Perfect Partner

Perfect Partner
Aldi dan Axcel



Aldi pun di persilahkan duduk oleh nenek Dira, mereka semua duduk di ruangan tamu pembantu yang berada di rumah tersebut pun menghampiri mereka yang berada di ruang tamu dengan membawa minuman dan makanan ringan lalu menaruhnya di meja.


" Ayo di minum, di" ucap nenek Dira pada Aldi menawarkan minuman, Aldi pun meneguknya dengan pelan.


" Aldi" panggil Deni pada Aldi, sontak Aldi yang sedang meminum minumannya itu langsung menoleh pada Deni.


" Iya om" jawab Aldi.


" Terima kasih sudah menjaga Dira"


" Sama-sama om, kaya sama siapa aja" ucap Aldi sambil menunjukkan barisan giginya pada Deni, Deni membalasnya dengan senyuman, ia tidak salah meminta Aldi untuk selalu menjaga dan menemani Aldi apalagi ia juga mengenal baik orang tua Aldi.


" Emang ya buah gak jauh jatuh dari pohonnya" ucap Deni dengan melihat pada Aldi, Aldi hanya tersenyum simpul. Nenek dan kakek Dira pun hanya mendengarkan pembicaraan antara Aldi dan anaknya itu.


" O ya om, nek, kek Aldi pamit pulang ya soalnya Aldi mau sekolah, nanti Aldi balik lagi kesini" ucap Aldi berpamitan untuk pulang dan sekolah.


" Iya, salam sama mamah dan papah kamu ya" ucap deni, dengan dijawab anggukan oleh Aldi. Aldi pun menyalami nenek, kakek dan Deni lalu beranjak pergi meninggalkan rumah tersebut, sebelumnya ia sudah memesan taksi online karena ia tidak membawa motornya, pada saat Aldi keluar dari gerbang saat itulah taksinya pun muncul, Aldi langsung menaiki taksi itu dan pergi meninggalkan rumah besar Pangestu.


Sampailah Aldi di rumahnya, jarak rumah besar Pangestu dan rumahnya hanya butuh 30 menit, Aldi pun turun dari mobil dan membayar taksi tersebut lalu masuk ke dalam rumahnya untuk mandi dan bersiap berangkat ke sekolah.


Deni masuk ke dalam kamar Dira, dan melihat Dira yang tertidur di meja dengan tangan yang menjadi bantalannya, Deni pun menghampiri Dira ia pun mengangkat tubuh Dira untuk di pindahkan ke kasur, Deni tersenyum melihat wajah Dira yang begitu tenang ketika tidur. Deni meletakkan tubuh Dira di kasur dan terus menatap Dira begitu lekat, Deni pun mengecup kening Dira.


" papah akan buat kamu percaya lagi Dira" ucap Deni dan beranjak pergi meninggalkan kamar Dira lalu menutup pintunya rapat-rapat, Dira sama sekali tidak terusik karena baru saja meminum obat.


SMA NEGERI 45 JAKARTA


Aldi sudah sampai di parkiran, ia pun turun dari motornya dan berjalan menuju kelasnya, tapi sayang pada saat ia akan menuju kelasnya Axcel menarik tas Aldi, Aldi pun langsung menghentikan langkahnya dan berbalik menghadap Axcel.


" kasih tau gue dimana Dira" ucap axcel menatap tajam pada Aldi, Aldi hanya menyunggingkan senyumannya pada axcel.


" loe pikir gue akan kasih tau loh, gak bakalan" ucap Aldi sedikit berteriak, Axcel pun mengepalkan tangannya, Axcel pun mengangkat kepalan tangannya di hadapan Aldi tapi tangannya langsung di cekal oleh Kaila, Kaila langsung menatap tajam pada Aldi dan Axcel.


" Mau saya laporkan?" ancam Kaila pada Aldi dan Axcel, Aldi pun langsung pergi tanpa menghiraukan kaila.


👋👋hai-hai gengs segini dulu ya, jangan lupa like, komen dan vote bye-bye