Lady Vella

Lady Vella
Episode 61



Vella terkejut mengetahui bahwa adiknya tshu rencana yang akan dia kerjakan.


" Apa Keanu mendengar perkataan kakak dengan kak Roger dan lainnya" kata Vella dengan nada yang tercekik. Keanu menanggukan kepalanya.


Vella kembali memeluk adiknya dan memberikan. pengertian.


" Keanu dengarkan kakak, kakak takkan pernah terluka jika adik kesayangan kakak ini selalu bersama kakak" kata Vella, mencium kening Keanu.


Keanu menanggukan kepalanya dan memeluk kakak kesayangannya.


" Ayo kita masuk kakak akan menemani Keanu berlatih" kata Vella sambil tersenyum, Keanu memegang tangan Vella menuju ruang latihan.


Semua orang disana tersenyum melihat Vella berhasil membujuk Keanu.


" Tante tak menyangka bahwa Vella sangat mudah untuk membujuk Keanu, sedangkan kita sudah berusaha tapi gagal" kata mommy Mayang sambil tersenyum.


" Benar tante bagi Keanu Vella adalah ibu kandungnya bukan kakaknya, makanya Keanu tak ingin Vella terluka meskipun itu luka kecil" kata Sandra. Kemudian mereka menuju ke kamar masing- masing.


Tirta tiba di rumah sakit menemui dokter merawat para pelayan yang bekerja di kediaman keluarganya.


" Dokter bagaimana keadaan mereka?" Tirta pada dokter Agung merupakan dokter keluarganya. "Begini tuan muda keadaan mereka sudah membaik beruntung luka yang dialami oleh mereka hanya luka kecil" kata dokter Agung.


" Kapan mereka diperbolehkan untuk pulang, dok" kata Tirta. "Sebaiknya kita biarkan mereka istirahat di rumah sakit beberapa hari lagi di rumah sakit agar fisik mereka sehat" kata dokter Agung.


Tirta menanggukan kepalanya setelah menemui dokter, Tirta menemui kepala pelayan untuk melihat kondisinya.


" Tuan muda" kata bibi berusaha untuk duduk. " Bibi berbaring saja" kata Tirta, Bibi menanggukan kepalanya.


" Bagaimana keadaan bibi dan lainnya? " Tirta. Bibi tersenyum. " Keadaan kami sehat tuan hanya saja badan rasanya sakit jika di gerakan. Tuan bagaimana keadaan tuan dan nyonya besar terus kediaman keluarga tuan siapa yang mengurusnya" kata bibi dengan khawatir.


" Bibi tenang saja soal mommy dan daddy sehat dan untuk keadaan kediaman jangan khawatir sudah ada yang mengawasinya" kata Tirta.


" Alhamdulillah, tuan muda bibi tenang mendengarnya awalnya bibi khawatir tidak ada yang mengurus kediaman" kata Bibi.


Kediaman Vella.


Semua penjaga sedang sibuk mengerjakan pekerjaan masing karena sebelum tidur mereka akan kembali memeriksa keamanan kediaman agar tidak terjadi suatu hal.


Bibi dan pelayan lainnya sedang menyiapkan masakan untuk makan malam. Malam ini ada yang berbeda karena mommy Mayang yang masak untuk makan malam di bantu oleh bibi dan lainnya.


" Tante, kenapa memasak biar bibi yang melakukannya" kata Sandra ingin mengambil minuman tapi terkejut melihat mommy Mayang di dapur.


" Untuk makan malam kali ini tante ingin memasaknya untuk kalian" kata Mommy Mayang sambil senyuman.


" Um Sandra tak sabar untuk mencobanya pasti enak" kata Sandra dengan senangnya.


Byur


Ketika Sandra akan meminum airnya V ef ll as yang ada dibelakang memukul lengannya, hingga terkejut dan membasahi wajahnya.


" Vella lihat wajahku basahkan" kata Sandra dengan kesalnya mengelap wajahnya dengan sapu tangannya.


" Makanya bantu tante memasak bukan hanua mencobanya saja. Tante biar Vella memotong sayurnya Bibi dan lainnya kerjakan saja yang lain urusan di dapur biar kami yang urus" kata Vell as.


" Baik nona, nyonya kami permisi dulu" kata bibi, pergi dari dapur diikuti oleh lainnya.


" Tante tidak menyangka bahwa Vella sangat pandai memotong sayurnya terlihat rapi" kata Mommy Mayang.


" Vella dulu sering bantu mommy di dapur makanya bisa, tante" kata Vella sambil tersenyum tapi sangat terlihat ada luka dan kesedihan dalam matanya.


" Sekarang Vella jangan sedih lagi tante akan bersama Vella selamanya, karena Vella adalah calon menantu tante" kata Mommy Mayang dan memeluk Vella.


" Sudah jangan ada adegan sedih donng lihat nih mereka sedang menunggu untuk dimasak" Canda Sandra. Mereka tertawa mendengar gurauan Sandra.