
Tirta dan Rendi sudah sampai di perusahaan VK Group, mereka disambut oleh resepsionis.
" Selamat datang tuan apa ada yang bisa kami bantu? " resepsionis.
" Kami dari Alfahri Group ingin bertemu pimpinan perusahaan kalian atau wakilnya" kata Rendi.
" Tunggu sebentar tuan kami hubungi nona Desi dulu, kebetulan CEO kami tak datang hari ini" kata resepsionis. Tirta dan Rendi menanggukan kepalanya .
" Silahkan tuan nona Desi menunggu kalian di ruangannya, mari saya antar tuan" kata resepsionis. Tirta dan Rebdi menanggukan kepalanya.
Semua karyawan berbisik melihat kedatangan Tirta yang merupakan pimpinan Perusahaan Alfahri yang merupakan perusahaan no 1 di negara mereka.
" Saya tak menyangka dapat melihat CEO perusahaan Alfahri secaea langsung, tapi untuk apa mereka kesini" kata karyawan 1.
" Pasti untuk bekerja sama dengan perusahaan kita" karyawan 2. Sebagian karyawan tang disini merupakan anak buah Vella di Rose Black tentu sudah mengetahui hubungan Vella antara Tirta, lain dengan karyawan lainnya.
Mereka menaiki life menuju ruangan Desi. " Bu Desi tuan Tirta dan tuan Rebdi sudah datang" kata resepsionis. " Oh terima kasih kamu silahkan kembali" kata Desi.
Resepsionis kembali ke tempatnya. " Tuan mari Bu Laura sudah menunggu di ruangannya" kata Desi.
tok, tok, tok
" Masuk" Laura sedang memeriksa berkas yang diberikan oleh Desi.
" Bu, tuan Tirta dari perusahaan Alfahri sudah datang" kata Desi.
" Suruh mereka masuk" Desi menutup berkasnya dan tersenyum melihat Tirta dan Rendiasuk ke ruangannya.
" Selamat datang tuan silahkan duduk" Laura mempersilahkan mereka duduk di sofa. Laura meminta Desi untuk mempersiapkan minuman.
" Maaf bu apa kami bisa bertemu dengan pimpinan kalian" kata Rend. Laura tersenyum. " Kami mohin maaf tuan hari ini pimpinan kami tidak masuk ke kantor, dia sudah meminta saya untuk menemui kalian untuk mengurus kerja sama kita" kata Laura dengan senyum.
Tirta dan Rendi hanya menanggukan kep as lanya, mereka juga mendapat kabar kalau ingin bertemu pimpinan dari VK Group sangatlah sulit, kebanyakan para klien hanya bertemu dengan Laura atau Desi membahas pekerjaan.
Laura membacanya dengan teliti agar tidak terjadi kesalahan sedangkan Tirta dan Rendi menunggu Laura menyelesaikan membacanya.
" Baiklah tuan nanti saya bicarakan dengan pimpinan kami dan lainnya soal kerja sama ini, nanri akan kami beritahu pada tuan Rendi selanjutnya " kata Laura.
" Baiklah bu terima kasih atas pertemuannya" kata Rendi. mereka saling bersalaman kemudian Tirta dan Rendi pamit karena harus kembali ke perusahaan Alfahri Group.
" Sebaiknya aku kirim salin surat kerja sama ini ke nona Vella melalui email" kata Laura.
Kediaman Vella
Vella berada di ruang kerjanya sedang memeriksa laporan Cafe yang dikirim oleh manager. Taklama email baru masuk dari Laura.
" Sepertinya ini laporan pertemuan dengan kak Tirta" kata Vella. Vella membuka email dari Laura dan membacanya.
" Vella tersenyum melihat surat kerja sama yang diberikan oleh Tirta.
" Aku hubungi kak Laura agar menerima kerja sama ini dan diadakan pertemuan dengan kak Tirta seminggu lagi" guman Vella.
Vella menghubungi Laura bahwa kerja sama yang ditawar oleh Tirta diterima dan seminggu dari diadakan pertemuan.
Kemudian Vella melanjutkan pekerjaannya memeriksa laporan dari usaha lainnya.
Perusahaan Alfahri Group.
Tirta dan Rendi sudah kembali dari perusahaan VK Group untuk menawarkan kerja sama dan sekarang mereka sedang menunggu jawaban dari pihak perusahaan VK Group.
Tok, tok, tok
" Masuk" sahut Tirta. Masuklah sekretaris Tirta memberi kabar.
" Tuan tadi pihak perusahaan VK Group memberi kabar bahwa seminggu lagi meminta tuan untuk menghadiri rapat membahas kerja sama" kata sekretaris. Tirta dan Rendi merasa bahagia karena kerjasama yang ditawarnya pada perusahaan VK Group di terima.