I Wanna Touch Your Heart (Vol 2)

I Wanna Touch Your Heart (Vol 2)
Pengorbanan



“Kenyataan tak seperti yang diharapkan kini harus kutanggung, dan untuk kesekian kalinya aku harus merasakan kekecewaan mendalamku yang tak kunjung menghilang. Semakin dalam rasa cinta yang kumiliki maka semakin besar pula rasa sakit yang kau torehkan."


Sunny berlari keluar dari sebuah café sambil terisak, dan langkahnya pun terhenti sejenak lalu Sunny pun kehilangan keseimbangan diri.


Brukkkk Sunny tiba-tiba terjatuh di depan kasir, Adrian yang melihat hal tersebut pun berlari dengan cepat lalu mengangkat Sunny untuk msuk ke dalam sebuah mobil miliknya.


“Sunny ada denganmu!! Adrian terlihat begitu panik, rasanya ingin segera mengantarkan Sunny pulang namun dalam keadaan tersebut Adrian hanya bisa menunggu Sunny sadar saat sedang berada dalam mobilnya.


Adrian tetap terjaga menunggu Sunny sadar kembali, Adrian terus memandangi Sunny yang kini terbaring lemas tak sadarkan diri. Adrian memberanikan dirinya untuk pergi menemui Kenjo dengan tujuan mengantarkan Sunny kembali pada saudaranya.


"Kediaman Kenjo"


Tittt tiitttt…


Adrian membunyikan klakson mobilnya, kemudian muncullah seorang asisten rumah dari balik pagar rumah kediaman Kenjo.


“Permisi bi, saya ingin mengantar Sunny!!" Adrian membuka pintu mobil lalu membawa Sunny masuk ke dalam rumah.


Maaf,, ada apa dengan non Sunny?? tanya seoranga asisten rumah kediaman Kenjo.


“Iyaa dia tadi pinsan saat sedang di café!!"


Duduk dulu biar bibi buatkan minum!!


“ahh tidak usah bi, saya langsung pulang!!"


Adrian beranjak dari tempat duduknya dan ingin segera pergi, namun terdengarlah suara sebuah mobil yang baru saja tiba.


"Ahh itu sepertinya den Kenjo!! yasudah duduk dulu"


Asisten tersebut pergi ke depan sementara Adrian masih sangat canggung dan merasa tak tahu harus bersikap apa dihadapan Kenjo.


Itu den,, non Sunny pinsan tapi dibawa oleh anak laki-laki ini!!


Kenjo tiba di ruang tengah yang merupakan ruang bersama lalu memandang Adrian dengan begitu tajam.


“bro lebih baik kamu jelaskan ada apa dengan Sunny sebenarnya, kenapa dia bisa pinsan dan ada kamu juga!!"


Eehhh apa yang telah kamu lakukan bajingan!!!"


Kenan pun muncul dari belakang Kenjo yang pada saat itu tengah bersama Kenjo.


“ehhh tidak dengar yah!!" Kenan menarik krah leher baju Adrian.


“sorry bro, dengarkan dulu penjelasanku!!"


balas Adrian lalu mencoba bersikap tetap tenang.


"Kenan coba kita tenang dulu semua!!" ucap Kenjo.


hmmppp…


Kenan terlihat begitu tak menerima kehadiran Adrian.


Den,, non Sunny sudah sadar!! teriak asisten rumah tersebut.


"Sunny!!!"


Kenan pun bergegas pergi ke tempat Sunny sedang terbaring.


“kenapa Sunny!! oke oke ada aku sekarang!!" Kenan menggenggam tangan Sunny.


Sunny pun memandang sekitarnya dan seketika melihat Adrian yang tengah berdiri di sampingnya.


Kenapa kakak masih di sini? pergi sekarang!!teriak Sunny


“baik Sunny.." Adrian menghela napasnya dan beranjak pergi.


“Tunggu bro!!" Kenjo menahannya


“Aku harap ini yang terakhir aku melihatmu di sini!!"


Adrian pun pergi meninggalkan kediaman Kenjo.


“Sunny!! sebenarnya aku tidak pernah melakukan apa-apa dengan Vita, semua itu hanya caraku agar kau bisa melupakanku!!


Sebuah kenyataan pilu bagi Adrian yang harus bekerjsama bersama Kenjo untuk membuat Sunny tak lagi mengharapkan Adrian, semua kisah Adrian yang bersama Vita di sebuah Villa pun hanyalah sebuah kebohongan besar yang telah mereka buat.


Pada saat Adrian terlihat bersama Vita di sebuah café pun sesungguhnya tengah membicarakan beberapa hal mengenai rencana mereka.


Vita yang ternyata adalah saudara sepupu dari Adrian dan Josep pun merupakan keponakan dari Vita secara garis keturunan, selama ini mereka merekayasa sebuah cerita, Vita dan Adrian yang kerap terlihat bersama pun karena membicarakan bisnis keluarga. Adrian telah lama mengetahui perasaan Sunny padanya pun sangat bahagia, namun Josep pun sangat mencintai Sunny.


Semua Adrian simpan rapat-rapat, Adrian tak ingin membuat Josep kecewa terhadapnya, hingga akhirnya Adrian pun tak kuasa setelah mengetahui perlakuan kasar Josep terhadap Sunny.


Adrian terus meneteskan air matanya.


“Arghhhh....."


Semenjak kecelakaan mobil tersebut, Adrian harus berada dikursi rosa dan sebuah kenyataan pahit yang harus ia terima, bahwa untuk sementara ia tak bisa berjalan dengan normal namun harus terus menggunakan tongkat.


Adrian begitu depresi, setelah kehilangan istri tercintanya lalu kehilangan Sunny yang juga telah membuat Adrian belajar menerima sosok wanita yang baru dan kini harus menerima kenyataan atas musibah yang tengah menimpanya.


Adrian kenapa kamu sampai seperti ini?? ucap ibu Josep yang merupakan istri dari saudaranya.


“bukannya kalian puas sekarang melihatku hancur!!" balas Adrian dengan nada sinis.


Adrian kamu bisa bicara seperti itu terhadap istri kakakmu!! bentak ayah Josep.


“Om Adrian, apa yang terjadi dengan om?? tanya Josep yang datang menghampirinya.


Seperti yang kamu lihatlah Joe!! lalu Adrian memutar roda dari kursi rodanya.


“lebih baik kalian pulang saja aku ingin istrahat!! mas tolong bawa aku ke kamar!!" ucap Adrian kekapa asisten pribadinya yang selalu membantu segala kebutuhannya.


“om Adrian segitu bencinyakah denganku??" ucap Josep


Sudahlah sayang, lihat begitu sombongnya dia sudah cacat pula masih saja sombong!! ucap ibu Adrian.


Ma!! jaga cara bicaramu, dia itu adikku!! tegas ayah Adrian


“pa ma,, sudahlah kita pulang sekarang!! Josep pun menuju pintu utama.


**


Permisi bibi.. ada Kenjo?? tanya seorang wanita yang tengah berdiri di depan pagar rumah kediaman Kenjo.


Ada apa neng dan dengan siapa??


Ohh sorry belum kenalan,, aku Vita teman dekat Sunny!!


Ohh non Sunny silakan masuk neng!!


Baik thank you bi.


Vita pun masuk lalu duduk di sebuah ruang tamu, di sana terdapat foto Sunny bersama Kenjo dan keluarga besar mereka.


Sunny dulu kamu begitu ceria tapi sekarang—


“ada apa Vita!! Kenjo pun datang menghampiri Vita.


Sorry bang Kenjo aku datang tanpa kabar tapi aku membicarakan beberapa hal sama abang!!


“oke Vita silakan!!"


Bang Kenjo, kumohon beritahu Sunny yang sebenarnya sekarang!! Vita menundukkan kepalanya dihadapan Kenjo.


“ahh ada apa ini Vita, jangan begini!!


Bang Kenjo tahu, sekarang kak Adrian lumpuh akibat dari kecelakaan beberapa minggu lalu dan itu setelah kak Adrian dari rumah ini!! hikss Vita terisak


Sudah cukup kak Adrian dikhianati oleh keluarganya sendiri yaitu keluarga Josep dan sekarang harus kehilangan seorang yang selalu dia harapkan!!!


Vita terus terisak dihadapan Kenjo.


“Vita maaf,, tapi aku sudah bersumpah bahwa aku "Kenjo Alberto" tidak akan berhubungan dengan keluarga besar Subrata!!! cukup penderitaan Sunny!!" Kenjo terlihat begitu serius dan marah.


Bang Kenjo ku mohon!! Vita memohon.


Bang Kenjo!! aku pinjam gitar abang yah!! suara seorang wanita memanggil Kenjo.


Sunny!! itu Sunny kan bang!! ucap Vita


Sunny!!


“Vita stop!!" Kenjo menahan Vita yang ingin menemui Sunny


“jangan buat aku mengulangi perkataanku!!"


Kenapa bang Kenjo!! abang pacaran saja dulu jangan bawa-bawa namaku!! balas Sunny yang mengira bahwa yang telah memanggilnya ialah kekasih Kenjo.


Bang Kenjo!! please!!


"Keluar!!!!" bentak Kenjo


“maaf Vita aku—"


Okay aku pergi bang tapi ingat cepat atau lambat Sunny akan segera mengetahui semua ini dan betapa kecewanya dia!!


Vita pun meninggalkan Kenjo.


"Maaf Vita, tapi kalian tak akan pernah mengerti rasanya direndahkan bahkan adikku semata wayang hampir keluarga kalian hancurkan!!!"


***