I Wanna Touch Your Heart (Vol 2)

I Wanna Touch Your Heart (Vol 2)
The wedding days



Kegagalan maupun kesalahan yang pernah dilakukan, tak selalu menjadi alasan untuk terus terpuruk didalam penyesalan masa lalu. Semua orang berhak mencintai dan cintai, namun tak semua perjalanan cinta bisa berjalan dengan baik.


Perjalan cinta Sunny cukup rumit, penuh dengan duka, namun Sunny tetap optimis dalam menjalani kehidupannya  dan akhirnya menemukan seorang pria yang jujur dan tulus mencintainya.


Sosok Kenan telah berhasil mengubah kehidupan abu-abu Sunny menjadi lebih berwarna. Dari semua pria yang pernah hadir dalam kehidupannya, hanya Kenan yang mampu bertahan dan memiliki Sunny sepenuhnya.


Riuh suasana di Hall xxx, yang merupakan gedung tempat penyelenggaraan pernikahan Sunny dan Kenan. Dekorasi bernuansa putih dan bertaburan bunga-bunga mawar segar menghiasi kebahagiaan dua sejoli ini.


“Para hadirin sekalian!! kita sambut kedua mempelai kita… Kenan Wijaya Kusuma dan Nyonya Sunny Teofanya Kusuma…” riuh suara tepuk tangan mengiringi langkah Kenan bersama Sunny saat memasuki gedung yang diserai dengan pergelaran karpet merah.


Keduanya terlihat begitu bahagia, senyuman menawan seakan tak henti-hentinya mengiringi langkah kaki mereka, bak bunga yang sedang mekar indah.


Kenan terlihat begitu tampan dengan balutan jas berwarna hitam dengan dasi kupu-kupu, style yang begitu menawan turut menyihir para tamu undangan. Sedangkan Sunny terlihat begitu anggun, dengan balutan gaun berwarna putih blink. Rambut berwarna merahnya yang tergerai dengan gaya curly sederhana, seakan menambah aura kecantikannya.


Semua tamu terlihat begitu terpana dengan kecantika dan ketampanan kedua mempelai tersebut.


“Kenan, Sunny selama yah! semoga cepat mendapatkan momongan.” Ujar Jeho sembari menyalami kedua mempelai, dan Jeho secara spontan memeluk Kenan dengan wajah yang dipenuhi senyuman haru.


“Thank you Jeho, dan atas semua hadiah-hadiahnya,” balas Kenan dengan wajah yang dipenuhi senyuman bahagia tersebut.


Hahh… mama sangat bahagia melihat kekeluargaan yang hangat seperti ini. Ujar sang ibu kepada Jeho, sembari menyantap makanan yang telah tersedia dengan begitu mewahnya.


“Para hadirin sekalian, sebentar lagi kita akan menyaksikan sang mempelai pria akan mempersembahkan sebuah lagu special untuk sang wanita tercintanya…” riuh tepuk tangan semakin meriah, disaat  Kenan berjalan menuju panggung music sembari menggenggam tangan Sunny.


“Lagu ini saya persembahkan special untuk wanita yang sangat saya cintai dengan sepenuh hidup saya. Wanita itu sekarang telah sah menjadi pendamping hidup saya secara hukum.” Ujar Kenan dihadapan para tamu undangan dan tetap dalam posisi menggenggam erat tangan Sunny.


Sementara music slow mulai memainkan intro, Kenan pun dengan penuh penghayatan mulai melantunkan sebuah lagu special tersebut.



"Just The Way You Are"


Oh, her eyes, her eyes


Make the stars look like they're not shinin'


Her hair, her hair


Falls perfectly without her trying


She's so beautiful


And I tell her everyday


I know, I know


When I compliment her she won't believe me


And it's so, it's so


Sad to think that she don't see what I see


But every time she asks me, "Do I look okay?" I say


When I see your face (face, face...)


There's not a thing that I would change


'Cause you're amazing (amazing)


Just the way you are (are)


And when you smile (smile, smile...)


The whole world stops and stares for a while


Just the way you are (are)


Her lips, her lips


I could kiss them all day if she'd let me


Her laugh, her laugh


She hates but I think it's so sexy


She's so beautiful And I tell her everyday


Oh you know, you know, you know


I'd never ask you to change


If perfect's what you're searching for


Then just stay the same


So don't even bother asking if you look okay


You know I'll say…


Tak sadar Sunny pun meneteskan air mata haru bahagianya, saat Kenan melantunkan lagu "Just The Way You Are" milik Brono Mars tersebut. Tak hanya Sunny, para anggota keluarga maupun para tamu undangan lainnya turut merasakan kebahagiaan yang penuh haru tersebut.


Seusai melantuntan lagu tersebut, Kenan pun memeluk Sunny dan mengecup kening Sunny, hal yang sangat membuat iri orang-orang yang sedang menyaksikan pesta resepsi pernikahan keduanya.


Sungguh momen terindah yang pernah terjadi dalam kehidpan Sunny bersama Kenan. Perjuangan cinta Kenan pun berbuah manis, penantiannya selama bertahun-tahun kini terwujud sudah. Sunny pun sangat beruntung bisa menikah dengan Kenan yang merupakan sosok pria jujur dan tulus mencintainya, tanpa ingin mengingat semua kenangan masa lalu mereka.


Kenan yang pernah terjatuh dan berada dalam  keterupurukan secara mental maupun ekonomi, kini sudah terlihat jauh lebih berbahagia dengan kesuksesan yang ia capai selama bertahun-tahun. Kerja kera dan optimis Kenan kini membawanya ke dalam sebuah kesuksesan maupun kebahagiaan.


Torehan senyuman bahagia tak surut-surutnya menghiasi wajah cantik dan tampan Sunny bersama Kenan. Pesta resepsi yang diselenggarakan dengan dekorasi mau pun konsumsi yang cukup berkelas, sesuai dengan kesuksesan yang telah keduanya raih. Menikah diusia yang sudah cukup matang dan siap untuk membina rumah tangga.


***


“Sunny, aku sangat bahagia dan tak ada yang bisa aku katakan lagi selain aku mencintaimu dang sangat mengasihimu.” Tukas Kenan di dalam sebuah kamar hotel berbintang yang didekorsi secara khusus dengan taburan mawar merah.


Hmmp, aku sangat bahagia juga kak… balas Sunny dengan penuh haru.


“Sunny, malam ini bolehkah aku meminta sesuatu hal??” ujar Kenan sembari mengenggam wajah Sunny dengan kedua tangannya.


Iya kak, ada apa?? jawab Sunny dengan wajah sendu bahagianya.


“Malam ini adalah malam pernikahan kita, apakah aku boleh membuatmu lembur malam ini??” ujar  Kenan dengan senyuman tipisnya.


Ahh kak Kenan… balas Sunny  dengan tersipu, sambil menganggukan kepalanya seakan mengiyakan permintaan special Kenan tersebut.


“Oke sayang, maaf jika kita harus lembur,” tukas Kenan dengan senyuman nakalnya.


Kenan



Sunny



Malam yang indah bagi kedua mempelai yang baru saja melaksanakan pesta pernikahan. Langit-langit kamar hotel mewah tersebutlah yang menjadi saksi bisu malam bertabur bintang kebahagiaan antara Sunny dan Kenan.