
Singkat cerita Aldi sudah di perbolehkan pulang dari rumah sakit, luka di kepala Dira pun sudah membaik dan tak lagi menggunakan perban bisa di bilang Dira sudah benar-benar sehat, Dira dan Aldi selalu bersama-sama di mana pun dan kapanpun tak lupa ia juga sering memerintah Kaila untuk membawakan ini itu.
Di sisi lain kehidupan axcel benar-benar sudah berubah ia tak lagi tinggal di rumah mewahnya karena bangkrut yang di alami oleh perusahan sang ayah serta hutang yang sangat banyak sehingga axcel kehilangan rumah mewah tersebut, Jovan sangat-sangat menyesali perbuatannya yang telah mengusik Deni kembali padahal ia sudah di beri kesempatan oleh Deni tapi ia malah bermain api dengan Deni sehingga ini lah yang harus ia dapatkan.
SMA NEGERI 45 JAKARTA.
Saat ini Dira dan Axcel sedang berada di basecame mereka yang tak lain gudang rooftop, setelah kejadian itu tak ada lagi yang mengusik Dira apalagi ia juga tak melihat Bu Amel di sekolah, entah kemana ia sekarang.
Mereka berdua sekarang di kenal sebagai Couple school yang padahal mereka gak pacaran sama sekali, tapi entah mengapa mereka berdua membiarkan julukan itu melekat pada diri mereka.
" Ra, kalo misalkan gue suka sama loe gimana?" sontak Dira kaget dengan perkataan Aldi barusan, dan entah mengapa jantung Dira mulai berdebar setelah Aldi mengatakan itu, belakangan ini perasaan itu selalu muncul ketika Dira bersama Aldi.
" ya----ya gak papa dong" entah kenapa Dira menjawab seperti itu, Aldi melihat wajah Dira dengan pipi yang memerah, ia pun tersenyum tipis dan terus menatap wajah Dira, sehingga Dira sendiri di buat salah tingkah oleh Aldi.
" apaan sih, ko loe liatin gue segitunya" ucap Dira berlalu keluar dari tempat tersebut dengan perasaan yang tak karuan, Dira terus menepuk-nepuk pipinya agar dirinya sadar dan terus bertanya-tanya perasaan apa ini, apa dia menyukai Aldi? tapi Dira menggelengkan kepalanya menepis pikirkan itu, dia dan Aldi cuman sebatas sahabat gak kurang dan gak lebih.
Aldi mengikuti Dira dari belakang dan melihat Dira yang begitu salah tingkah entah kenapa Aldi sangat senang ketika Dira salah tingkah seperti ini, apalagi belakangan ini saat dirinya bersama Dira, ia selalu melihat Dira salah tingkah membuat hati Aldi berbunga-bunga, dan apakah itu artinya Dira mulai mencintainya? ah entahlah Aldi masih belum bisa melihat jelas bagaimana perasaan Dira terhadapnya.
Mereka berdua duduk di bangku yang ada disana dan melihat tepat ke arah lapangan, memperhatikan semua murid yang sedang beraktifitas di lapangan, Dira selalu berusaha mengontrol perasaannya ketika bersama Aldi yah walaupun ia selalu gagal.
" loe mau jus stroberi gak?" tanya Aldi kepada Dira, raut wajah Dira pun sudah kembali normal dan tatapan dingin kembali melekat pada Dira.
" ma---mau"
Aldi pun langsung menyuruh Kaila untuk membelikannya dua jus stroberi di kantin, memang Aldi tak meminta ganti rugi dengan uang tapi tenaga Kaila yang di kuras habis oleh Aldi, bahkan saat Kaila rapat OSIS pun ia di perintah oleh Aldi.
Mau tak mau Kaila menuruti semua permintaan Aldi dengan umpatan di dalam hati saat ia di perintahkan oleh Aldi, tapi Kaila tetap sabar menghadapi sikap Aldi yang seperti itu.
Kaila ke rooftop dan memberikan jus itu pada Aldi, Aldi menerimanya dengan senang hati dan mengabaikan Kaila begitu saja tanpa kata terima kasih lalu memberikn jus itu pada Dira, Dira yang merasa heran dari mana datangnya jus itu sebab sejak dari tadi Aldi selalu bersamanya, Dira pun menoleh ke belakang dan ternyata Kaila, selama ini Dira tahu bahwasannya Kaila menjadi pesuruh Aldi sebenarnya ada rasa kasihan Dira terhadap Kaila dan juga kesal pada Aldi karena telah menyuruh Kaila seperti ini, yah tapi mau bagaimana lagi Aldi susah untuk di kasih tahu jika sudah bertindak.
Kaila tersenyum pada Dira, tapi Dira tak membalasnya ia langsung berfokus kembali pada pemandangan sekolah, Kaila tak kunjung pergi sebenarnya Kaila ingin sekali menegur penampilan Dira tapi rasa takut menghampirinya karena Dira selalu bersama Aldi, tapi ia memberanikan diri karena sekarang ia tahu jika Dira adalah adik kelasnya.
" kenapa loe gak pergi" bukannya Dira yang menjaga malah Aldi yang menjawabnya.
" maaf Dira, apakah kamu tahu aturan berpenampilan sekolah kita" begitu sopan kaila menanyakan hal tersebut, Dira pun berdiri dari tempat duduknya dan menatap Kaila, begitu pun Aldi.
" tau" jawab Dira datar.
" terus kenapa penampilan kamu seperti ini?"
" yang berpenampilan seperti ini siapa?" Dira mulai geram dengan kaila yang mulai membahas penampilannya, tapi ia tahan karena yang ia hadapi sekarang adalah ketua osis bisa saja ia memberi tahu pa Bakri, Dira sudah malah berurusan dengan pa Bakri, begitupun dengan Aldi ia menatap tajam pada Kaila, tak peduli tatapan tajam dari Aldi karena ini memang tugasnya sebagai ketua osis.
" memang yang berpenampilan begitu kamu, tapi sebagai murid di sekolah ini kamu harus mematuhi peraturan berpenampilan di sekolah ini" Dira memutar bola matanya dan berdecak kesal.
" oh gitu ya" jawab Dira dengan ketus dan pergi meninggalkan Kaila, di ikuti oleh Aldi dan menatap tajam pada Kaila saat berlalu pergi meninggalkan kaila, sebenarnya Kaila sudah memberi tahu pa Bakri tapi entah kenapa pa Bakri tak bereaksi sama sekali, pikirnya.
Dira sebal dengan kaila yang mengomentari cara berpenampilannya, saat Dira menuju kelas entah kenapa dari arah parkiran sekolah banyak sekali guru-guru yang berjejer rapih, entah siapa yang mereka tunggu Dira tak begitu memperdulikannya ia pun masuk ke kelasnya, tapi tangannya malah di tarik Aldi dan di bawa mendekat menuju kerumunan siswa/i yang sedang melihat siapa yang akan datang.
Tak lama seorang laki-laki turun dari mobil, tapi Dira tak memperdulikan itu, ia kesal karena telah di tarik oleh Aldi Dira tak suka dengan karamaian.
pa Bakri menyuruh semua murid untuk masuk ke dalam kelas, karena ada tamu spesial yang datang ke sekolahnya, dan akan di adakan acara sepulang sekolah, mereka semua bubar dan kembali ke kelasnya masing-masing, begitupun dengan Aldi dan Dira.
👋👋hai-hai up nih gengs, kira-kira siapa yang datang ke sekolah Aldi dan Dira?
terus ikutin ceritanya dan jangan lupa like komen dan vote.
komen ya karena komen kalian semangatku dan inget ini novel remaja ya, jadi jangan harap ada adegan panas di sini wkwkwkkk
love you♥️♥️♥️♥️♥️
ig@its_qilass