Lady Vella

Lady Vella
Setahun kemudian



Sudah setahun Vella dan Shinta belajar ilmu bela diri dengan kerja keras Vella hampir menguasai ilmu bela diri yang ada. Sedangkan Shinta sudah mahir dalam ilmu bela diri yang dia inginkan.


Sendi segera menemui mereka yang melatih nona mudanya berlatih. mereka adalah sepasang suami istri yang dulu melatih mommy Vella, walau mereka sudah tidak muda lagi tapi ilmu mereka tak ada yang menandingi.


Mereka sangat bahagia karena dapat melatih dari keturunan mommy vella yang seperti anak mereka sendiri.


" ibu tidak menyangka bahwa Yuda tega berbuat seperti itu pada cucu kita" kata ibu Weny. merupakan istri dari bapak Harry. merupakan guru Mommy Vella.


" Jika bibi tidak melarang bapak untuk membalasnya pada pria tengik itu, pasti sudah habis ditangan bapak" kata pak Harry, aura kemarahan yang besar.


" tapi pak bibi sudah meminta kita untuk tidak mencampuri balas dendam Vella" kata bibi.


Setelah mereka berkumpul lagi bibi meneritakan apa yang terjadi pada nyonya tiara sehingga Vella kecil harus meninggalkan daddy nya.


" Bibi, lihat Keanu sudah bisa berjalan" teriak Vella, menemani adiknya bermain. Saat ini keanu sudah berusia setahun.Mereka bersyukur karena Keanu cepat bisa berjalan, mereka takut racun itu akan berpengaruh ke organ lainnya.


" Sini sayang ke kakak" kata Vella, menunjukan mainan mobil. Dengan kaki kecilnya Keanu menuju ke arah Vella.


" Aduh adik kakak ini sudah bisa berjalan" kata Vella mencium wajah adiknya. " Den Keanu sudah bisa berjalan sekarang" kata bibi tertawa


"Sebentar lagi kakak Shinta akam mengajak Keanu bermain" kata Shinta, mencium pipi Keanu.


kemudian bibi memanggil dr felly untuk memerilsa keanu, sedangkan Vella tidak mau meninggalkan keanu.


" Keadaannya seudah membaik sekarang kita lakukan sdalah memberikan terapi wicara, agar dia mengenal huruf" kata dr Felly.


Untuk merayakan Keanu dapat berjalan ibu Wenny mengajak mereka piknik agar Keanu dapat merasakan udara segar.


Tanpa sengaja Vella memandang keluarga yang bahagia dengan ayah yang mengajari menaiki sepeda. Ada perasaan yang terluka ketika dia melihat itu.


"Jika mommy masih ada pasti kami akan hidup bahagia dan daddy pasti mengajariku bersepeda" kata Vella dengan lirih. walau Vella berbisik tapi terdengar oleh pak Harry yang berada di sampingnya.


" Vella ingin memperlajari naik sepada" kata pak Harry. tanpa dengaja Vella menanggukan kepalanya. " Kakek Shinta juga ingin belajar bersepeda" kata Shinta.


" Ayo hari ini kakek akan mengajari cucu kakek naik sepeda" Seru pak Harry. Bibi menghubungi Roger agar lebih mengawasi karena Vella akan belajar naik sepeda.


" Lihat Vella aku sudah bisa naik sepeda, nanti jika di sekolah ada perlombaan bersepeda aku takkan kalah lagi" seru Shinta, tertawa lepas. Vella tersenyum.


"Ternyata Shinta memperlajari naik sepeda hanya untuk perlombaan sekolahnya" kata Roger. " Mungkin karena dia sering kalah makanya belajar keras menaiki sepeda" ucap Sendi.


Karena hari sudah sore dan Keanu tertidurdi pangkuan ibu Wenny mereka memutuskan untuk pulang, setelah sampai di mansion Vella masuk kedalam kamarnya dan diikuti oleh Shinta.


Shinta melihat kamar Vella yang rapi dan cat kamarnya bernuansa putih hitam. " itu kotak apa?" Shinta melihat kotak di atas meja.Sebelum Shinta membuka kotak itu Vella keluar dari kamar mandi.


" Shinta apa yang kau lakukan disini?" Vella. " Vella aku hanya mengobrol denganmu, tapi aku tidak sengaja lihat kotak ini" kata Shinta.


" Itu pemberian dari mommy, kika kau ingin membukanya silahkan " kata Vella. Dengan semangatnya Shinta membuka kotak dan matanya tertuju pada kotak yang dibungkus dengan rapi.


" Vella lihat ada kotak yang dibungkus" kata Shinta. Vella segera mengambil kotak itu dan isinya kalung dengan awal hurufnya dan surat.


Vella membacanya dan isinya adalah bahwa kalung ini adalah hasil desain mommy tiara, ketika Vella berulang tahun ke sepuluh tahun.


"Mommy, hiks hiks" Vella menangis sambil memeluk kalungnya. Shinta tahu saat ini Vella membutuhkan ketenangan dan dia keluar daru kamar Vella