Lady Vella

Lady Vella
Episode 84



Di kediaman keluarga Alfahri.


Mommy Mayang dan daddy Hartawan sedang berada di taman menikmati minuman dan makanan ringan yang disiapkan oleh pelayan, mereka menikmati udara sejuk di sore hari permandangan di taman belakang kediamannya.


" Daddy menurut mommy sebaiknya hubungan Tirta dan Vella di perkuat dengan hubungan sakrar" kata Mommy Mayang.


" Vella masih sekolah mom apakah mereka bersedia" kata daddy Hartawan.


" Mommy juga tahu daddy tapi kan sebentar lagi calon menantu kita tamat sekolahnya, kita minta mereka untuk bertunang dulu agar orang lain tahu bahwa kita sudah memiliki calon menantu yang cantik" kata mommy Mayang dengan bahagianya.


" Terserah mommy saja daddy mau juga jika mereka bertunangan dulu, tapi kita harus membicarakan hal ini pada putra kita. Mom tahu sendiri kan Tirta sedang mengoptimalkan perusahaan kita karena kejadian itu" kata Daddy Hartawan.


Mommy menanggukan kepalanya tersenyum bahagia karena akan memiliki seorang putri di rumahnya.


Perusahaan Alfahri Group.


Tirta memperlajari kerja sama yang di tawarkan oleh Sanjaya Group, dia tersenyum melihat isi kerja samanya.


" Tuan" panggil Rendi yang duduk di depannya.Tirta memberikan surat kerja sama pada Rendi.


" Bacalah bagaimana pendapatmu tentang kerja sama yang mereka tawarkan" kata Tirta, Rendi menanggukan kepalanya membacanya dengan teliti agar tidak ada kesalahan.


" Tuan muda kerja sama ini sangat menguntungkan kedua belah pihak dan ini murni profesional dalam bekerja " kata Rendi.


Tirta melipatkan tangannya ke dagunya memandang surat kerja sama di tangan Rendi, Tirta menghela nafasnya.


" Rendi ayo ke tempat Vella aku harus mengatakan ini padanya jika dia minta aku menolak kerja sama ini as ksn ku lakukan bagiku adalah kebahagiaannya" kata Tirta.


Rendi menanggukan kepalanya benar nona Vella harus mengetahuinya agar tidak ada kesalah pahaman nantinya.


Kediaman Vella.


Bibi di bantu oleh pelayan yang lain sedang menyiapkan makanan malam, Keanu sedang duduk santai di dapur memperhatikan bibi masak Bibi hanya senyum melihat tuan muda kecilnya.


" Tuan muda ingin bibi buat sesuatu? " Bibi melihat Keanu, Keanu memikirkannya dan senyuman.


" Bibi sini" ajak Keanu, bibi meminta pelayan lainnya melanjutkan masaknya, Bibi mendekat pada Keanu.


" Bibi Keanu ingin makan sup ayam" kata Keanu tersenyum, bibi menggelengkan kepalanya tuan muda nya jahil padahal itu sudah biasa.


" Baik tuan muda bibi akan memasaknya spesial untuk tuan muda Keanu" kata Bibi.


Terlihat pelayan mendekat dengan terburu. " Tuan muda di luar ada tuan Tirta dan tuan Rendi katanya ingin menemui nona Vella, apa saya panggil nona Vella" kata pelayan.


Keanu tersenyum. " Bibi biar Keanu yang menemuinya" sahut Keanu, pelayan menanggukan kepalanya.


Keanu menuju arah depan terlihat Tirta dan Rendi sedang berbicara dengan Roger, anak buah Vella memberi hormat pada Keanu.


" Selamat malam tuan muda Keanu" seru penjaga rumah Vella, Keanu menanggukan kepalanya. Tirta dan Rendi membalikan tubuhnya dan tersenyum melihat Keanu.


" Keanu kakak ingin bertemu kak Vella, kak Vella ada? " Tirta. " Ada kak Vella di kamarnya" kata Keanu, Tirta tersenyum mencoba masuk tapi di halangi oleh Keanu.


" Kakak kata siapa kak boleh masuk" kata Keanu menatapnya dengan tangannya di dadanya, Tirta dan Rendi saling memandang sambil tersenyum.


Tirta berjongkok mengelus rambut Keanu. " Apa kakak berbuat salah hingga adik ini kesal" kata Tirta mengelus rambut Keanu tapi tangan Tirta di tepis oleh Keanu.


" Kakak sudah berbuat kakakku sedih" kata Keanu dengan kesal. Tirta dan Rendi terdiam mendengarnya.