Lady Vella

Lady Vella
Episode 55



Keanu masih berada di sekolah tadi pagi dia tak sempat menemui kakaknya yang masih berada di ruang kesehatan, dia sangat senang karena pelajaran hari ini cepat berakhir dengan cepat membereskan barangnya.


Diluar sudah ada yang menjemputnya karena bibi tidak bisa menjemputnya karena harus menjaga Vella yang masih belum sadar.


" Tuan muda" kata anak buah Vella yang ditugaskan untuk menjemput Keanu. Keanu segera berlari menuju mobilnya.


" Kak ayo cepat kita pulang Keanu ingin menemui kakak" kata Keanu, masuk dalam mobil. Anak buah Vella menanggukan kepalanya dan melajujan kendaraannya.


" Keanu" teriak mereka melihat tuan Ven Flendeehert sudah menahan Keanu dalam sekapannya.


" Hahaha lihat aku dapat membuat kalian tak berdaya" teriak tuan Ven Flenderhert merasa menang karena Keanu ada padanya.


" Lepaskan adikku" semua orang terkejut melihat Vella berjalan di bantu oleh Tirta. Bibi dan Sandra segera mendekatinya begitu pula dengan orangtua Tirta.


" Vella, nona" seru mereka, menatap Vella dengan terhsru sedangkan Vella menatap mereka dengan senyuman.


" Kak Roger, kak Sendi apakah sudah menemukan keberadaan mereka? " Vella, tetapi matanya tertuju pada Keanu yang du tahan.


" Maaf nona kami belum menemukan keberadaannya bahkan dia menutup mulutnya" kata Sendi, yang berdiri tak jauh darinya, Vella menanggukan kepalanya dia paham dengan keadaannya setelah melihat darah di leher Sandra.


" Sandra obati lukamu" kata Vella. Sandra menanggukan kepalanya sambil tersenyum.


" Tapi Keanu" kata Sandra dengan lirih. " Obati lukamu dia akan menjadi urusanku" kata Vella menstap tajam ke arah tuan Ven Flenderhert.


Tuan Ven Flenderhert entah kenapa merasa kerakutan luar biasa yang dirasakannya ketika Vella menatapnya.


" Sayang" kata Tirta, menahan Vella ketika mendekati Keanu, Vella menatapnya sambil tersenyum dan meminta orangtua Tirta menjaganya.


" Om tante tolong jaga kak Tirta" kata Vella. " Ya nak om akan menjaganya, sayang biar Vella menyelesaikan ini demi Keanu" kata mommy Mayang.


Vella terus mendekati tuan Ven Flenderhert dan Keanu.


" Jika kau masih mendekat aku tak segan lagi untuk melukainya" tuan Ven Flenderhert merasa gemetaran sedangkan Keanu masih santainya.


Vella menggengam tangannya melihat pecahan kaca sudah berada di leher adiknya, terlihat Keanu kesakitan.


Dengan keahlian yang dimiliki Vella dengan kecepatan dia sudah berada di belakang tuan Ven Flenderhert, membuat mereka tercengang kecuali anak buahnya dan Sandra yang sudah mengetahui kehebatannya.


" Sekarang lepaskan adikku" kata Vella mengeluarkan senjatanya dan diletakan di lehernya, membuat pegangannya pada Keanu sedikit melemah.


Rendi yang berdiri tak jauh darinya segera menarik Keanu dan terlepas dari tuan Ven Flenderhert. "Tuan muda ayo kita obati lukanya" kata dokter Felly, yang sudah di dekati Keanu.


Keanu menanggukan kepalanya setelah Vella senyum padanya, bibi menemani Keanu untuk di periksa.


" Sekarang urusanmu denganku beraninya tanganmu melukai adikku" Vella, menusuk tangan tuan Ven Flebderhert.


" Aww" tuan Ven Flenderhert menjerit kesakitan, orangtua Tirta ketakutan melihat kejadian ini, Sandra menyadari ketakutan mereka dan mengajak mereka untuk istirahat.


" Om tante ayo ikut denganku, kak Rendi tolong om Hartawan" kata Sandra. Rendi menanggukan kepalanya dan membawa orangtua Tirta masuk ke kamar.


Sedangkan Tirta berkeras menemani Vella setelah di bujuk oleh Sendi.


" Sekarang katakan dimana lokasi wanita itu dan kelelawar hitam" kata Vella dengan dingin, semakin mendalam menusuk tangan tuan VenFlenderhert.


Karena ketakutan tuan Ven Flebderhert mengatakan keberadaan mereka di pulau A. Vella meminta Roger untuk mengurus tuan Ven Flenderhert dia tak mungkin menghabisinya di kediamannya.