
Orang yang dilihat oleh Vella di rekaman CCTV adalah Emil Roskargo seorang penjahat menjual gadis muda di jadikan budak dan menjual obat-obatan obatan terlarang, dia juga suami pertama dari Maya.
Beberapa tahun yang lalu mereka bekerja sama dengan menghabisi nyawa Tiara dan Keanu mereka memberikan racun yang mematikan, percobaan pertama mereka lakukan pada Tiara dan berhasil berbeda dengan Keanu rencana mereka di ketahui oleh Vella.
Keanu yang saat itu dilarikan ke rumah sakit karena minum susu yang diberikan oleh Maya, Vella yang melihatnya langsung membuang susunya walau Keanu meminumnya sedikit dan itu membuatnya kritis.
Di rumah sakit mereka kembali merencanakan membunuh Keanu dengan menyuntikan racun melalui infus sekali lagi mereka kembali tak beruntung, karena Vella mendengarnya dan mengatur rencana untuk menyelamatkan adiknya.
Mereka tahu kalau rencananya berhasil kalau Keanu meninggal dan di makamkan, setelah itu Emil Roskargo pindah ke kota asalnya setelah Maya memberinya uang yang banyak.
Roger dan Sendi telah mencarinya beberapa hari saat ini mereka berhenti di bon bensin sambil menunggu mobilnya terisi bensin mata Sendi melihatnya.
" Roger kita menemukannya" bisik Sendi pada Roger di kursi penumpang, Roger menatap Sendi. Sendi menunjuk ke sampingnya.
Roger mengikuti arah yang di tunjuk Sendi dan tersenyum. " Ayo jalan sebelum kita tertinggal" kata Roger saat Sendi masuk ke dalam mobil.
Sendi melajujan mobilnya mengikuti mobil Emil Roskargo, mereka terus mengikuti mobilnya dari jarak jauh. Mobil Emil Roskargo memasuki kawasan yang jarang di kunjungi oleh masyarakat.
Kawasan itu sudah lama di tinggal oleh penduduk karena penyakit menyebar di sana, Emil Roskargo memanfaatkan hal itu kawasan itu di jadikan tempat tinggalnya.
" Ternyata pria licik itu tinggal di sini pantas saja kita sulit menemukannya, karena kawasan ini jarang di sorot dan dia memanfaatkannya" kata Sendi.
" Kau benar Sendi apalagi CCTV tidak menjangkau daerah ini karena pemerintahan sudah melarangnya, sekarang apa kita harus mengatakan pada nona? " Roger.
Roger menanggukan kepalanya menghubungi anak buahnya yang ikut bersamanya, setelah memerintahkan anak buahnya untuk mengawasi tempat ini mereka kembali ke markas.
Markas Rose Black
Vella sedang mengatur rencana untuk melakukan penyerangan terhadap para preman yang pernah melukai Sandra, Tirta dan Rendi juga sudah berada di sana Vella menghubungi mereka.
" Ingat Sandra kamu harus beranikan dirimu untuk menghadapinya karena tidak ada yang akan menghadapi orang itu, hanya kamu yang berhak melakukan pembalasan " kata Vella.
Sandra memenjamkan matanya kembali mengingat masa sulit saat masa kecilnya.
" Gadis nakal kamu baik di aku akan dampingimu" kata Rendi, menguatkan Gadis nakalnya, Sandra membuka matanya dan menanggukan kepalanya mereka tersenyum.
Taklama Roger, Sendi datang dan mendengar rencana yang disampaikan oleh Vella. " Nona" seru Roger dan Sendi.
" Kak kalian eudah menemukan keberadaan orang itu" kata Vella.
" Sudah nona dia bersembunyi di kawasan yang tak terpakai" kata Roger. " Pantas saja kita rekaman CCTV tidak dapat menemukan mereka karena kawasan itu tak terjangkau oleh CCTV" kata Sandra dengan kesalnya.
" Sekarang sudah ada anak buah kita yang mengawasinya, nona" kata Sendi.
" Baguslah sekarang kita fokus dulu pada penyerangan ini, baru menghadapi orang itu aku takkan mrngampuninya kali ini" seru Vella dengan dinginnya, mereka hanya mendengarkannya.