Lady Vella

Lady Vella
Episode 114



Kedaan menjadi kacau para tamu histeris Rendi dan orangtua Tirta mendekati putrnya menggunakan cahaya HP, Sandra segera menarik Keanu ke belakangnya.


" Rendi cepat periksa apa yang terjadi" kata Tirta. " Jangan" Sandra menghentikan Rendi membuat Tirta dan keluarganya menatapnya.


" Nak kenapa melarang Rendi untuk memeriksanya pasti ini kesalahan dari pihak hotel" kata Daddy Hartawan, Tirta dan Rendi melihat Sandra yang tegang.


" Sandra katakan pada kami apa yang terjadi sebenarnya dan dimana Vella?" Tirta.


" Sebenarnya"


Mereka dikejutkan dengan suara tepuk tangan beriringan dengan lampu kembali menyala.


Prok, prok, prok


Emil Roskargo masuk sambil menepuk tangan diikuti oleh anak buahnya, orang kepercayaannya yang sudah berada di hotel membisikan sesuatu.


" Maaf tuan saya belum sempat memberikannya" bisiknya, Emil Roskargo menepuk punggungnya.


Semua tamu saling berbisik melihat Emil Roskargo masuk dengan anak buahnya di belakang mereka juga ketakutan, Sandra menatap tajam ke arah orang yang baru masuk.


" Beraninya dia datang ke sini" kata Sandra, menatap tajam ke arah Emil Roskargo.


Anak buah Emil membawa kursi untuk bosnya Emil duduk dengan santainya, Maya dan Elsa saling memandang dengan senyuman berbeda dengan Yuda yang terkejut melihat mantan suami istrinya ada disana.


" Maya bukannya itu Emil kenapa dia kemari, apakah dia berbuat masalah dengan keluarga Alfahri?" Yuda.


" Aku tidak tahu mas kami tak pernah bertemu lagi setelah perpisahan kami" kata Maya, dengan tenang agar Yuda tak mencurigainya, Yuda menanggukan kepalanya.


Sandra meminta bibi untuk menjaga Keanu karena dia akan menghadapi orang itu dan tidak lupa meminya Roger menjaganya juga, Sandra mendekati Emil Roskargo tapi di hentikan oleh Rendi.


" Halo tuan muda Alfahri apakah kalian sedang menunggu seorang? " Emil dengan senyum sinis.


" Apakah maksudmu Vella" teriak Sandra, membuat keluarganya terkejut Tirta menatap Sandra kemudian beralih ke Emil Roskargo.


Tirta yang sedang emosi setelah menyadari kalau Vella tak datang ada kaitan dengan orang ini.


" Cepat jelaskan apa maksudmu" teriak Tirta, mencoba untuk mendekati Emil tapi ditahan oleh Rendi.


" Rendi lepaskanku dia harus menjelaskan padaku dimana dia" kata Tirta, menatap tajam ke arah Rendi.


" Tapi tuan kita harus tenang jika tidak kita takkan tahu keberadaan nona sekarang" kata Rendi, menenangkan Tirta yang sedang emosi.


Mommy Mayang menangis dalam pelukan suaminya karena menantunya hilang.


Emil Roskargo berdiri dan merapikan jasnya dia menatap orang di hadapannya dengan senyuman sinis, Emil menggarut alisnya sambil melirik mereka.


" Baiklah akan saya katakan kurasa tidak hanya kalian yang ingin tahu keberadaannya tapi salah satu dari mereka juga berhak tahu" kata Emil.


Emil menghela nafasnya. " Wanita yang kalian cari itu atau calon tunangan tuan muda Alfahri sudah, dor" kata Emil, dengan tertawanya merentangkan tangan dan tertawa.


Entah kenapa Yuda merasakan dadanya sakit dia tak tahu apa yang telah terjadi pada dirinya, Maya dan Elsa tersenyum bahagia karena penghalang mereka telah pergi.


" Bibi apa maksud orang itu, apakah itu kakak? " Keanu, menatap bibi menangis, Bibi menggelengkan kepalanya dan memeluk Keanu.


" Brengsrek apa yang kau katakan, ha" teriak Tirta, melepaskan dirinya dari Rendi dan berlari menghadap Emil tapi langkahnya terhenti oleh anak buanya.


Sandra, Roger, dan Sendi sebenarnya tidak percaya pada yang di katakan oleh Emil tapi ada rasa takut di hati mereka.


" Kak jaga Keanu, Kak Roger kita harus mendapatkan orang itu" kata Sandra, mereka menanggukan kepalanya.


Terjadilah perkelahian antara Tirta dan lainnya dengan pihak Emil Roskargo, para tamu histeris ketakutan meliharnya tapi mereka tidak dapat kabur karena semua pintu telah di kunci oleh anak buah Emil.