Lady Vella

Lady Vella
Episode 104



Selesai sarapan pagi mommy Mayang mengajak keduanya duduk di ruang tengah sedangkan Keanu diantar oleh supir ke sekolah ditemani oleh bibi.


" Sayang bagaimana keadaanmu sekarang? " mommy Mayang pada Sandra yang mengetahui kejadian yang dialami oleh Sandra diceritakan oleh bibi.


" Alhamdulillah tante sekarang Sandra merasa lega karena orang itu takkan menangguku lagi" kata Sandra dengan senyuman.


" Sayang ingat kamu tak sendirian ada kami bersamamu" kata daddy Hartawan. " Terima kasih om tante karena telah baik pada Sandra" kata Sandra dengan terharu, mereka tersenyum.


" Sayang hari ini kakak akan bertemu dengannya, kamu baik saja sayang" kata Tirta.


Hari ini adalah pertemuan Tirta dengan Yuda Sanjaya membahas kerja sama antara mereka, tak ada yang berani mengeluarkan suaranya ketika melihat Vella diam.


" Kak aku baik saja sudah seharusnya kalian bertemu jika kakak menolak untuk menemuinya dia akan curiga " kata Vella dengan senyuman.


" Kakak lega sekarang karena kamu baik saja" kata Tirta, memegang tangan Vella. " Berbeda nantinya jika dia datang bersama putrinya, jika kakak meresponnya aku takkan mengampuni kakak" kata Vella, dengan tajam.


Tirta tersenyum dan memeluk Vella. " Sayang tenang saja kakak takkan tergoda dengan gadis seperti dia" kata Tirta menenangkan Vella.


" Tuan muda sudah saatnya kita bertemu dengan tuan Yuda" kata Rendi, Tirta menanggukan kepalanya.


" Kakak, bisakah kakak lihat bagaimana keadaannya" kata Vella, menundukan kepalanya, Tirta memeluknya.


" Vella kami tahu kalau kamu sangat merindukan papimu" kata mereka, dalam hati masing-masing.


Kemudian Tirta dan Rendi menuju lokasi tempat pertemuan dengan Yuda Sanjaya.


Kediaman keluarga Sanjaya


Yuda Sanjaya sudah bersiap bertemu dengan Tirta di tempat janji mereka.


" Nak kamu tak sekolah" kata Yuda, melihat Elsa berpakaian santai.


" Hari ini libur pi karena sebentar lagi akan ujian maka pihak sekolah meliburkan kami selama seminggu, untuk mempersiapkan diri menghadapi ujian" kata Elsa.


" Elsa katakan pada mami kalau papi ada pertemuan dengan tuan Tirta CEO perusahaan Alfahri Group" kata Yuda yang tidak melihat Maya istrinya.


Elsa tersenyum cerah mendengar kalau papinya akan bertemu dengan Tirta.


" Papi Elsa boleh ikut ya" kata Elsa dengan manjanya. " Tapi papi akan membahas kerja sama dengannya bukan hal lainnya" kata Yuda, mengeringit bingung karena putrinya ingin ikut bersamanya.


" Papi, Elsa janji takkan menanggu papi bekerja, Elsa hanya ingin bertemu tuan Tirta" kata Eksa dengan senyuman.


" Papi biarkan Elsa ikut dengannya mungkin dia juga bisa belajar mengenai bisnis" kata Maya yang baru masuk ke dalam.


" Mami darimana kamu sejak tadi papi cari tak ketemu " kata Yuda, Maya tersenyum dan mendekati suami dan putrinya.


" Tadi mami bicara dengan ibu di depan biasa membicarakan harga minyak yang naik, papi bawalah Elsa agar dia bisa belajar" kata Maya.


Yuda menanggukan kepalanya. " Papi akan menunggu di luar" kata Yuda, keluar menunggu Elsa di mobil.


" Terima kasih mi kali ini Elsa pasti bisa mendapatkan perhatian tuan Tirta dan melupakan Vella " kata Elsa dan memeluk maminya.


" Sama-sama sayang ingat kamu harus mendapatkan tuan Tirta itu akan membuat Vella sedih dan pergi dari kita selamanya" kata Maya.


Elsa bersiap untuk bertemu dengan Tirta, dia dan Yuda menuju lokasi yang mereka janjikan. Elsa sangat merasa bahagia karena sebentar lagi akan bertemu dengan Tirta.