Lady Vella

Lady Vella
Episode 112



Sebuah kamar di hotel Keanu menangis karena kakalnya belum datang bibi dan Sandra berusaha untuk menenangkannya.


" Bibi Keanu ingin bersama kakak, kak Sandra ayo hubungi kak Vella, hiks hiks hiks" Keanu menangis, bibi memeluk Keanu.


Bibi memandang Sandra untuk menghubungi Vella sebenarnya mereka juga khawatir pada Vella yang seharusnya sudah berada di hotel, Sandra menghubungi Vella tapi tidak di angkatnya.


" Bibi gimana nih Vella nggk angkat HPnya" kata Sandra, dengan khawatir. " Kita tunggu sebentar lagi baru kita minta sendi dan Roger mencarinya" kata Bibi, Sandra menanggukan kepalanya.


Mereka menunggu Vella dengan persaan gelisah karena panggilannya tidak di jawab oleh Vella.


Dor


Lengan Vella di tembak oleh Emil Roskargo hingga mengeluarkan darah dan pistol yang dipegangnya terlepas dari tangannya, Vella menahan sakitnya berusaha mengambil pistolnya untuk menembak orang kepercayaan Emil Roskargo menuju hotel.


Dengan tangan gemetaran Vella berusaha untuk menembak orang kepercayaan dari Emil Roskargo.


" Kamu kira aku akan membiarkannya" kata Emil Roskargo, tertawa kembali menembak Vella.


Dor


Emil Roskargo menembak bagian perut Vella hingga Vella mengeluarkan darah dan jatuh di tanah, dengan tengkurap Vella berusaha untuk bangun beriringan dengan batuk berdarah tapi tetap berusaha untuk mencapai senjatanya.


" Hahaha ternyata kamu gadis kuat juga" kata Emil Roskargo, melempar pistol Vella dan meninjak punggunya.


Vella menatapnya dengan amarah yang besar. " Sekarang kau tak dapat berbuat apalagi lihat dirimu sendiri tidak berdaya, ah ya satu lagi putriku yang akan bertunangan dengan tuan muda Alfahri" kata Emil Roskargo, tersenyum penuh dengan kemenangan.


" Ayo pergi dari sini aku tak sabar lagi melihat anak itu minum racun dan mati di hadapan semua orang terutama Yuda Sanjaya" kata Emil Roskargo, meninggalkan Vella sendiri dan menuju hootel.


" Kak Tirta, Keanu maaf" guman Vella, akhirnya tak sadarkan diri.


Kamar hotel


Tirta yang sedang bersiap di bantu oleh Rendi tiba saja perasaannya menjadi tak enak wajah Vella selalu membayanginya.


Rendi melihat Tirta dengan kecemasan segera menghampirinya.


" Tuan muda" panggil Rendi. " Rendi ap as kah sudah ada kabar dari Vella perasaanku menjadi tak tenang" kata Tirta, duduk di sofa ada kegelisahan dari wajahnya.


" Tuan muda jangan cemas nona pasti berada di kamarnya sedang bersiap juga" kata Rendi menenangkan Tirta. Tirta menatap Rendi dan menanggukan kepalanya tapi fikirannya masih tak tenang.


Bibi dan Sandra semakin cemas sudah setengah jam mereka menunggu tapi Vella belum juga menampakan dirinya, Keanu semakin histeris memanggil kakaknya.


" Bibi ini tak benar pasti ada sesuatu aku akan meminta kak Sendi untuk mencarinya" kata Sandra, bibi menanggukan kepalanya.


Sandra keluar kamar dan memanggil Sendi yang berada di luar.


" Kakak Vella velum datang ini sudah 30 menit sebelum acara dimulai, Sandra takut kak terjadi sesuatu yang kita tak harapkan dan Keanu menangis sejak tadi" kata Sandra dengan suara yang serak.


"Kamu disini saja Roger jaga tuan muda aku sendiri yang akan mencari nona muda Sandra temani tuan muda Keanu, ini pasti ada kaitan dengan orang itu" kata Sendi, menghubungi anak buahnya untuk mencari keberadaan Vella secara diam.


Sendi segera menghampiri anak buahnya untuk mencari Vella, Roger meminta Sandra untuk masuk.


Di luar Hotel Emil Roskargo dan anak buahnya sudah mengepung tiap sudut hotel, Emil Roskargo menghubungi Maya kalau mereka berhasil menghabisi Vella.