Just For Escape

Just For Escape
Bab 19



Gita terlihat sudah berganti pakaian dengan yang ia pakai waktu menghadiri acara di kafe tadi


Wajah Gita terlihat lelah tapi terlihat senyum kepuasan tersungging disana ketika ia dan crew menghitung hasil saweran yang ia dapat


Beberapa orang bahkan sangat bersyukur sekali ketika mendapat kan uang bagian saweran yang di bagikan oleh MC sebagai ketua


" Coba setiap malam kita dapat saweran kayak gini cepet kaya kita !" ucap crew lighting


" Iya ya...cuma sayang neng geulis itu bukan penari tetap, cuma gantiin si Mona yang lagi sakit !" jawab rekan nya


Sementara Gita sudah bersiap hendak pulang karna waktu pentas nya sudah berakhir


" Permisi semua nya saya pulang duluan ya !" sapa Gita sambil melambaikan tangan nya


" Oh iya... hati-hati neng !" jawab salah seorang pria


Lalu Gita pun berjalan lewat pintu belakang night club yang terhubung ke parkiran dimana sebuah mobil online sudah menunggunya


" Maaf nunggu lama ya bang !" ucap Gita setelah duduk di jok depan mobil pesanan nya


" Enggak apa-apa mbak !" jawab sang supir sambil mengemudi kan mobilnya ke luar dari area night club


" Kok sudah pulang mbak ?" tanya supir sambil melirik arlojinya


" Iya bang kebetulan kerjaan saya sudah beres !" jawab Gita


" Oh !" jawab sopir itu singkat


Si sopir pun hanya bisa merasa kasihan melihat gadis secantik Gita yang harus bekerja di club malam


Tapi ia pun tidak bisa menghakimi karna setiap orang punya alasan sendiri atas pilihan nya


Tidak berapa lama mobil yang di tumpangi Gita sampai di depan kost an nya


" Makasih ya bang !" ucap Gita setelah turun dari mobil tersebut


" Bintang lima ya mbak !" pinta si supir


" Sip !" jawab Gita sambil mengacungkan jempolnya


Gita bergegas ke kamar mandi untuk mencuci muka dan membersihkan wajahnya dari sisa make up


Setelah berganti pakaian dengan baju tidurnya Gita mengambil tas kecil nya lalu mengeluarkan sejumlah uang hasil saweran nya tadi


Gita tersenyum sambil menghitung uang dalam genggaman nya yang lumayan banyak lalu menyimpan nya di tempat rahasia agar besok bisa ia setorkan ke dalam rekening nya


Gita merebahkan tubuhnya dan tiba-tiba Gita teringat kejadian tadi ketika ia menari


Gita tidak menyangka jika ia harus kembali berhadapan dengan bos nya dan beberapa atasan yang ia kenal


Gita hanya berharap jika mereka tidak mengenalinya karna jika sampai mereka tau pekerjaan sampingan nya mungkin Gita akan dipandang sebelah mata


Gita pun berusaha memejamkan matanya agar bisa segera beristirahat


Sementara itu seorang lelaki berusia sekitar empat puluh tahun nampak sedang berbicara dengan manager night club tempat Gita pentas tadi


" Maaf tuan sebenarnya saya hanya tau nama panggung nya saja !" jawab si manager


" Apa dia baru pertama kali pentas di sini ?" tanya pria bernam Adam itu


" Iya tuan, Miss lily penari freelance dan ia baru pertama kali menari di sini tapi tidak tau dengan club lain !" jawab si manager


" Apa kamu punya no ponselnya ?" tanya Adam penasaran


" Ada tuan sebentar !" jawab si manager sambil mengambil ponselnya


Setelah mendapatkan apa yang ia inginkan Adam pun meninggalkan night club tersebut menuju parkiran dimana seorang pria seusianya tengah duduk sambil sesekali memainkan ponselnya


" Bagaimana ?!" tanya pria yang bernama tuan Rey itu setelah Adam duduk di samping nya


" Saya mendapatkan nomor ponselnya saja tuan !" jawab Adam sambil menyerahkan nomor yang ia dapat dari manager club malam itu pada atasan nya


" Apa kamu sudah mencoba menghubunginya ?" tanya Rey


" Belum tuan !" jawab Adam


Lalu seperti mengerti keinginan tuan nya Adam pun menyuruh supir untuk segera menuju kediaman tuan Rey


Aku harus segera mengetahui identitas nya, ia sangat mirip dengan Shinta


Gumam Rey sambil memandang wajah Gita yang sedang menari


Rey memasuki rumah mewah nya di ikuti oleh assisten nya Adam


Mereka di sambut oleh seorang pelayan pria yang setia menanti kepulangan majikan nya


" Kenapa belum tidur pak ini sudah hampir pagi !" tegur Rey pada pria yang membukakan pintu untuknya


" Saya menunggu anda tuan !" jawab pelayan itu sambil tersenyum


" Aku bukan anak kecil yang harus di tunggui setiap malam !" jawab Rey kesal


" Bagi saya anda tetap tuan muda yang masih takut gelap tuan !" jawab si pelayan sambil terkekeh


" Ck dasar pak tua keras kepala awas kalau kamu sampai sakit aku akan pecat kamu !" umpat Rey sambil berjalan menuju kamarnya


Sementara Adam masih berdiri sambil memandang majikan nya yang berjalan menaiki tangga


" Bagaimana tuan hari ini apa ia makan dengan baik ?!" tanya kepala pelayan


" Iya, aku pastikan ia akan makan siang dan makan malam tepat waktu !" jawab Adam


" Aku melihat wajahnya agak berbeda apa ada sesuatu yang terjadi ?" tanya kepala pelayan itu lagi


" Dia sedang mengejar seorang wanita !" Jawab Adam sambil tersenyum simpul


" Apa !! " teriak pelayan itu


Adam langsung membekap mulut pelayan tua itu takut majikan nya mendengar


" Dasar pak tua ceroboh !" ucap Adam sambil melepaskan bekapan nya


" Maaf ..saking kaget nya aku mendengar tuan muda akhirnya menyukai seorang wanita !"


" Doakan saja semoga wanita itu bisa membuat tuan Rey kembali seperti dulu !" jawab Adam


" Itu doaku setiap malam, semoga tuan bisa melupakan masa lalunya !" jawab pelayan tua itu


" Aku pulang dulu kalau ada apa-apa langsung hubungi aku !" ucap Adam sambil keluar menuju mobilnya yang terparkir di halaman


" Ya hati-hati, salam untuk yasmin dan anak-anak !" jawab pelayan itu sambil menutup pintu


Rey nampak berdiri di balkon kamarnya memandang kerlap-kerlip lampu di kejauhan sambil menggenggam minuman di tangan nya


Siapapun kamu aku hanya ingin memastikan, dan aku hanya bisa berharap jika kalian memiliki hubungan sehingga aku bisa menemukan mu


Gumam Rey sambil memandang sebuah foto usang dimana seorang gadis dengan rambut dikepang dua berdiri di samping nya sambil tersenyum


Sedangkan Kei nampak sedang menghubungi seseorang melalui ponselnya


" Hy Bob lu masih inget kan cewek dua tahun lalu yang coba godain gue terus kabur ? kayaknya gue udah nemuin dia !" ucap Rey


" Serius !" tanya Bob


" Tunggu saja nanti gue kirim fotonya !" jawab Kei sambil memandang foto Gita lalu mengirimnya ke ponsel Bob


" Lu yakin kalau cewek itu dia ?" tanya Bob


" Yakin seratus persen sih belum gue masih harus cari info lebih banyak lagi !" jawab Kei


" Gue doain semoga doi beneran cewek yang lu cari !" jawab Bob


Lalu obrolan pun terputus dan Kei pun kembali memandang foto gadis yang dua tahun lalu menari di pangkuan nya dan foto gadis yang tadi menari dihadapan nya


Aku yakin jika kalian adalah orang yang sama aku hanya butuh sedikit waktu untuk membuktikan nya


Gumam Kei sambil mematikan ponselnya dan tersenyum penuh keyakinan