Just For Escape

Just For Escape
Bab 86



Enzo masih berkutat dengan beberapa berkas di mejanya, ia melirik arlojinya dan ternyata sudah hampir jam makan siang


Enzo kembali memandang tumpukan berkas yang belum selesai ia kerjakan


Heum... pantas saja perutku sudah terasa lapar, Mega masak apa ya buat makan siang ku ?


Gumam Enzo sambil tersenyum sendiri mengingat hari harinya bersama Mega


Memang sudah satu bulan belakangan ini Mega selalu membawakan makan siang untuk Enzo ke kantornya sekalian ia menjemput Arell


Enzo memang memberi pasilitas mobil buat Mega agar mudah mengantar dan menjemput Arell atau jika ia ada keperluan lain


Setiap pagi Enzo mengantarkan Arell ke sekolah dan nanti Mega yang akan menjemputnya


Tapi kadang Enzo tidak sempat mengantarkan Arell karena kesibukannya yang membuat ia harus berangkat lebih awal


Awalnya Mega menolak ia merasa terlalu berlebihan jika Enzo memberinya sebuah mobil, Mega merasa masih cukup nyaman menggunakan taxi


Tapi Enzo memberikan alasan yang masuk akal apalagi jika menyangkut Arell Mega tidak bisa menolaknya


Ketika Arell dan Enzo sudah berangkat Mega langsung membantu bi Ratmi beres-beres dan memasak makan siang yang akan ia antarkan ke kantor Enzo setelah ia menjemput Arell dari sekolahnya


Seperti saat ini, Mega nampak menuntun Arell sambil membawa tas berisi makan siang untuk Enzo


Mega dan Arell menaiki lift menuju lantai lima belas dimana kantor Enzo berada


Karena perusahaan Enzo masih terbilang kecil jadi Enzo hanya menyewa dua lantai di sebuah gedung perkantoran


Arell dan Mega tengah tertawa, entah apa yang mereka bicarakan sambil bergandengan tangan mereka keluar dari lift


Beberapa karyawan yang kebetulan berpapasan menyapa Mega dan Arell dan mereka pun menjawabnya dengan ramah


Enzo memang tidak mengenalkan Mega secara langsung tapi semua karyawan nya menduga jika Mega adalah istri Enzo karena mereka mendengar Arell memanggilnya mommy


Awalnya Mega merasa risi ketika Arell meminta izin memanggil nya mommy, tapi Mega pun tidak bisa menolaknya ketika suatu hari saat ia menjemput Arell ia melihat Arell tengah menangis sambil duduk di bawah pohon tempat favorit nya


Flashback on


Mega mencari keberadaan Arell yang tidak di lihatnya di dalam kelas


Mega merasa khawatir lalu Mega pun menghampiri salah satu guru yang masih menunggui anak-anak yang belum dijemput


" Permisi Miss apa anda melihat Arell ?!"


" Oh iya tadi Arell izin ke toilet !" jawab guru itu sambil menunjukan letak toiletnya


Mega pun menuju tempat yang di tunjukan oleh guru tadi tapi ternyata Arell tidak ada di sana


Dan ketika Mega hendak menuju ruang guru Mega melihat Enzo yang tengah duduk di bawah pohon rindang dengan kepala menunduk


Mega langsung menghampiri Arell sambil memanggil nya


" Arell !!... kenapa tidak tunggu Tante di kelas ?!"


Mendengar suara Mega Arell pun langsung membalik kan badannya dan seketika Mega terdiam melihat wajah Arell yang sembab


" Arell kau kenapa sayang ?!" tanya Mega lalu menghampiri Arell dan memeluknya


Bukannya menjawab tangis Arell malah semakin kencang


Mega pun kebingungan ia memeriksa tubuh Arell takutnya Arell terluka, tapi tidak ada satupun luka di tubuh Arell lalu Mega pun memeriksa dahi Arell takutnya ia demam tapi Arell sehat-sehat saja


Mega berjongkok mensejajarkan tubuhnya dengan Arell lalu dengan lembut Mega mengusap kepala Arell sambil bertanya


" Kesayangan Tante kenapa, ada yang nakalin Arell heum ?!"


Arell langsung mengangguk kan kepalanya sambil terisak


" Coba cerita sama Tante kenapa mereka nakalin Arell ?!" tanya Mega lagi


Arell menarik napas dalam beberapa kali berusaha meredakan isaknya lalu menatap Mega sejenak kemudian Arell menundukkan kepalanya sambil memainkan jari-jari tangannya


" Heum....heumm....temen Arell bilang kalau Arell gak punya mommy soalnya Arell nakal, jadi gak ada yang mau jadi mommy nya Arell ?!" terang Arell dan kembali terisak


Mendengar penuturan Arell seketika Mega langsung memeluk Arell dan mengusap kepalanya, Mega tidak menyangka jika Arell mengalami hal semacam itu


" Arell boleh kok panggil Tante mommy kalau Arell mau !" bisik Mega di telinga Arell


Mendengar ucapan Mega seketika Arell melepaskan pelukannya dan menatap Mega seolah tidak percaya dengan apa yang didengarnya


Mega menganggukkan kepalanya sambil tersenyum dan mengelus kepala Arell, sedangkan Arell membelalakkan matanya dengan mulut terbuka tidak menyangka jika akhirnya ia bisa mempunyai mommy


Besoknya Mega sengaja datang lebih awal lalu bergabung dengan beberapa wanita yang juga akan menjemput anak mereka


Beberapa ibu terlihat memperhatikan nya sambil bisik -bisik dan salah satu dari mereka mendekati nya dan menyapanya


" Permisi, mau jemput siapa Jeng ?!" sapa ibu itu sambil memperhatikan penampilan Mega


" Oh..iya..saya mau jemput Arell !" jawab Mega sambil tersenyum ramah


" Oh...Arell yang di kelas A ya ?!


" Betul Bu !" kembali Mega menjawab pertanyaan ibu tadi


" Maaf ya Jeng kalau boleh tau, jeng ini siapa nya Arell ?!" kembali ibu tadi bertanya


" Oh kenalkan saya Mega mommy nya Arell !" jawab Mega sambil mengulurkan tangannya mengajak ibu tadi bersalaman


Ibu itu langsung menerima uluran tangan Mega sambil menatap Mega seolah tidak percaya karena wajah Mega yang terlihat masih belia


Dan Mega pun seolah mengerti dengan apa yang dipikirkan ibu itu


" Saya ibu sambung nya Arell !"


Dan ibu itu pun hanya tersenyum canggung lalu pamit meninggalkan Mega yang kembali fokus menatap pintu kelas Arell


Tidak lama kemudian pintu kelas pun terbuka dan seorang guru berdiri diambang pintu dan tidak lama kemudian terlihat satu persatu anak-anak keluar dari ruang kelas sambil membawa tas mereka


Para ibu yang tadi berkerumun mulai menghampiri anak-anaknya yang berlari mendekat ke arah mereka


Mega melihat ke arah pintu mencari keberadaan Arell yang belum dilihatnya dan tidak lama kemudian nampak Arell juga yang sepertinya sedang mencarinya


Begitu pandangan mereka bertemu seketika Arell berteriak kegirangan


" Mommy.... mommy...udah datang !" teriak Arell sambil menghambur ke pelukan Mega


Mega pun membalas pelukan Arell lalu tanpa perduli pada sebagian ibu yang terlihat kasak kusuk sambil melirik ke arah mereka, Mega mengajak Arell menuju parkiran


" Ayo sayang kita ketempat Daddy, kasian Daddy udah kelaperan !" ajak Mega sambil menggandeng lengan Arell yang tersenyum bahagia


Flashback off


" Selamat siang Bu Maya Daddy aku ada ?!" tanya Arell pada Maya yang sedang fokus pada layar komputer nya


" Eh Arell, ada sayang kayaknya udah nungguin tuh !" jawab Maya sambil tersenyum


" Oke..makasih ya Bu Maya Arell masuk dulu !"


Tanpa menunggu jawaban dari Maya Arell langsung membuka pintu kantor Enzo


Mega yang berdiri di belakang Enzo pun hanya tersenyum, Mega lalu mengambil sebuah kotak dan diletakan di meja Maya


" Kesukaan ibu !" ucap Mega singkat


" Aaihh..kamu tau aja aku gak bawa bekal !" jawab Maya sambil membuka kotak dari Mega


" Tau lah kan tadi pagi ibu bikin status ' kesiangan' jadi Mega langsung peka kalau ibu minta di bawain makan siang !" sahut Mega


" Kamu memang sangat pengertian !" jawab Maya tanpa sungkan sama sekali


Sedangkan Mega hanya tersenyum sambil berlalu memasuki ruangan Enzo


Arell duduk di pangkuan Enzo yang sudah berpindah ke sofa


Sepertinya Arell sedang menceritakan kegiatannya di sekolah tadi


Mega lalu duduk di samping Enzo dan meletakan makan siang nya di atas meja


" Makan sekarang ?!" tanya Mega sambil menatap Enzo dan Arell


" Boleh !" jawab Enzo sambil menurunkan Arell agar duduk di sampingnya


Mega lalu menyiapkan piring dan gelas minum Enzo, lalu Mega pun menyiapkan makan untuk Arell dan dirinya


Karena hari ini menunya ikan, dengan telaten Mega menyingkirkan semua duri dari ikan yang ada di piring Arell agar Arell mudah memakannya


Enzo memperhatikan apa yang Mega lakukan, dan ia pun semakin yakin jika kali ini pilihannya tepat