Just For Escape

Just For Escape
Bab 14



sementara itu di dalam mobil jemputan Dedi dan kawan kawan nya nampak sedang bergosip ria membicarakan kejadian tadi di ruang adm produksi


" Mas No kayaknya bos baru kita naksir si Gita ya !" ucap Dedi pada Tikno


" Tau dari mana ?" tanya Tikno


" Lah itu buktinya si Gita dipakein bajunya si bos !" jawab Dedi


" Iya juga ya, padahal baju si Gita bagus ya kita jadi ada pemandangan !" jawab Tikno sambil nyengir kuda


" Kayaknya bos cemburu sama kita !" jawab Dedi


" Tapi bahaya juga kalo bos cemburu bisa-bisa kita di pecat !"


" Betul juga mas waduuhh...bisa berabe !" jawab Dedi cemas


Sementara itu orang yang mereka bicarakan nampak duduk dengan kikuk di dalam mobil mewah Kei yang terlihat santai mengemudikan mobilnya


Gita beberapa kali menguap karna waktu hampir mendekati pukul satu dini hari


Tidak berapa lama nampak hujan hujan disertai petir menemani perjalanan mereka yang membuat Kei harus mengurangi kecepatan mobilnya


Gita terlihat gelisah melihat hujan yang begitu besar


Dan Gita pun semakin mengeratkan kedua tangan nya di dada untuk mengusir hawa yang terasa semakin dingin


Tiba-tiba Kei menghentikan laju mobilnya hingga membuat Gita bertanya-tanya


" Sepertinya ada kecelakaan di depan !" ucap Kei sambil memandang ke depan


Gita yang mendengar ucapan Kei pun mengalihkan pandangan nya ke arah depan dimana terlihat antrian panjang mobil yang mengular dan beberapa petugas sibuk mengatur lalu lintas di bawah guyuran hujan


Tanpa menunggu reaksi Gita, Kei langsung memutar balik mobilnya agar tidak terjebak dalam kemacetan


Kei menyalakan GPS nya menuju alamat rumah Gita karna belum hapal jalan lalu kembali menjalankan mobilnya sesuai petunjuk GPS


Kei melihat sepintas ke arah Gita yang duduk disebelahnya dan ternyata Gita sudah terkulai dengan posisi kepala menoleh ke arah Kei


Pantas saja tidak ada suaranya ternyata dia sudah pulas


Gumam Kei sambil menghentikan mobilnya di pinggir jalan


Kei membuka jas nya untuk menutupi tubuh Gita agar lebih hangat dan Kei juga mengecilkan temperatur AC mobil nya agar ia tidak terlalu kedinginan


Kei pun mengatur posisi jok yang di duduki Gita lebih landai agar Gita lebih nyaman


Kei kembali melajukan mobilnya ke alamat rumah Gita hingga akhirnya Kei menghentikan mobilnya di depan sebuah minimarket yang masih buka


Kei membeli secangkir kopi dan beberapa roti untuk mengganjal perutnya yang terasa lapar


Terlihat dari luar Gita masih tertidur pulas dan Kei pun merasa kasihan untuk membangunkan Gita yang terlihat kelelahan


Setelah menghabiskan kopinya Kei kembali memasuki mobilnya lalu duduk sambil memainkan ponselnya


Tidak lama Kei pun memundurkan kursinya dan mengatur posisi sandaran nya lalu ikut memejamkan mata di samping Gita


Gita terkejut ketika mendengar suara alarm dari ponselnya lalu segera mematikan nya dan lebih terkejut lagi ketika menyadari dimana ia berada


Gita melihat sekeliling dan terlihat Kei yang tertidur di samping nya sambil melipat kedua tangan nya di dada


Dan Gita pun menyadari jika ia berselimut kan jas Kei yang sudah melorot ke pangkuan nya ketika ia terbangun


Ya ampun aku tertidur di mobilnya tuan Kei aku malu sekali, apa yang harus aku lakukan


Gumam Gita dalam hati dengan bingung antara diam saja atau membangunkan Kei


" Tuan...tuan !" panggil Gita sambil mengguncang lengan Kei pelan


Kei tersentak lalu mengerjapkan matanya berusaha mengumpulkan kesadaran nya


Kei melihat arloji nya dan sudah jam lima pagi


Kei membenahi jok nya ke posisi semula tanpa bicara apapun hingga membuat Gita salah tingkah


" Dimana rumah mu ?!" tanya Kei tanpa menjawab pertanyaan Gita


" Di sana tuan !" tunjuk Gita pada rumah berpagar tinggi tepat di sebrang minimarket


Kei pun menyalakan mobil nya menuju halaman rumah yang ditunjuk oleh Gita


Kei memarkirkan mobilnya lalu turun dari mobilnya membuat Gita heran


" Aku ikut ke kamar mandi sebentar !" ucap Kei seperti menjawab rasa heran yang terlihat jelas di wajah Gita


" Oh iya tuan ..mari !" jawab Gita sambil berjalan lebih dulu menuju kamar kost nya


Kei memandang ke sekeliling kost an Gita sambil berjalan menaiki tangga


Gita segera membuka pintu kamar kost nya dan mempersilahkan Kei masuk


" Silahkan tuan , maaf saya tinggal sebentar !" ucap Gita sambil berjalan ke dalam untuk menyiapkan handuk untuk Kei


" Mari tuan !" ajak Gita sambil membawa handuk bersih dari lemarinya


Kei pun mengikuti Gita hingga ke depan kamar mandi lalu Gita menyerahkan handuk ke tangan Kei


Gita segera membuat secangkir teh dan membuat sandwich untuk sarapan Kei dengan harapan Kei menyukainya


Setelah beberapa saat Kei keluar dari kamar mandi dan terlihat lebih segar


Kei memandang tempat tidur Gita yang rapih ketika hendak menuju ruang depan


Dimana Gita sedang menyajikan secangkir teh dan dua buah sandwich di atas piring kecil di atas karpet yang barusan ia gelar


" Silahkan tuan semoga tuan menyukainya !" ucap Gita sambil mendekatkan teh dan sandwich ke hadapan Kei yang duduk bersila dihadapan Gita


" Terima kasih !" ucap Kei lalu tanpa banyak bicara Kei pun menyantap sarapan yang di sajikan Gita


" Maaf tuan saya tinggal kebelakang !" ucap Gita sambil beranjak menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang terasa lengket


Gita segera kembali ke ruang depan dimana Kei telah menghabiskan sarapan nya


" Sebaiknya saya pulang sekarang dan terima kasih sarapan nya !" ucap Kei sambil berdiri


" Sama-sama tuan !" jawab Gita sambil membungkuk kan badan nya


Lalu Kei pun keluar dari kamar kost an Gita di ikuti oleh Gita yang berjalan dibelakang nya


" Saya permisi dulu !" ucap Kei di depan kamar Gita


" Silahkan tuan !" jawab Gita


Lalu Kei berjalan menuju mobilnya yang diparkir di halaman


Kei pun menjalankan mobilnya keluar dari halaman kost an Gita menuju apartemen nya


Kei membuka pintu apartemen nya sambil menenteng jas yang tadi dipakai menyelimuti Gita


Kei hendak melemparkan jas itu ke keranjang cucian ketika tanpa sadar Kei mencium jas tersebut dimana aroma Gita menempel di sana


Kei menghirup jas itu berkali - kali seperti kecanduan dengan aroma Gita yang menempel pada jas nya


Hingga akhirnya Kei urung melemparkan jas itu ke keranjang cucian tapi Kei malah melemparkan jas itu ke atas tempat tidurnya


Kei merebahkan tubuh nya di tempat tidur setelah mengganti pakaian nya dengan kaos oblong dan celana pendek


Kei kembali memeluk jas dengan aroma Gita itu dan dalam sekejap terdengar dengkuran halus dari mulutnya


Sementara itu Gita terlihat sedang mencuci kemeja Kei yang semalam ia pakai


Aku harus mencucinya dengan bersih jangan sampai aroma ku tertinggal di kemeja ini


Gumam Gita sambil merendam kemeja itu dalam cairan pewangi