
Dokter Felly baru saja dari rumah sakit membawa beberapa obat dan alat karena persediaan di markas Rose black persediaan obat-obatan hampir habis dan dia juga mengambil beberapa alat.
Ketika akan menuju markas Rose black untuk bersiap menghadiri pertunangan Vella dengan Tirta tanpa sengaja dia melihat orang berbaring di tanah dengan darah mengalir bagian perut dan lengannya, Dokter Felly terus memperhatikannya sepertinya dia menengal dari postul tubuhnya tidak ingin penasaran dokter Felly keluar dan mendekatinya.
" Astagfirrah, Nona" teriak dokter Felly, berlarian setelah mengetahui kalau orang yang berbaring di tanah itu adalah Vella.
Dengan hati-hati dokter Felly membalikan tubuh Vella terkejut melihat perut Vella yang mendapatkan tembakan begitu pula di lengannya.
" Nona bangun ayo kita ke rumah sakit sekarang" kata dokter Felly, memukul pelan pipi Vella, Vella yang setengah sadar memanggilnya.
' Kak Felly" kata Vella, dengan lirihnya. Dokter Felly menangis melihat keadaan Vella yang sudah banyak mengeluarkan darah. Ketika dokter Felly ingin membawanya ke rumah sakit tapi dilarang oleh Vella.
" Kak obati saja disini tak perlu ke rumah sakit" kata Vella, mencoba menahan sakitnya. " Tapi nona ini" kata dokter Felly terhenti karena tangannya di pegang olehVella.Vella menggelengkan kepalanya.
" Kak lakukan disini saja aku tak punya waktu karena orang itu akan kembali melakukan hal yanh sama pada Keanu" kata Vella, dengan lirihnya.
Dengan hati-hati dokter Felly membawa Vella ke pohon agar mudah dia melakukan pengobatan, dengan alat seadanya dokter Felly mengobati Vella.
Sedangkan di tempat lain Roger bersama mencari keberadaan Vella terkejut melihat hotel telah di kepung oleh Emil Ros kargo dan anak buahnya karena Roger serta anak buahnya lewat dari pintu belakang.
" Tuan kita harus bagaimana sekarang? " salah satu anak buahnya.
" Sebagian dari kalian bersembunyi dan awasi mereka sebentar lagi nona akan datang dan aku akan kembali masuk mengatakan hal ini pada Sandra dan Sendi dan sisanya ikut denganku" kata Roger, tapi matanya menatap tajam pada anak buah Emil.
Roger dan anak buahnya kembali ke hotel sisanya mengawasi musuh, Sandra dan lainnya terkejut melihat Roger kembali.
" Kakak kenapa kembali lagi" Sandra. "Sandra kita kecolongan hal ini tak dapat kita perhitungan sebelumnya" kata Roger.
" Kita telah dikepung oleh mereka, mereka telah menguasai hotel ini" kata Sendi, dengan kesal.
" Sial seharusnya kita harus memperhitungkan kemungkinan yang ada" kata Roger, memukul dinding.
Bibi yang mendengarnya segera menuju ke tempat Keanu dan memeluknya.
" Kak kita tak ada pilihan lain, kita harus bersikap tenang agar lainnya tidak mengetahui apa yang terjadi aku yakin Vella pasti datang, kita harus melindungi Keanu apapu yang terjadi" kata Sandra dengan dinginnya, mereka menanggukan kepalanya.
Kemudian pihak penyelenggara datang dan memberitahu mereka kalau acara sebentar lagi akan dimulai dan Tirta dan keluarganya sudah berada di lokasi.
" Keanu harus tetap bersama kakak ya" kata Sandra, mengelus rambut Keanu. Keanu menanggukan kepalanya.
Sandra menatap mereka satu persatu dan menanggukan kepalanya, Roger meminta sisa anak buahnya agar tetap waspada.
Mereka menuju lokasi dimana acara pertunangan dan ulang tahun dari perusahaan VK Group di laksanakan.
Para tamu sudah menempati posisinya begitu pula dengan Yuda Sanjaya dan keluarganya, Elsa melihat maminya sangat bahagia menatapnya secara tajam.
" Sayang jangan menatap mami begitu tenang saja keinginanmu untuk bersama tuan muda Tirta akan tercapai, karena orang itu berhasil menghabisi gadis itu" kata Maya.
Elsa yang mendengarnya sangat bahagia mendengar kematian Vella.
Tirta melihat Sandra datang tapi tidak melihat Vella segera dia bertanya.
" Sandra dimana Vella? " Tirta, sebelum Dandra menjawab tiba saja lampu mati membuat para tamu histeris.