbicara, Xie Hongyi bergumam. "Aku harus menemui Huang Long." Dengan itu, Xie Hongyi berbalik dan meninggalkan Yi'er.


Yi'er yang ditinggalkan berteriak-teriak memanggil nama Xie Hongyi, namun wanita itu tidak menggubrisnya.


Xie Hongyi berjalan dengan cepat ke arah Istana Bunga. Dia tidak tahu kenapa jantungnya berdetak kencang saat mendengar Huang Long sakit. Dia juga merasa cemas. Ada suatu rasa yang diam-diam menyusup ke dalam hatinya yang tidak ia sadari.


Sesampainya dia di sana, Xie Hongyi langsung berkata pada kasim yang menjaga pintu kamar Huang Long. Xie Hongyi berucap dengan terburu-buru. "Kasim, aku adalah seorang tabib. Aku ingin memeriksa keadaan Kaisar."


Kasim itu mengizinkannya masuk. "Kalau begitu silahkan masuk." Setelah itu, Xie Hongyi melangkah masuk ke dalam.


Xie Hongyi meringis saat melihat keadaan Huang Long yang terbaring di atas ranjang. Dia memanggil Huang Long dengan nada yang sedikit cemas. "Yang Mulia."


Huang Long yang berbaring dengan wajah pucat perlahan terbangun. Matanya mengerjap lucu saat pandangannya melihat Xie Hongyi. Dia jelas-jelas kaget dengan adanya Xie Hongyi di sini. Xie Hongyi berkata: "Yang Mulia aku kembali. Biarkan aku memeriksa mu." Kemudian, Xie Hongyi duduk disebelah Huang Long lalu mengambil tangannya untuk memeriksa nadi pria itu.


Huang Long dengan patuh membiarkan Xie Hongyi memeriksanya. Sekarang semua penghuni istana tahu bahwa dia sedang sakit dan lemah, tapi tidak tahu apa sebabnya. Huang Long meminta orang-orang yang tahu keadaannya tutup mulut. Dia tidak mau keadaan ini dimanfaatkan oleh beberapa pihak untuk melakukan suatu lonjakan.


Dahi Xie Hongyi mengerut. Keadaan Huang Long sama sekali tidak baik. Racunnya bereaksi lebih cepat dari perkiraannya. Dia kemudian berkata pada sistem dalam benaknya. "Sistem, apa kau bisa memberi tahu apa penawar racun Huang Long?" Jika dia menyelidikinya, akan memakan waktu yang lama. Jadi dia memilih meminta bantuan pada sistem.


Sistem berkata: "Apa host mau menukarkan 300 poin untuk petunjuk penawar racun?"


Wajah Xie Hongyi menjadi hitam. "Kau tidak bisa memberiku potongan harga?"


Sistem dengan tegas menjawab. "Tidak."


Xie Hongyi menghela nafasnya. Lalu berkata dengan pasrah. "Kalau begitu tukarkan."


Ada jeda sebentar sebelum sistem menjawab. "Kamu telah menukarkan 300 poin untuk ditukarkan dengan petunjuk penawar racun."


Sebuah buku dengan sampul berwana biru langit muncul tiba-tiba dan jatuh dipangkuan Xie Hongyi. Wanita itu dengan cepat-cepat menyembunyikannya dari Huang Long.


Walaupun tubuhnya lemah, Huang Long tidak sebegitu tidak peka ada sebuah suara benda jatuh. Dia ingin menanyakannya, tapi didahului oleh Xie Hongyi. "Yang Mulia, keadaanmu saat ini tidak begitu baik. Aku sarankan kau harus berbaring selama beberapa hari. Ini adalah pil untuk menekan sementara racun ditubuhmu. Walaupun bukan tidak berfungsi sebagai penawar, tapi pil ini bisa membuat tubuhmu tidak begitu lemah." Xie Hongyi mengeluarkan sebuah pil di dalam lengan bajunya kemudian mencoba meminumkannya pada Huang Long.


Setelah Huang Long meminumnya, dia merasa tubuhnya sedikit ringan. Menyadari itu semua karena Xie Hongyi, Huang Long berkata dengan nada rendah. "Kau harus merawat Zhen."


Xie Hongyi terdiam sejenak. Melihat tatapan Huang Long, dia tahu bahwa dia tidak bisa menolak. "Baiklah."