Lady Vella

Lady Vella
Episode 85



Vella keluar dari kamarnya menemui adiknya ketika turun dari tangga tangannya di tarik oleh Sandra dan mengajaknya bersembunyi di balik dinding, Vella berusaha melepaskan tangan Sandra yang dia kira musuh berhasil masuk ke rumahnya.


" Ups" Sandra memintanya diam ketika Vella akan menghajarnya. " Sandra aku kira siapa pakai tari menarik segala" kata Vella.


Sandra tersenyum. " Kapan lagi aku bisa berbuat seperti ini pada ketua Gank Rose Black" Sandra tersenyum.


Vella menatap selidik ke arah sahabatnya tapi yang di tatap malah ngecesan.


" Kamu jangan marah dulu itu lihat adikmu jadi satpam mu" kata Sandra menunjuk ke arah Keanu, Vella membalikan tubuhnya.


" Keanu apa yang dilakukannya" Vella terkejut melihat adiknya menghalangi Tirta.


" Kita lihat saja dari sini apakah priamu berhasil membujuk adikmu, sepertinya adikmu sedang kesal pada tuan Tirta aku tak sengaja menceritakannya pada bibi dan Keanu ada disana" kata Sandra senyum.


Plak.


Vella memukul lengan sahabatnya karena menceritakan kejadian di sekolah.


" Kamu tenang saja Keanu tidak tahu siapa dia" kata Sandra, menunjukan jari manisnya, Vella menggelengkan kepalanya.


Vella ikutan Sandra mengintip dari balik dinding karena juga penasaran dengan adiknya, Tirta terus membujuk Keanu agar bisa menemui Vella.


" Gimana esok kakak ajak Keanu ke mall kita busa bermain sepuasnya dan makan eskrim" kata Tirta, Keanu menjadi diam memikirkan ucapan Tirta.


" Kakak, kak Tirta mencarimu" teriak Keanu, meninggalkan Tirta dan Rendi di ruang tamu menuju kamarnya.


Tirta dan Rendi tersenyum bahagia berbeda dengan dua orang yang sedang tadi berada di balik dinding.


" Aku tak percaya Keanu mudah di bujuk hanya karena bermain di mall dan makan es krim" kata Sandra menggelengkan kepalanya, Vella tersenyum dan menemui Tirta di ruang tamu.


Tirta tersenyum melihat Vella datang Sandra menatap tajam pada Rendi sedangkan Rendi hanya bersikap tenang.


" Kak ada apa?. Kenapa kalian datang malam hari? Vella karena Tirta tidak memberi kabar padanya.


" Kakak kesini ingin mengatakan sesuatu" kata Tirta, Vella tetap menunggu Tirta mengatakannya.


" Tadi ketika kakak menjemputmu pihak perusahaan Sanjaya Group datang ke perusahaan, ingin menawarkan kerja sama" kata Tirta.


Vella melepaskan tangannya dari Tirta menjadi terdiam mendengarnya.


" Sayang jika kamu tak ingin kakak menerimanya, kakak akan menolaknya" kata Tirta kembali memeganga tangan Vella.


Vella masih diam tak merespon Tirta membuat lainnya khawatir, Sandra berniat untuk bicara tapi dilarang oleh Rendi.


" Kakak terima saja kerja sama ini" kata Vella dengan yakin, mereka tak menyangka bahwa Vella mengatakan hal ini.


" Sayang, Vella" kata Tirta dan Sandra, Vella menanggukann kepalanya sambil tersenyum.


" Mungkin inilah saatnya aku bertemu dengan mereka dan membalas semuanya, yang mereka perbuat pada mommy dan Keanu yang hampir kehilangan nyawanya" kata Vella dengan sedih.


Tirta memeluk gadisnya yang bersedih dan menghapus air matanya.


" Kakak akan selalu bersamamu menghadapi mereka" kata Tirta. " Vella jangan lupakan kami" kata Sandra dengan senyum.


Bibi datang mengatakan bahwa makanan malam sudah siap.


" Maaf nona makanan malam sudah siap dan tuan muda sudah berada di ruang makan" kata Bibi.


Vella mengajak mereka makan bersama Tirta duduk di samping Vella, Rendi duduk antara Keanu dan Sandra. Mereka menikmati makanan tanpa ada suara.


Setelah makan Tirta pamit tidak lupa dia mencium kening Vella.


" Gadis nakal jangan tidur larut malam" bisik Rendi membuat Sandra tersipu malu, Vella mengucapkan selamat malam dan supir melajukan mobilnya menuju kediaman keluarga Alfahri.