
Sudah tujuh tahun lamanya Vella dan Tirta berpisah mereka tidak memberi kabar dalam berbentuk apapun.
Vella Afferina yang sudah berusia tujuh belas tahun tumbuh menjadi gadis yang cantik, dingin, kejam bahkan dia sudah memiliki perusahaan dengan nama VK Group dalam bidang Virus dan anti virus banyak perusahaan bekerja sama dengannya.
Keanu Afferina yang berusia tujuh tahun sudah sehat karena Vella sangat memperhatikan kesembuhan adiknya.
" Kakak dimana" teriak Keanu, pulang dari sekolahnya yang dijemput oleh Sendi. Sendi dipercayakan oleh Vella untuk mengawal adiknya.
" Tuan muda jangan berlarian" kata Bibi. Keanu berhenti dan tersenyum pada bibi yang baru dari dapur.
" Bibi dimana kakakku?" Keanu. bibi tersenyum." Sepertinya tuan muda lupa bahwa nona Vella masih disekolahnya" kata Bibi.
Keanu menepuk keningnya. " lebih baik tuan muda membersihkan diri kemudian makan, makanan sudah bibi siapkan" kata bibi.
Keanu segera memasuki kamarnya di lantai satu memang Vella sengaja kamar Keanu di lantai satu agar adiknya tidak kelelahan dia masih khawatir.
Internasional School.
Vella dan Sandra sudah kelas tiga SMA walaupun mereka masih kelas tiga tapi sangat pintar, sehingga Vella dapat mendirikan sebuah Perusahaan bernama VK Group. Untuk sementara diurus oleh kepercayaannya yaitu Desi yang merupakan anggota gank Rose Black.
" Vella apa yang kamu fikirkan?" Sandra, melihat Vella termenung di taman sekolahnya. Vella memegang kalung pemberian Tirta itu terlihat oleh Sandra.
Sandra mengerti perasaan sahabat sekaligus ketuanya dalam gank Rose Black. " Kamu tenang saja orang itu pasti kembali"kata Sandra.
Vella menatap Sandra dengan sedih. " ini sudah tujuh tahun sandra" kata Vella. " Sudahlah ayo kita ke Perusahaanmu tadi kak Desi menghubungiku katanya ada yang harus kamu tanda tangani" kata Sandra.
Vella hanya ke Perusahaannya sekali karena tidak ada yang mengetahui bahwa dia adalah pemilik sekaligus CEO dari perusahaannya. Perusahaan VK Group baru dua tahun ini berdiri dan dalam waktu kesingkatan itu sudah berkembang bahkan sudah memasuki sepuluh Perusahaan besar di London.
Untuk Cafe dan lainnya yang diberikan oleh mommy tiara diurus oleh orang kepercayaannya. Kakek dan nenek yang mengajarinya sudah meninggal karena sakit yang dideritanya itu membuat Vella sedih.
Setelah menempuh perjalanan selama tiga puluh menit sampailah mereka di Perusahaan VK Group.Vella dan Sandra masih menggunakan pakaian sekolahnya memasuki gedung perusahaan.
Para kartawan memberi hormat pada Vella mereka sangat menghormatinya meski masih muda tapi mereka tidak meragukan kepemimpinan Vella, karena kebanyakan dari karyawannya merupakan anggota Rose Black yang membutuhkan pekerjaan untuk keluarga mereka.
Vella sangat memperhatikan kehidupan anggotanya dan keluarga mereka karena Vella sangatlah menyayangi mereka. Jika anggotanya bekerja dia tidak menolaknya bahkan memberikan kesempatan.
Sandra pergi ke kantin untuk mencari tahu yang terjadi, dia melihat seorang wanita menampar Office girls
" Kak apa yang terjadi disini" kata Sandra pada seorang karyawan. " Nona Sandra. Wanita itu karyawan baru bekerja disini selama seminggu dia bagian admintrasi. Office girls tersebut tidak sengaja menumpahkan air pel pada sepatunya padahal dia yang salah karena sudah diberi tanda dilarang lewat" kata karyawan yang masih menunduk.
" Terimakasih silahkan dilanjutkan kegiatannya" kata Sandra kemudian menceritakannya pada Vella. " Suruh mereka ke ruanganku dan minta kak Desi juga masuk" kata Vella.
" Baik bos sepertinya ini akan menjadi hari yang berat" kata Sandra. Vella hanya tersenyum dan langsung ke ruangannya.
Taklama Sandra dan Desi memasuki ruangan Vella. " Dimana mereka?" Vella, tanpa menatap keduanya karena membaca CV wanita yang menyebabkan keributan di kantin.
Sebelum Desi menjawab wanita itu dan OG pun masuk. " Nona Desi mengapa anda memanggil saya dengan dia pula" kata Wanita itu dengan sombongnya.
Vella tersenyum sinis itu terlihat oleh Sandra, dia hanya menghela nafasnya. " Kak Desi katakan padanya hari ini dia di pecat " kata Vella degan tegasnya.
Wanita itu tertawa melihat penampilan Vella yang masih menggunakan pakaian sekolahnya, sedangkan OG yang menengal Vella hanya tertunduk takut.
" Apa yang kau tertawakan Ha" tekan Desi. " Nona ini lucu sekali dia masih kecil siapa dia yang berani memecatku" kata Wanita itu.
Vella mendekatinya dan berbisik sesuatu yang membuatnya gemetaran." Aku adalah pemilik sekaligus CEO dari perusahaan tempatmu bekerja, sekarang kamu di pecat karena telah membuat keributan dikantorku" tekan Vella.
Seketika wanita itu lari ketakutan mendengar perkataan Vella. " Nona maafkan saya ini salah saya, jangan memecat saya " kata OG.
" Siapa yang memecatmu sekarang tugasmu hanya membersihkan ruanganku dan keperluanku ketika disini" kata Vella.
" Terima kasih nona" kata OG ." Kak siapa namamu?" Sandra. " Saya Ela, nona" katanya.
" Baiklah sulahkan dilanjutkan pekerjaanmu, kak tolong di urus disini kami pulang dulu" kata Vella. Desi menanggukan kepalanya.
Tanpa disadari wanita yang dipecat melihat mereka keluar dari Perusahaan dengan tatapan benci." Tunggu saja pembalasanku, aku Ratu tidak terima perlakukan seperti ini.
Melihat Vella dan Sandra memasuki dalam mobil dengan kebencian yang besar.