Lady Vella

Lady Vella
Episode 91



Mobil yang membawa Keanu sudah sampai di sekolah suasana menjadi heboh karena ada dua mobil memasuki sekolah, semua mata tertuju pada mereka membuat Keanu menghela nafasnya.


" Tuan muda baik saja" kata Roger, melihat tuan mudanya menghela nafasnya.


" Tidak kak hanya saja ini pasti membosankan lihat mereka semua mata tertuju pada kita, biasanya Keanu berangkat ke sekolah hanya dengan sopir dan bibi tapi sekarang kakak juga ikut" kata Keanu yang kesal.


Roger tersenyum melihat tuan mudanya tapi ini adalah perintah nonanya dan ini terbaik untuk tuan mudanya.


" Tuan muda nona melakukan ini pasti teebaik untuk anda" kata Roger, Keanu menanggukan kepalanya dan keluar dari mobil menuju kelas, benar semua mata menatapnya dengan kekaguman.


Perusahaan Sanjaya Group.


Yuda Sanjaya sedang memeriksa berkas yang akan di serahkan pada perusahaan Alfahri Group mengenai kerja sama.


Tok, tok, tok


" Masuk" kata Yuda, masuklah sekretaris membawa berkas.


' Tuan ini berkas yang harus anda periksa " kata sekretaris, Yuda mengambilnya.


" Apakah sudah ada kabar dari perusahaan Alfahri Group?" Yuda Sanjaya memang surat kerja sama yang duajukannya sudah beberapa hari yang lalu.


" Belum tuan dari pihak sana belum ada kabar" kata sekretaris, Yuda Sanjaya hanya bisa menanggukan kepalanya.


Perusahaan Alfahri Group.


Tirta berada ruangannya memeriksa berkas yang di berikan oleh sekretarisnya.


Tok, tok, tok


" Masuk" seru Tirta.


Tirta mendekati mami Mayang dan menyalaminya. " Ada apa mami ke kantor Tirta " kata Tirta tang heran melihat maminya ada di kantornya.


Plak


Mami Mayang mukul lengan putranya ." Emangnya mami tak boleh ke kantormu" kata mami Mayabg kesal dengan putranya.


" Bukan begitu mam tak biasanya mami ke kantor Tirta pasti ada sesuatu" kata Tirta.


" Mami ingin bertanya keadaan Vella setelah kejadian di mall waktu itu, mami khawatir " kata mami Mayang.


Tirta tersenyum. " Mami jangan khawatir Vella baik saja" kata Tirta, mami Mayang merasa lega mendengarnya.


" Mami beberapa hari lalu perusahaan Sanjaya Group menawarkan kerja sama dengan perusahaan kita" seru Tirta, mami Mayang terkejut karena dia tahu perusahaan itu milik siapa.


" Kamu sudah menerima kerja sama yang mereka tawar, bukankah itu nama perusahaan daddy Vella Nak kamu jangan menerimanya mami tak ingin kita bekerja sama dengan orang seperti itu'kata mami Mayang.


" Mami Tirta sudah bicara pada Vella dan dia minta Tirta bersikap profesional, menurut Tirta itu juga bagus karena Tirta bisa mengenal calon mertua" kata Tirta, mami Mayang menggelengkan kepalanya.


Kemudian Tirta menghubungi sekretarisnya kalau dua menerima kerja sama yang di tawar oleh perusahaan Sanjaya Group.


Perusahaan Sanjaya Group.


Yuda Sanjaya merasa bahagia mendengar dari sekretarisnya kalau kerja sama yang dia tawar diterima oleh perusahaan Alfahri Group, itu dapat mengembangkan perusahaannya di negara London.


Tirta sudah memberitahu Vella kalau dia sudah memberitahunya kalau dia menerima kerja sama dengan perusahaan Sanjaya Group.


" Vella kenapa kamu hanya tenang saja ketika tuan Tirta menerima kerja sama ini, kamu tidak khawatir jika mereka tahu hubunganmu dengan tuan Tirta" kata Sandra, karena Vella menerima panggilan dari Tirta saat mereka di kantin.


" Mungkin sudah saatnya aku bertemu dengannya tak mungkin kan aku terus menghindarinya dan membalas dendamku juga kematian mommy" kata Vella, dengan dinginnya, Sandra menanggukan kepalanya dia hanya berharap terbaik untuk sahabatnya.