Perfect Partner

Perfect Partner
Kehilangan



beberapa hari setelah Adelia meninggal, Dira terlihat sangat murung rasa bersalah terhadap Adelia masih menghantuinya, sesekali ia meneteskan air mata tanpa sadar, di sekolah pun terasa hampa dengan tidak adanya Adelia,


Kursi yang biasa di tempati Adelia kosong tak ada yang menempati.


Sekarang Dira sedang melamun sendirian di depan kelas tatapan lurus kosong ke depan, dari jauh Aldi melihat Dira yang sedang sendirian duduk di depan kelasnya, tapi sat ingin menghampiri Dira axcel terlebih dahulu menghampirinya Aldi pun mengurungkan niatnya dan memperhatikan dari jauh.


" Dira, kamu belum makan?" pada saat itu kelas nampak kosong semua murid sedang ke kantin untuk membeli makanan hanya ada Dira, axcel dan Aldi yang memperhatikan dari jauh, ditabrak menjawab sama sekali bahkan meliriknya pun tidak.


" nih aku bawain susu stroberi, minum ya biar perut kamu gak terlalu kosong" axcel menyodorkannya pada Dira, Dira langsung melihat orang yang menyodorkan susu tersebut, dan ternyata axcel ia langsung berdiri seketika matanya memerah.


" gue bilang jangan deketin gue" Dira berteriak dan mendorong tubuh Axel dengan sangat kasar sudah beberapa kali ia menyuruh axcel untuk tidak mendekatinya lagi.


" tenang Ra"


" tenang loe bilang, gue kehilangan Adelia itu gara-gara loe deketin gue"


" itu semua takdir Ra, kemarin aku meluk kamu itu juga takdir yang sudah di tentukan"


" takdir, andai aja gue gak pernah bertemu sama loe, gue nyesel udah kenal sama loe" tegas Dira dengan air mata yang terus mengalir membasahi pipinya.


Seperti tersambar petir di siang hari perkataan Dira benar-benar menusuk hatinya, axcel menatap sendu pada Dira yang sedang marah besar padanya.


" mulai saat ini gue gak mau ketemu loe lagi"


" Ra pliss jangan kaya gitu sama aku"


" gue mohon sama loe jangan temuin gue lagi apalagi loe muncul di hadapan gue, gue benci loe axcel"


Dira pergi meninggalkan axcel dengan terisak tangisnya dan melewati Aldi yang sedang memperhatikannya dari tadi, Dira pergi menuju toliet dan berteriak meluapkan semua kekesalannya, memang ini bukan sepenuhnya salah axcel dan benar jika ini sudah di takdir kan tapi Dira benci dengan semua takdir yang sudah di berikan padanya.


" hiks...." Dira menangis di dalam toilet.


Dari luar terdengar suara langkah kaki yang menuju masuk toilet, ternyata itu adalah Kaila, ia mendengar seseorang yang sedang menangis di dalam toilet, kaila menghampiri toilet tersebut.


" ada orang di dalam?" Kaila menempelkan telinganya ke pintu toilet karena suara yang ia dengar tadi mereda, seketika pintu itu di buka oleh Dira, otomatis Kaila langsung terjatuh ke bawah dan meringis kesakitan.


Dira menatap Kaila yang tersungkur kelantai dengan mata yang sembab dan merah, Kaila langsung berdiri, melihat orang yang baru saja keluar dari toilet.


Dira membasuh wajahnya di wastafel, dengan air mata yang tak berhenti bayangan Adelia terus ada di pikirannya, Kaila melihat ke arah Dira.


" loe harus ikhlasin semuanya" celetuk Kaila, Dira tak mendengar ucapan Kaila dan terus membasuh wajahnya.


" kadang gue juga mikir kenapa hidup gak adil sama gue, gue pernah marah sama takdir bahkan membencinya" ucapnya lagi, kali ini Dira melihat ke arah Kaila mendengarkan ucapan Kaila.


" tapi sekarang gue tahu, tuhan gak akan kasih kita cobaan di luar batas kemampuan kita, jadi gue pikir gue bisa melewati masa sulit gue"


Dengan seksama Dira mendengar perkataan kaila entah kenapa dira mendengarkannya.


" dan lagi kita sebagai manusia hanya bisa berencana, untuk hasil akhirnya kita serahkan semuanya pada Tuhan"


" tapi gue gak mampu buat laluin ini semua" ucap Dira dengan setengah sesegukkan.


" gue percaya loe pasti bisa lewatin ini semua"


ucap kaila memberi semangat pada Dira, Dira pun tersenyum mendengar perkataan kaila.


" yang sabar Ra jangan lupa berdoa terus"


" makasih" untuk pertama kalinya Kaila mendengar ucapan terima kasih dari Dira biasanya Dira sangat jutek dan terkenal dengan sikap dingin tapi kali ini dia benar-benar melihat sisi lain dari Dira.


👋👋hai-hai up nih, gimana nih ceritanya seru ga? jangan lupa like komen dan vote ya.


sampai jumpa di episode selanjutnya love you♥️♥️♥️♥️♥️


ig@its_qilass