
Rasa sedih yang tak kunjung henti kini dialami Sunny, tat kala melihat sang pria pujaannya mengalami kajatuhan dan kesedihan yang bertubi-tubi. Ujian demi ujian kini harus mereka lalui bersama dan akankah perjalanan cinta mereka berakhir manis seperti drama korea.
Setelah pergi menemui Kenjo untuk berkeluh kesah, Sunny akhirnya sedikit mendapatkan ketenangan hati dan mencoba untuk melakukan apa yang telah disarankan oleh Kenjo padanya.
Perlahan-lahan Sunny mulai menyapuh air
matanya sembari memutar setiran mobil miliknya, sesekali ia sesenggukan efek
dari tangisannya pada saat berada di kediaman Kenjo beberapa waktu yang lalu.
Drrrtt… my honey calling…
Iii iya kak Kenan… ucap Sunny sembari menyapuh air matanya yang tak henti mengalir.
“sayang, kamu kenapa? sakit?” tanya
Kenan melalui whatsapp calling tersebut.
Tidak kak, aku baru selesai makan rujak
buah dan agak pedas, tukas Sunny yang sedang berbohong karena tak ingin Kenan
mengkhawatirkannya.
“sayang, kamu masih berani berbohong
padaku! malam ini datang ke rumah!!”
Iy kak. Sunny yang ketahuan sedang
berbohong pun tak bisa berkata-kata apalagi.
“Kediaman Kenan”
“Sunny, bukankah sudah ku katakan
beberapa kali, kamu tidak perlu mengkhawatirkanku! aku bisa mengatasi
permasalahanku dan kamu cukup berada disisiku, itu sudah cukup.” Tukas Kenan
sembari menatap Sunny dengan tatapan tajam.
Maaf kak, aku tak bermaksud untuk
membuat kakak merasa tidak nyaman! aku hanya…---
“Shhhht… Kenan menutup bibir Sunny
dengan jari telunjukknya.
Kamu pikir aku tidak tahu apa yang kamu
lakukan hmmp!!”
Maksud kakak?? tanya Sunny heran
“Sunny, baru saja Jeho datang kesini dan
dia mencoba untuk mencari jalan terbaik.”
Apa? pak Jeho datang??
“Iya Sunny, maaf aku belum jujur padamu!” ucap Kenan sembari menggenggam tangan Sunny
Apa kak?? tanya Sunny dengan raut wajah
penasarannya
“sebenarnya, Jeho adalah saudaraku!”
Saudara?? Sunny sontak begitu terkejut
mendengar pernyataan Kenan.
“Iya Sunny, aku dan Jeho satu ayah.
Tapi, aku adalah anak hasil perselingkuhan papa dengan rekan kerjanya. Tapi aku saat mama mengandungku, mama menikah dengan lelaki kaya dan lelaki itu tidak ingin aku ada dalam keluarga mereka.
Setelah aku lahir, mama meninggalkanku
dengan opa dan oma yang adalah orang tua kandung papaku yang juga papa dari Jeho.
Papa sudah memiliki keluarga dan tidak bisa membawaku masuk dalam keluaranya, dan karena perebutan saham akhirnya papa memutuskan tali keluarga dengan
keluarga Kusuma.
Hingga akhirnya papa meninggal, aku hanya pernah bertemu beberapa kali dan itu pun tanpa sepengetahuan istri sahnya.”
Kenan menceritakan kisah pilu masa
Kenan menyenderkan diri di sebuah sofa yang berada di ruang bersama kediamanya,
seakan tak mampu berkata-kata lagi Kenan hanya memejamkan matanya yang dipenuhi
air mata tersebut.
Rahasia besar yang selama ini Kenan
tutupi dari Sunny, kenyataan bahwa Jeho ialah saudara laki-lakinya dan Kenan yang hanya merupakan anak hasil perselingkuhan ibunya. Namun, karena kebencian Jeho pada keluarga Kusuma yang telah membuat ayahnya terpuruk sakit-sakitan hingga akhirnya tinggal almarhum, hal tersebut sangat membuat jeho berambisi untuk merebut semua hak kepemilikan saham mau pun asset perusahaan.
Jeho terluka akibat perselingkuhan ayahnya bersama ibu kandung Kenan yang juga hampir menghancurkan keluarganya.
Kenan pun terluka dalam akibat perbuatan
ibunya, ia harus mendapatkan dampak yang tidak mudah untuk diterima secara akal
sehatnya.
Seorang ibu yang tega meninggalkan
anaknya demi pria kaya, dan meninggalkannya bersama oma dan opa dari keluarga besar Kusuma.
Jeho dan Kenan sama-sama merasakan luka
sayatan masa lalu mereka, akibat kesalahan keduan orang tua mereka, kini mereka harus menanggung dampak tersebut.
Sunny hanya terdiam tak tahu harus berkata apa lagi setelah mendengar cerita Kenan tersebut.
“Sunny, coba bantu aku berpikir! apakah
aku memang selamanya tidak layak menerima kasih sayang dari keduan orang tuaku!!
Aku sangat merindukan sosok papa dan
mama seperti anak pada umumnya.” Ucap Kenan dengan tergugu, hampir tak
terdengar lagi suaranya yang semakin memberat.
Sunny mendekatkan dirinya pada Kenan, lalu perlahan memberikan pelukan lembut sembari membelai lembut kepala hingga
punggung Kenan.
Kenan mempererat pelukannya pada Sunny
dengan tubuh yang bergetar menahan isak tangisnya pada malam itu.
Kak Kenan, aku ada disini… aku akan tetap disini! sudah yah kak. Ucap Sunny dengan suara yang berbisik karena tangisan harunya saat mendengar cerita Kenan tersebut.
Kenan yang dikenal dengan sosok sopan,
ramah, dan juga penampilan maupun wajah yang tampan mampu memukau para pegawai
wanitanya.
Selalu terlihat tangguh dan sangat dewasa, namun dibalik semua itu Kenan telah lama menyimpan luka sayatan masa lalunya yang sangat menyakitkan dalam hidupnya.
Kenan tak pernah lelah mempertahankan Sunny walau harus melewati masa-masa perjalanan percintaan Sunny dengan Josep dan Adrian yang cukup melelahkan.
Semua karena rasa nyaman dan rasa yang
terlanjur ada untuk Sunny, perasaan takut kehilangan orang-orang yang ia cintai pun terus mengahantui pikiran Kenan, sehingga Kenan mampu bertahan dan terus mengejar cinta Sunny.
“Sunny, aku selalu takut jika kamu kapan
saja meninggalkanku.
Aku takut jika aku harus kehilangan
orang-orang yang sangat kucintai lagi…” ucap Kenan dengan lirih
Jangan bicara seperti lagi kak Kenan, ku mohon! balas Sunny dengan lirih pula.
Malam yang penuh dengan haru pilu antara
Kenan dan Sunny, dan senlbuah kejujuran oilu yang baru saja Sunny ketahui.
Pict di atas sebagai bonus penggambaran suasana antara Kenan & Sunny.
Thank you so much, sudah menyempatkan tuk membaca tulisan saya😘 special to Fans Fanatik babang *Kenan Wijaya Kusuma*
Sedikit curhat, nama" mereka cukup sulit di buat dan justru membutuhkan waktu yang cukup lama hanya memikirkan nama yang sesuai dengan karakter, & doakan juga semoga author lebih mantul menulis bab selanjutnya😉