Just For Escape

Just For Escape
Bab 12



Ruang aula nampak riuh begitu Kei memberikan sambutan sebagai pimpinan baru


Para wanita yang sedari awal penasaran terlihat begitu antusias melihat penampilan Kei yang tanpa cela


Mereka bahkan mengabadikan nya melalui jepretan ponsel mereka hingga membuat Kei sedikit terganggu


Tapi Kei berusaha untuk menahan kekesalan nya mengingat jika ia baru saja menggantikan posisi ayahnya


Lalu acara dilanjutkan dengan mengenalkan para manager dan beberapa staf yang akan membantu pekerjaan Kei nanti


Dan tidak berapa lama acara pun berakhir di waktu jam makan siang


Gita berjalan menuju kantin untuk makan siang karna kebetulan Gita hanya seorang adm jadi tidak mengikuti acara di aula office


Gita duduk dengan teman satu bagian nya dan tidak jauh dari mejanya beberapa staf wanita sedang membicarakan tentang bos baru mereka


" Aaihh cakep bener ya bos baru kita , kayaknya tambah semangat kerja nih !" ucap salah satu wanita


" Mulai sekarang aku bakalan rajin perawatan !" ucap wanita kedua


" Aku juga mau merubah penampilan biar si bos terpesona !" jawab wanita ketiga


" Kamu sudah tau bos baru kita ?" tanya Dedi pada Gita


" Belum, aku kan enggak ikut !" jawab Gita


" Emang kamu gak penasaran?"


" Nanti juga pasti ketemu apalagi sebentar lagi waktunya meeting laporan bulanan !" jawab Gita


" Oh iya...mudah-mudahan gak ada masalah ya denger-denger selain ganteng bos kita terkenal galak !" jawab Dedi


Mendengar jawaban Dedi membuat Gita sedikit khawatir, Gita takut jika ia di anggap tidak bisa kerja lalu di pecat sedangkan ia sangat butuh pekerjaan itu


" Kayaknya aku harus periksa lagi laporan bulanan ku jangan sampai ada kesalahan !" jawab Gita


Tidak lama kemudian mereka pun menyudahi istirahat nya dan kembali ke ruangan kerja mereka


Gita menyerahkan berkas laporan bulanan nya kepada pak Wisnu setelah dikoreksi beberapa kali dan yakin jika tidak ada kesalahan


Pak Wisnu pun kemudian menuju ruangan manager nya yang bernama Pak Hardy untuk menyerahkan laporan bulanan nya


" Ini pak laporan bulan nya !"


" Seperti biasa laporan mu selalu paling pertama selesai dibandingkan dengan laporan dari bagian logistik !" ucap pak Hardy


" Bukan apa- apa pak biar kalau ada kesalahan masih ada waktu untuk diperbaiki !" jawab pak Wisnu


" Betul Wisnu, apalagi ini laporan pertama kita dengan bos baru jangan sampai ada kesalahan !"


" Iya pak kalau begitu saya permisi !" jawab pak Wisnu


Tidak lama setelah pak Wisnu keluar ruangan nya pak Hardy pun membawa laporan dari anak buahnya menuju ruang meeting di office depan


Dalam perjalanan pak Hardy pun bertemu dengan manager lain nya yang bertujuan sama dengan pak Hardy menuju office depan


Kei duduk di kursi paling ujung dikelilingi oleh para manager nya yang terlihat sedikit tegang


Kei sedang memeriksa laporan dari bagian gudang dan bagian produksi dimana hasilnya harus sinkron antara hasil produksi dengan barang yang masuk ke gudang di tambah sisa bulan lalu


Tiba tiba alis Kei terlihat berkerut menandakan ia sedang berfikir dan tidak lama kemudian Kei mengangkat kepalanya memandang para manager yang terlihat semakin tegang


" Pak Hardy Pak Heru sepertinya ada kesalahan dalam laporan kalian !" ucap Kei sambil memandang kedua manager itu yang nampak pucat


Pak Hardy dan pak Heru pun berdiri lalu berjalan mendekat ke arah Kei


" Coba kalian bandingkan hasil dari bagian produksi dengan stok barang di gudang apakah betul seperti itu !" ucap Kei sambil menyerahkan map laporan mereka


Terlihat sebuah lingkaran besar menggunakan tinta hitam pada jumlah total produksi di mana hasil produksi dan yang di terima gudang ternyata lebih banyak


" Jadi seperti nya ketika barang itu di kirim ke gudang mereka kawin dan ber anak-pinak !" ucap Kei kesal


Manager yang lain nampak kasak kusuk dengan teman sebelahnya


Sedangkan pak Hardy dan pak Heru nampak pucat melihat hasil laporan mereka yang ternyata memiliki kesalahan yang fatal


Karna tidak mungkin jika produksi hanya seribu tapi ketika sampai di gudang jadi dua ribu


Mereka harus mencari kesalahan nya di mana hingga terjadi masalah yang seperti ini


" Kalian selesaikan masalah itu dan harus selesai hari ini juga !" ucap Kei sambil berdiri lalu meninggalkan ruang meeting


Pak Hardy dan pak Heru bergegas meninggalkan ruangan itu di susul rekan nya yang lain yang juga harap-harap cemas takut jika laporan mereka juga memiliki kesalahan yang tidak mereka sadari


Pak Wisnu nampak pucat setelah keluar dari ruangan pak Hardy dan bergegas memanggil Gita dan Dedi


" Gita apa laporan yang kamu serahkan pada saya tadi pagi itu sudah kamu koreksi ?" tanya pak Wisnu


" Sudah pak ! saya cocokan dengan laporan transfer barang yang Dedi kirim ke saya setiap harinya !" jawab Gita yakin


" Kamu sudah betul menghitung jumlah barang yang di kirim ke gudang dari bagian finishing ?" tanya pak Wisnu pada Dedi


" Sudah pak dan ini ada tanda tangan tiga kepala regu dari tiga shif ?" jawab Dedi


" Sekarang ambil semua berkas laporan bulan kemarin dan cek satu-satu saya akan ke bagian produksi !" ucap pak Wisnu sambil beranjak dari ruangan nya di ikuti Gita dan Dedi


Pak Wisnu pun terlihat tegang mendengar kesalahan yang terdapat dalam laporan nya


Karna untuk pertama kalinya ia melakukan kesalahan dimana laporan itu sudah sampai ke tangan pimpinan perusahaan


" Duh weekend malah lembur !" gerutu Dedi sambil melihat jam yang sudah bergerak ke angka tujuh


" Sabar...mau gimana lagi !" jawab Gita tanpa mengalihkan pandangan matanya pada layar monitor


Tiba-tiba pak Wisnu masuk dengan wajah kusut dan terlihat lelah


" Sepertinya kita harus ngumpul di ruang produksi agar koordinasi nya mudah !" perintah pak Wisnu pada Gita dan Dedi


" Maksud bapak kita pindah ke ruang produksi ? terus komputer nya juga di bawa ke sana ?" tanya Gita


" Iya, sepertinya masalah bukan dari bagian kita tapi dari bagian produksi tapi berimbas pada kita !" ucap pak Wisnu


" Baik pak sebentar saya bantu Gita bawa komputer nya ke ruang produksi !" jawab Dedi


Gita dan Dedi pun bergegas menuju ruang adm produksi dimana sudah berkumpul beberapa orang yang nampak serius memeriksa berkas laporan


Gita mengedarkan pandangan nya pada sekeliling ruangan seperti mencari seseorang


" Cari siapa ?" tanya Dedi


" Mbak Wina kok gak ada ya ?" tanya Gita menanyakan adm produksi yang dikenalnya


" Kebetulan mbak Wina lagi cuti dua hari makanya kita agak kesusahan karna mbak Wina yang tau soal semua laporan dari bagian produksi !" jawab kepala bagian produksi


Gita pun hanya mengangguk kan kepalanya lalu Gita dan Dedi bergabung dengan mereka memeriksa berkas satu bulan kemarin


Kei nampak terkejut melihat dari kaca ruangan seorang wanita yang terlihat serius didepan layar monitornya di ruang produksi


Perempuan itu ada di sini ? ternyata dunia begitu sempit


Gumam Kei dalam hati sambil berjalan mendekati ruang produksi tanpa mereka sadari jika Kei sudah berada di depan pintu