Perfect Partner

Perfect Partner
Bola basket



Hari classmeeting pun tiba, semua murid berpakaian baju olahraga dan berada di area lapangan, Tapi tidak dengan Dira ia berdiam diri di kelas malas untuk mengikuti acara tersebut, padahal dulu saat ada acara di sekolah ia selalu berantusias untuk mengikutinya, entah kenapa Dira malas mengikutinya.


Aldi masuk ke dalam kelas Dira dengan seragam kelas yang ia kenakan, masing-masing kelas memiliki baju khasnya untuk acara sekolah, Aldi duduk tepat di depan Dira yang sedang tidak bersemangat.


" Kenapa tuan putri?" tanya Aldi dengan sedikit menggoda Dira.


" apaan sih loe" jawab Dira sambil menatap tajam kearah Aldi.


" kenapa gak ke lapang, loe kan dulu paling semangat banget kalo ada acara di sekolah"


" males gue"


" jangan males kan ada gue, pasti loe bakalan semangat kalo liat gue"


" wlee...jijik banget"


" ayo ah ada gue tenang" Aldi menarik tangan Dira membawanya menuju lapangan, semua murid tertuju pada Couple sekolah itu mereka masih berpikiran Dira dan Aldi berpacaran, Dira sangat risih dengan semua tatapan para murid ia pun mendengus kesal dan melepaskan tangannya dari Aldi.


Perlombaan bola volly yang menjadi pembuka kelas Aldi dan Axcel yang saling berlawanan semua murid bersorak.


" ka axcel semangat" salah satu murid berteriak memberi semangat pada axcel dengan semua sorakan siswi yang lain, terbagi menjadi dua regu memberi semangat antara Aldi dan Axcel, Dira hanya memutarkan bola matanya karena melihat kelakuan para siswi tersebut.


Dira pergi meninggalkan lapangan menuju kantin untuk membeli sesuatu, saat menuju kantin ia malah menabrak Kaila sehingga Kaila yang sedang membawa bola di tangannya berserakan kemana-mana, Dira pun menarik nafas dengan berat.


" maaf" ucap kaila, Dira tanpa banyak bicara langsung membantu Kaila yang sedang kesulitan untuk membawakan bola-bola itu ke lapangan.


" terimakasih" ucap kaila sambil tersenyum pada Dira, tapi Dira tidak membalasnya lalu pergi meninggalkan Kaila menuju kantin, Kaila hanya menggelengkan kepalanya karena tahu betul sikap Dira seperti apa, apalagi ia sering sekali bertemu dengan Dira saat Aldi memerintahnya, Dira termasuk orang yang sudah di dekati, tapi Kaila tak ambil pusing hal itu ia kembali fokus melihat acara selanjutnya yang akan di laksanakan.


Sampailah Dira di kantin dan memesan jus stroberi untuk menemani dirinya di kantin dan duduk di bangku yang biasa ia tempati dengan Aldi, tak butuh waktu lama jus stroberinya jadi dan diantarkan ke tempat duduk Dira, tanpa berbasa-basi Dira pun langsung menyeruputnya.


Di sisi lain ada seorang siswi dari kelas Dira yang sedang membeli makanan ia melihat Dira seorang diri dengan di temani jus stroberi, ia pun berinisiatif untuk menghampiri Dira dan langsung duduk di hadapannya, Dira menatap siswi itu dengan tatapan dingin, dan bertanya-tanya.


" Ra, loe ga ikutan lomba?"


" ga minat"


" males"


" pokoknya loe harus ikut ya, loe gue masukin ke perlombaan bola basket bareng gue"


" gue bilang gak minat" jawab Dira menegaskan perkataannya tadi, siswi tersebut adalah Adelia teman sekelasnya Dira yang bersih keras mengajak Dira untuk masuk ke dalam perlombaan bola basket walaupun tanpa persetujuan Dira, Adelia tetap mendaftarkan Dira ke perlombaan basket dengan dirinya.


" ga boleh nolak, gue udah masukin nama loe ke daftar perlombaan basket dan loe harus ikut main" Adelia pun meminum minuman yang ia beli tadi, Dira tak menjawab lagi perkataan Adelia dan menatap sebal pada Adelia.


" ya udah, yok kita ke lapangan bentar lagi mau di mulai lombanya" Adelia menarik tangan Dira dengan berani, sepertinya ia sedang pendekatan dengan Dira untuk di jadikannya teman, Adelia tipe orang yang sangat ramah dan selalu memaksa.


Dengan wajah kesal yang Dira tampilkan karena tangannya di tarik oleh Adelia, Adelia hanya tersenyum pada Dira, walaupun Dira tak pernah membalasnya.


" untuk selanjutnya perlombaan bola basket kelas X IPA 6 dengan XII IPA 2" saat sampai di lapangan kelas dira di panggil untuk perlombaan bola basket melalui sumber suara, dengan terpaksa dan tangannya di tarik oleh Adelia akhirnya Dira masuk ke lapangan, semua siswa bersorak karena melihat kelas Dira dan Stella bertanding.


Perlombaan pun di mulai, Stella melihat Dira akal liciknya pun muncul ia mendekati Dira dan berlari dengan kencang menabrak Dira yang akhirnya Dira pun terjatuh ke lapangan, Dira melihat orang yang baru saja menabraknya dengan lihai dira memainkan bola basket dan beberapa kali memasukan bola itu ke dalam ring.


Aldi dan Axcel yang berada di pinggir lapangan terhipnotis dengan permainan bola basket Dira karena Dira sangat hebat dalam memainkan bola basket, Semua teman sekelas Dira berteriak heboh saat Dira memasukan bola ke dalam ring.


" gila jago juga pacar loe di" ucap salah satu teman aldi.


" pacar siapa dulu" ucap Aldi sedikit berteriak agar axcel mendengar ucapannya, axcel berdiri tidak jauh dari Aldi hanya terhalang oleh dua murid diantara mereka.


Dira berlari untuk merebut bola yang di bawa oleh Stella, saat dirasanya pas untuk merebut bola dari tangan Stella ia pun merebutnya tapi entah kenapa Stella terjatuh kelapangan sehingga pelanggaran pun terjadi, semua murid kelas Stella berteriak tak terima dengan pelanggaran yang Dira lakukan, padahal Dira tak melakukan apapun.


Stella menatap sinis dengan menyunggingkan senyuman pada Dira, ternyata Stella hanya berpura-pura melakukan itu sehingga penalti pun terjadi wasit membiarkan Stella memasukan bola kedalam ring karena pelanggaran tadi.


👋👋👋 hai-hai geng up nih jangan lupa like komen dan vote.


sampai jumpa di episode selanjutnya love you♥️♥️♥️♥️♥️


terus komen sebanyak-banyaknya karena komen kalian adalah semangatku.


ig@its_qilass