
Terdengar suara adzan mengkumandang Vella yang tidur terbangun dia langdung ke kamar mabdi untik membersihkan diri, setelah itu dia menunaikan ibadah sholat.
Tok, tok tok
"Masuk" kata Vella, Vella tersenyum melihat adiknya masih menggunalan baju tidurnya, dia melipat mukenah dan mendekati Keanu.
" selamat pagi Keanu" kata Vella, berjongkok hadpan adiknya. " Selamat pagi kak" kata Keanu dengan suara serak orang baru bangun.
" Pagi sayang kenapa adik kakak ini belum bersiap" kata Vella, Keanu hanya menggelengkan kepalanya dan menggaruk matanya yang masih ngntuk.
" Ayo sekarang kita bersiap untuk berangkat ke sekolah" kata Vella, membantu adiknya untuk bersiap.
Bibi sudah menyiapkan makanan untuk mereka di bantu oleh dok Felly, Vella, Keanu dan Sandra sudah berpakaian dengan rapi merrka menuju ruang makan.
" Selamat pagi bibi, dok Felly" kata Sandra dan Keanu, Velly hanya diam dan duduk di kursinya. Setelah selesai dengan sarapan pagi Vella mengantar Keanu ke sekolah. Kemudian mereka menuju Internasional school
Internasional school
Sudah banyak siswa berdatangan ke sekolah ada yang bergosip dan berkumpul dengan sahabatnya. Elsa dan kedua temannya juga sudah berada di sekolah mereka berdiri di depan mobil mereka
Terdengar suara mobil masuk tin, tin, tin. Keluarlah Vella dan Sandra.
" Lihatlah mereka datang tapi mobilnya terlihat mewah, jika mereka gadis miskin darimana dia mendapatkan mobil mewah" kata Rara.
" Mungkin mereka menjadi simpanan om, om" kata Elsa, menatap Vella. Rara dan Jessica tertawa, sedangkan Vella dan Sandra mengacuhkannya.
" Hei gadis miskin darimana kau mendapat mobil semewah itu" teriak Jessica, Elsa tersenyum licik ketika Vella dan Sandra menghentikan langkahnya.
Sandra sangat emosi mendengar ucapan mereka menbuat Sandra ingin memberi mereka pelajaran, tapi langkahnya di hentikan oleh Vella.
" Vella, kenapa?" Sandra melihat tangannya di pegang oleh Vella. " Jangan hiraukan meeeka, ayo masuk" Kata Vella.
" Kami keterlaluan, kami disini tahu bahwa kalian hanya anak yatim piatu, sekarang jelaskan pasa kami darimana kalian mendapat mobil semewah itu kalau bukan dari simpanan om" kata Jessica, mengejek.
Plak
Vella menamparnya karena emosinya tak terbendung lagi Sandra tersenyum senang. " Kau jaga mulutmu jika kau tidak menengal kami jangan asal bicara "kata Vella, menarik Sandra masuk ke kelasnya.
" Beraninya dia menamparku lihat saja nanti daddyku adalah donatur disini" kata Jessica, memegang pipinya yang di tampar oleh Vella.
" Sepertinya kita harus membalas mereka" kata Elsa. " Ya kita akan melakukannya, ayo kita masuk dulu" kata Rara, mendengar suara bel berbunyi.
Dalam kelas.
Sandra masih dengan emosinya. " Vella, lihat saja nanti jika mereka berbuat ulah lagi akan ku beri mereka pelajaran" kata Sandra.
Vella menutup mulut Sandra yang terus cerewet ." Ups guru sudah datang" bisik Vella. Sandra menanggukan kepalanya.
Guru masuk memberi pelajaean hari ini Vella hanya menatap jendela kelasnya sambil memikirkan pertemuannya dengan sepupunya itu.
Jam istieahat sudah berbunyi semua siswa berhamburan ke kantin, Vella dan Sandra juga menuju kantin.
" Vella, aku memesan dulu untuk kita' kata Sandra, Vella mencari tempat duduk mereka. Ketika Sandra kembali sambil membawa makanan untuk mereka, tiba-tiba kakinya tersendung oleh kaki Elsa yang sengaja menghalangi jalannya.
Brug
Sandra jatuh dan makanan yang dibawanya jatuh menumpahkan wajahnya. Semua siswa di kantin terkejut melihatnya.
" Hahaha lihat wajahnya" kata Jessica. Sandra menatap mereka dengan kemarahan.