I Wanna Touch Your Heart (Vol 2)

I Wanna Touch Your Heart (Vol 2)
Sayatan luka lama



Rasa sedih yang tak kunjung henti kini dialami Sunny, tat kala melihat sang pria pujaannya mengalami kajatuhan dan kesedihan yang bertubi-tubi. Ujian demi ujian kini harus mereka lalui bersama dan akankah perjalanan cinta mereka berakhir manis seperti drama korea.


Setelah pergi menemui Kenjo untuk berkeluh kesah, Sunny akhirnya sedikit mendapatkan ketenangan hati dan mencoba untuk melakukan apa yang telah disarankan oleh Kenjo padanya.


Perlahan-lahan Sunny mulai menyapuh air


matanya sembari memutar setiran mobil miliknya, sesekali ia sesenggukan efek


dari tangisannya pada saat berada di kediaman Kenjo beberapa waktu yang lalu.


Drrrtt… my honey calling…


Iii iya kak Kenan… ucap Sunny sembari menyapuh air matanya yang tak henti mengalir.


“sayang, kamu kenapa? sakit?” tanya


Kenan melalui whatsapp calling tersebut.


Tidak kak, aku baru selesai makan rujak


buah dan agak pedas, tukas Sunny yang sedang berbohong karena tak ingin Kenan


mengkhawatirkannya.


“sayang, kamu masih berani berbohong


padaku! malam ini datang ke rumah!!”


Iy kak. Sunny yang ketahuan sedang


berbohong pun tak bisa berkata-kata apalagi.


“Kediaman Kenan”


“Sunny, bukankah sudah ku katakan


beberapa kali, kamu tidak perlu mengkhawatirkanku! aku bisa mengatasi


permasalahanku dan kamu cukup berada disisiku, itu sudah cukup.” Tukas Kenan


sembari menatap Sunny dengan tatapan tajam.


Maaf kak, aku tak bermaksud untuk


membuat kakak merasa tidak nyaman! aku hanya…---


“Shhhht… Kenan menutup bibir Sunny


dengan jari telunjukknya.


Kamu pikir aku tidak tahu apa yang kamu


lakukan hmmp!!”


Maksud kakak?? tanya Sunny heran


“Sunny, baru saja Jeho datang kesini dan


dia mencoba untuk mencari jalan terbaik.”


Apa? pak Jeho datang??


“Iya Sunny, maaf aku belum jujur padamu!” ucap Kenan sembari menggenggam tangan Sunny


Apa kak?? tanya Sunny dengan raut wajah


penasarannya


“sebenarnya, Jeho adalah saudaraku!”


Saudara?? Sunny sontak begitu terkejut


mendengar pernyataan Kenan.


“Iya Sunny, aku dan Jeho satu ayah.


Tapi, aku adalah anak hasil perselingkuhan papa dengan rekan kerjanya. Tapi aku saat mama mengandungku, mama menikah dengan lelaki kaya dan lelaki itu tidak ingin aku ada dalam keluarga mereka.


Setelah aku lahir, mama meninggalkanku


dengan opa dan oma yang adalah orang tua kandung papaku yang juga papa dari Jeho.


Papa sudah memiliki keluarga dan tidak bisa membawaku masuk dalam keluaranya, dan karena perebutan saham akhirnya papa memutuskan tali keluarga dengan


keluarga Kusuma.


Hingga akhirnya papa meninggal, aku hanya pernah bertemu beberapa kali dan itu pun tanpa sepengetahuan istri sahnya.”


Kenan menceritakan kisah pilu masa


Kenan menyenderkan diri di sebuah  sofa yang berada di ruang bersama kediamanya,


seakan tak mampu berkata-kata lagi Kenan hanya memejamkan matanya yang dipenuhi


air mata tersebut.


Rahasia besar yang selama ini Kenan


tutupi dari Sunny, kenyataan bahwa Jeho ialah saudara laki-lakinya dan Kenan yang hanya merupakan anak hasil perselingkuhan ibunya. Namun, karena kebencian Jeho pada keluarga Kusuma yang telah membuat ayahnya terpuruk sakit-sakitan hingga akhirnya tinggal almarhum, hal tersebut sangat membuat jeho berambisi untuk merebut semua hak kepemilikan saham mau pun asset perusahaan.


Jeho terluka akibat perselingkuhan ayahnya bersama ibu kandung Kenan yang juga hampir menghancurkan keluarganya.


Kenan pun terluka dalam akibat perbuatan


ibunya, ia harus mendapatkan dampak yang tidak mudah untuk diterima secara akal


sehatnya.


Seorang ibu yang tega meninggalkan


anaknya demi pria kaya, dan meninggalkannya bersama oma dan opa dari keluarga besar Kusuma.


Jeho dan Kenan sama-sama merasakan luka


sayatan masa lalu mereka, akibat kesalahan keduan orang tua mereka, kini mereka harus menanggung dampak tersebut.


Sunny hanya terdiam tak tahu harus berkata apa lagi setelah mendengar cerita Kenan tersebut.


“Sunny, coba bantu aku berpikir! apakah


aku memang selamanya tidak layak menerima kasih sayang dari keduan orang tuaku!!


Aku sangat merindukan sosok papa dan


mama seperti anak pada umumnya.” Ucap Kenan dengan tergugu, hampir tak


terdengar lagi suaranya yang semakin memberat.


Sunny mendekatkan dirinya pada Kenan, lalu perlahan memberikan pelukan lembut sembari membelai lembut kepala hingga


punggung Kenan.


Kenan mempererat pelukannya pada Sunny


dengan tubuh yang bergetar menahan isak tangisnya pada malam  itu.


Kak Kenan, aku ada disini… aku akan tetap disini! sudah yah kak. Ucap Sunny dengan suara yang berbisik karena tangisan harunya saat mendengar cerita Kenan tersebut.


Kenan yang dikenal dengan sosok sopan,


ramah, dan juga penampilan maupun wajah yang tampan mampu memukau para pegawai


wanitanya.


Selalu terlihat tangguh dan sangat dewasa, namun dibalik semua itu Kenan telah lama menyimpan luka sayatan masa lalunya yang sangat menyakitkan dalam hidupnya.


Kenan tak pernah lelah mempertahankan  Sunny walau harus melewati masa-masa perjalanan percintaan Sunny dengan Josep dan Adrian yang cukup melelahkan.


Semua karena rasa nyaman dan rasa yang


terlanjur ada untuk Sunny, perasaan takut kehilangan orang-orang yang ia cintai pun terus mengahantui pikiran Kenan, sehingga Kenan mampu bertahan dan terus mengejar cinta Sunny.


“Sunny, aku selalu takut jika kamu kapan


saja meninggalkanku.


Aku takut jika aku harus kehilangan


orang-orang yang sangat kucintai lagi…” ucap Kenan dengan lirih


Jangan bicara seperti lagi kak Kenan, ku mohon! balas Sunny dengan lirih pula.


Malam yang penuh dengan haru pilu antara


Kenan dan Sunny, dan senlbuah kejujuran oilu yang baru saja Sunny ketahui.



Pict di atas sebagai bonus penggambaran suasana antara Kenan & Sunny.


Thank you so much, sudah menyempatkan tuk membaca tulisan saya😘 special to Fans Fanatik babang *Kenan Wijaya Kusuma*


Sedikit curhat, nama" mereka cukup sulit di buat dan justru membutuhkan waktu yang cukup lama hanya memikirkan nama yang sesuai dengan karakter, & doakan juga semoga author lebih mantul menulis bab selanjutnya😉