Perfect Partner

Perfect Partner
Akrab



Pertandingan pun berakhir kelas Dira menenangkan dua pertandingan, Dira semakin dekat dan akrab dengan Adelia, Adelia berhasil meluluhkan hati Dira agar bisa berteman dengannya saat waktunya pulang Adelia langsung menarik tangan Dira karena ia ingin mengajak Dira datang ke rumahnya untuk bermain bersama.


" loe ga boleh kemana-mana pokoknya loe harus ikut" dengan terpaksa Dira pun menganggukan kepalanya, dan di balas senyuman oleh Adelia, saat Adelia terus berbicara pada Dira axcel datang dan langsung menarik tangan Dira, sontak Adelia terkejut dengan kelakuan axcel yang langsung menarik tangan Dira.


" lepas" ucap Dira melepaskan tangannya dari axcel.


" kamu pulang bareng aku ya Ra"


" Eits main sembarangan aja ajak Dira pulang, Dira udah ada janji kak sama aku jadi dia harus ikut aku" jawab Adelia tanpa permisi, Axcel langsung menatap tajam pada Adelia karena telah menggangu obrolannya dengan Dira, tapi Adelia tak memperdulikan tatapan Axcel.


" Udah yuk ah Ra" Adelia langsung menarik Dira menuju parkiran dari belakang Aldi memperhatikannya lalu ia berjalan menuju Axcel yang tengah kesal menatap punggung Dira yang di tarik oleh Adelia lalu menabraknya dengan sengaja kemudian pergi dan sekilas menatap sinis pada axcel.


Di parkiran Adelia sudah bilang sebelumnya pada supir agar tidak menjemputnya, ia akan pulang nebeng dengan mobil Dira karena Dira akan ikut dengannya pulang ke rumah, Sedari tadi Aldi merasa bingung karena Dira akrab sekali dengan teman sekelasnya setau dia Dira yang sekarang sudah untuk di dekati, Aldi pun menghampiri Dira dan Adelia.


" Mau kemana Ra?"


" halo kak, Dira mau aku ajak ke rumah aku buat main boleh ya"


Aldi langsung melirik Dira dengan tatapan penuh tanda tanya, Dira hanya menaikan kedua bahunya.


" Boleh gak gue iku?"


" boleh ayok"


sifat Adelia berbanding terbalik dengan Dira, ia sangat ramah pada semua orang apalagi kepribadiannya yang sangat cantik dan anggun ya walaupun sesekali pecicilan.


" oke gue ikutin kalian dari belakang ya pake motor"


" ok kak" Dira hanya diam tak menjawab apapun.


Akhirnya mereka pun meninggalkan halaman sekolah dan melajukan kendaraannya di jalanan ibu kota, di mobil Adelia tak henti-hentinya berbicara pada Dira awalnya Dira sangat risih tapi lama-kelamaan seru juga mengobrol dengan Adelia.


" Ra loe suka masak ga?"


" sebenernya gue gak bisa masak, tapi dulu gue suka liatin nyokap gue masak-masakan kesukaan gue"


" loh emangnya sekarang nyokap loe kemana?" spontan Adelia perkataan itu lolos dari mulut Adelia, sang sopir yang mengetahui kisah Dira langsung melihat Dira melalu kaca yang bisa melihat ke belakang dengan tatapan khawatir takut Dira teringat kembali dengan mendiang ibunya


" nyokap gue udah meninggal" ucap Dira datar, rasa bersalah pun menghampiri Adelia.


" maaf Ra gue gak tau"


" ga papa" jawab Dira dengan sedikit senyuman di bibirnya.


" o ya Ra loe suka brownies gak?"


" gue suka banget"


" ok pas sampai di rumah gue, gue langsung bikinin loe brownie yang super super spesial ok dari chef Adelia" ucap Adelia membanggakan dirinya.


" emangnya loe bisa"


" jangan remehin gue Ra"


Sampailah mereka di rumah Adelia, sebelumya Adelia memberi tahu terlebih dahulu letak rumah ya kepada supir Dira, mereka pun turun dari mobil begitu pun dengan Aldi mereka bertiga langsung masuk ke dalam rumah Adelia.


Mereka pun langsung menyalami ibu Adelia saat ibu Adelia menghampirinya.


" Kenalin mih, ini temen Adel namanya Dira dan di sebelahnya pacarnya namanya kak Aldi" ucap Adelia memperkenalkan Dira dan Aldi kepada sang ibu.


" apaan sih Del" senggol Dira pada Adelia malu karena memperkenalkan Aldi pada ibunya sebagai pacarnya, Aldi yang berdiri tepat di samping Dira hanya tersenyum senang mendengar perkataan Adelia.


" udah deh ga usah malu, ya kan mom"


" iya ga papa Tante juga dulu pernah kok ngerasain kaya kalian berdua" ternyata ibu Adelia sangatlah asik sama hal seperti Adelia.


" ya udah kalian duduk dulu, Tante ambilin minum buat kalian" ibu Adelia pergi menuju dapur untuk membuat minuman, mereka pun duduk di sofa tamu.


" kalian gak usah sungkan oke nyokap gue asik kok orangnya"


" bentar kalian kan belum kenalan" ucap dira


" ya elah ra, siapa sih yang gak kenal kak Aldi semua murid di sekolah tau kali" ucap Adelia, dan semakin menjadi lah Aldi menerkam dirinya di hadapan Dira dan Adelia.


" O ya ka nama aku Adelia, teman sekelas Dira"


" oh ok Adel"


Tak lama ibu Adelia datang dari dapur dengan membawa minuman dan beberapa makanan untuk di suguhkan lalu menaruhnya di meja kemudian duduk bergabung bersama mereka bertiga.


" kalian bertiga sekelas?" tanya ibu Adelia.


" engga Momi, cuman aku sama Dira aja yang sekelas kalo kak Aldi itu Kaka kelas kita"


" ooh jadi pacar Dira Kaka kelas" pipi Dira pun memerah tersipu malu karena mendengar ucapan dari ibu Adelia.


" engga Tante aku sama Aldi cuman sahabatan kok" jawab Dira, mendengar perkataan itu lolos dari mulut Dira hati Aldi pun potek.


" ga papa emang awalanya kaya gitu, lama kelamaan juga pasti di antara kalian punya perasaan yang lebih dari sekedar sahabat"


" jadi kalian berdua gak pacaran?" Dira hanya menggelengkan kepalanya untuk menjawab pertanyaan Adelia.


" gak papa tapi gue doain kalian beneran pacaran, soalnya kalian udah cocok banget"


" aamiin" sontak Aldi langsung keluar dari mulut Aldi, Adelia dan sang ibu tertawa bersamaan saat Aldi mengaminkan perkataannya.


Dira hanya diam dengan jantung yang berdegup tak karuan lalu mengambil minuman yang di suguhkan untuk menetralisir jantungnya.


" segitu ngarepnya ya kak"


Aldi hanya menampakan jajaran giginya pada Adelia.


" Jadi inget dulu Tante juga pernah punya pacar sahabat sendiri pas SMA" ucap Adelia dan langsung menceritakan kisah percintaannya sejak SMA dengan Dira, Aldi dan Adelia yang memperhatikannya dengan tawa yang sesekali menghiasai cerita dari ibu Adelia.


👋👋👋hai-hai up nih gengs tercinta, jangan lupa like komen dan vote.


sampai jumpa di episode selanjutnya komen sebanyak banyaknya love you♥️♥️♥️♥️♥️


ig@its_qilss