I Wanna Touch Your Heart (Vol 2)

I Wanna Touch Your Heart (Vol 2)
Kemesraan yang melumpuhkanku



Kemesraan yang kau ciptakan sungguh mampu merenggut seluruh jiwaku yang kupastikan takkan mungkin mampu berpaling darimu.


Keesokan harinya....


"sayang cepat turun, jangan sampai aku masuk kamar kamu yah... Hehee


Iyaa iya kak Joe,, sabar,, aku sebentar lagi turun ke bawah...


"Good, aku tak suka sering menunggu lama"


Hmmm, dasar kak Josep, sesuka hati sekali orang ini... Sunny pun turun untuk menemui Josep.


"sayangku, aku hampir kering menunggu kamu, ingin nyiksa aku perlahan lagi ya..."


Kak Joe, sudahlah cukup berlebihannya,


"kenapa berlebihan,  jadi mau gelud?"


Ishhh tak tahu malu.. Hmmm


"iaa iaa sayang, jangan marah.. Ay kita jalan sekarang"


Hmm iaa...


Selama satu hari itu mereka sungguh menikmati waktu kebersamaannya, tanpa mau menyia-nyiakan waktu yang tersisa.


"sayang minggu depan aku ada pertemuan dengan klien ke Jepang, dan mungkin sekitar satu bulan lebih deh.


Satu bulan lebih?? Itu mau pertemuan atau mau kuliah kak. . .??


"iya pertemuanlah sayang, kita harus membangun mitra yang bagus."


Perasaanku, kakak sering sekali pergi ke luar negeri! lama lagi...


"emmm kamu merindukanku sayang...


Iihhhh narsis sekali kak Joe...


"sayang aku ingin peluk kamu lama-lama, karena minggu depan entah kita bisa jalan dulu.. Biar seperti ini dulu, aku sangat lelah"


Josep memeluk Sunny dari belakang sambil meletakkan kepalanya di atas bahu Sunny.


Kak, aku sakit kalau posisi kita begini, badan kakak itu berat sekali..


"yasudah gini saja, diam jangan bicara lagi.." Josep berbaring dipangkuan Sunny sambil memejamkan matanya sejenak.


Kak Josep, perjalanan cinta kita sepertinya sangat rumit ... Sunny mengelus kepala Josep dengan sentuhan yang lembut.


"Hmmm, aku sangat lelah, tidak mudah menjadi direktur, ditambah lagi saat hubungan kita terguncang masalah, aku benar-benar emosional..."


Iya kak... Aku juga sempat berpikir tapi sudahlahh aku tak usah peduli kakak ingin berbuat apa yang penting jabatanku aman...


"apaa?? Kamu licik juga sayang.. sini aku gelitikin.."


Aduhh kakak Joe, jangan geli kak...


"biarin,, makin geli aja terus


Kak Joe.. Josep pun terjatuh dari pangkuan Sunny.


Tuhkan aku sudah bilang ke kakak!!! Bandel banget...


"ihhhh pacarku imut banget.. tak heran si Kenan terus-terusan deketin kamu..."


Jangan mulai kak, kakak Kenan itu seniorku yang paling baik banget, jadi jangan asal jelekin dia..


"kami belain Kenan di depan pacarmu sendiri,, berani juga yah..." Josep memeluk Sunny dengan erat.


"Sunny, tuk perpisahan malam ini,  bolehkah aku mengecup bibirmu yang lembut itu" pinta Josep.


Kak Joe, jangan mulai deh, udah kita pulang aja...


"eitsss jawabanku mana.." Josep menarik tangan Sunny dan memeluk Sunny lalu berusaha ingin mencium bibir Sunny.


Kakak Joe, cukup kakak tahan nafsu kakak!!


"ahhh pria mana yang bisa memahan nafsu jika bersama perempuan..."


Ohh yaa hebat nanti di luar negeri banyak sekali wanita di sana...


"Sunny, udah aku tak ingin kota sampai berdebat, aku mengalah saja untuk sayangku.."


Hm,  ayo pulang...


"sayang tunggu" Josep mengecup kening Sunny perlahan.


Sudahlah sayang, thank you buat malam ini.


Mereka pun pulang dan menjalani rutinitas seperti biasa.


     ***


"Sunny bagaimana kabarmu hari ini...?


Ohh aku baik-baik aja kok kak Ken. Kakak kenapa jarang kelihatan akhir-akhir ini..


"iya itu Sunn, aku sedang membimbing para karyawan baru, makanya aku harus ekstra juga untuk mereka..."


Aku salut sama kakak... Kakak sangat tekun..


"thank you Sunn... Ken' selalu tersenyum ramah kepada Sunny.


"Sunny, andai kamu tahu selama ini aku bersusah payah membuat kamu bisa pindah ke kantor ini dan menjauh dari kehidupan Josep" batin Kenan.


***


«hallo Sunny cantikk...«


Ehhh vitaa, lama tak ketemu...


Sunny dan vita yang merupakan rekan kerja di kantor yang lama pun saling berpelukan satu sama lain.


"Aku sangat rindu kamu, rindu ingin kasih tahu gosip direktur ganteng kita hahaha..."


Halahhh vita,  baru ketemu cerita apa gitu, ini malah mau ngajak ngegosip...


Huhh dasar nona sihir hahaha


"ahhh Sunny,  tapi aku punya cerita hangat.."


"Sunn, kemaren pak Josep makan barsama seorang wanita lagi tapi beda lagi sempat datang ke kantor beberapa kali, terus tak sengaja ketemu, aku juga sempat sambil foto mereka..


Vita pun menunjukkan hasil foto yang dia berhasil curi secara diam-diam.


Ini...!! Sunny terkaget melihat semua itu, namun Sunny tetap bersikap tenang.


"Begitu Sunn, udah ahh pergi yukk.."


Okeh vita.. "kak Josep alasan apalagi ini, kali ini gak akan ada ampun lagi kalau sampai ketahuan berkhianat" batin Sunny.


"Sun,  itukan pak Josep, gandengan dengan perempuan yang biasa datang ke kantor loh...


Seketika itu Sunny tidak tahan lagj dan berjalan menuju Josep.


Sunny kemana...?


Ingin nyapa pak direktur..


Selamat sore pak Josep, wahh asyik sekali sampai tidak melihat kami.


"Sunny, kamu kenapa bisa kemari.." Josep terlihat salah tingkah.


Saya tadi tidak sengaja bertemu dengan vita, lalu kamu langsung keliling dulu...


"ohh ini teman-teman kerjamu Josep...? seorang wanita yang bersama Josep, sambil merangkul tangan Josep.


Kami pamit pergi dulu yah pak. .


"Ohh iaa silakan... " Sunny pun pergi dengan hati yang agak panas terbakar cemburu.


"Bagaimana mungkin kak Josep jadi brengsek begini" batin Sunny.


"Sunn, aku harus balik yah, kita pisah di sini yah.."


Oke bye vita... Tiba-tiba Josep menarik tangan Sunny dari belakang.


Kak Josep, apa-apa ini, lepaskan, sakit!!


"Sunny, coba jelaskan perasaanmu sebenarnya masih sayang denganku?"


Josep menempelkan badan Sunny di tembok sekitar area event tempat mereka bertemu.


Kak Josep mau tahu bagaimana.. Sunny menampar wajah Josep dengan sangat keras hingga terlihat merah.


"Sunny, kalau dengan ini kamu puas silakanlah..."


Brengsekkk kak Joe brengsek... Selama ini kemana perasaan kakak, sudah sekian kali begini, wanita tadi siapa kak...? Sunny terus memukul Josep sembari menangis terisak


"Sunny, dengerkan aku dulu, aku bisa jelasin semua...


Apa yang mau kakak jelasin semua sudah jelas kak,  aku selalu sakit begini, aku berteman dengan pria kakak pasti marah tapi kakak seenaknya begitu... Sunny terus menangis.


"Sunny...."


Josep.... Kamu di mana...


"ahhh Vanni, kamu...


"ada apa Josep,, kenapa wanita ini menangis? apa yang kamu lakukan?


"Sunny aku dan Vanni teman dari sejak sekolah, kami cukup dekat tapi kami tidak berpacaran."


"iya kita dekat dan belum pacaran, entah kapan Josep  serius denganku!"


Apa, jadi selama ini kak Josep gantungin kakak...


Eemm entahlah... jawab Josep.. ujar Vanni


"aku sudah punya pacar Vanni maaf.. Josep tertunduk, entah harus berbuat apa.


Kamu pacar Josep... Lalu selama ini... Josep jelaskan baik-baik pada pacarmu...


"oke oke, aku tak berpacaran dengan Vanni,,


tapi kami memang dekat dan..."


"oke posisiku sepertinya tak dibutuhkan, aku pergi dulu yah."


"Vanni,, aku antar kamu. ."


"bahkan depan aku kak Josep perhatian begitu" batin Sunny.


"tidak usah kamu jelasin pelan-pelan padanya. byee..


"hati-hati Vanni...


Cukup kak Josep, sekarang aku tahu posisiku... Kakak jangan ganggu hidupku lagi...


"Sunny, aku tak pernah berpacaran dengan Vanni..."


Terus kemaren-kemaren dia sering bertemu dengan kakak kan di kantor, lalu sekarang..?


"sunny, kami lama taj ketemu, makanya aku mengajak dia jalan"


Cukup kak, setidaknya kakak memberiku kabar, semua tak terjadi seperti ini...


"kemaren dia ke kantor karna meminta diajarkan cara manajemen kantor, karna dia sekarang mewakili perusahaan keluarganya.,dan hari ini ulang tahunnya makanya aku kasih sesuatu spesial..."


Ohh yaa sepertinya sangat berharga sekali yah...


"dia teman bahkan sahabat masa kecilku Sunny, jelaslah dia berharga..."


Aku mau pulang kak, lagian kita gak seharusnya barsama, karena dari awalkan seharusnya wanita itu.... Sunny pergi meninggalkan Josep, sementara Josep terus mengikuti dari belakang karena menjaga tata krama, dia tidak menarik tangan Sunny seperti biasa.


Jangan ikutin aku lagi!! Sunny berteriak sehinggar oleh orang sekeliling


"Sunny, kamu jaga sikapmu, kita di hadapan orang banyak."


Aku tidak peduli... Sunny mendorong Josep hingga tergelincir ke pinggir jalan.


Dasar pembohong, jangan coba cari aku lagi...


"Sunny tunggu!! baru kali ini aku melihat Sunny seemosional itu."


Sunny pergi meninggalkan Josep, dan bergegas naik taxi.


"akankah Sunny mau menerima penjelasan dari Josep..???