I Wanna Touch Your Heart (Vol 2)

I Wanna Touch Your Heart (Vol 2)
Mencoba beranjak pergi dari sisimu



“Entah kemanakah perginya dirimu yang dulu begitu mencintaiku menyayangiku memanjakanku dan selalu memperlakukanku dengan begitu lembut, dirimu yang selalu berkata bahwa diriku hanyalah milikmu seorang dan akan menjadi seseorang yang akan selalu berada di sampingku."


Kini hanyalah tersisa kenangan luka yang teramat sangat dalam, perasaan yang selalu berdebar-debar saat berada di sampingmu kini hanyalah tinggal kepingan kenangan pahit bagiku.


“Sunny malam ini kita akan keluar dari rumah sakit, aku sudah mengurus kepergianmu!!


Kenan memapah Sunny masuk ke mobil lalu mereka pun bergegas pergi ke suatu Villa milik keluarga Kenan, sementara semua berkas-berkas kepindahan di selesaikan.


Kak Kenan aku takut!!


“Takut?? kenapa Sunny??"


Iya aku takut kak, kalau aku tak bisa balas semua kebaikan kakak!!! Sunny meneteskan air matanya.


“heii Sunny, ini tuh tak seberapa kok dengan jasa bang Kenjo!!"


Iya kak Kenan… apakah aman kak disini..!!


“Iya Sunny.. aku dengar Josep sedang berada di luar negeri untuk beberapa hari ini, besok subuh aku akan mendampinginmu pergi ke Singapore, kamu akan tinggal di sana sampai semua masalahmu selesai.


Baik kak Kenan..


“yasudah kamu istrahat saja dulu, tak perlu banyak bawa barang, di sana sudah tersedia semua!!


Malam itu Kenan dengan susah payah membereskan semua berkas-berkas kepindahan Sunny dan Kenan pun merahasiakan kepergian Sunny dari semua orang termasuk Adrian pun tak tahu.


“Sunny ayo kita pergi!!"


Kenan menggenggam tangan Sunny dengan penuh kelembutan dan menorehkan senyumannya kepada Sunny.


Kenan pun membawa Sunny ke Bandara dan mereka pergi bersama, Kenan begitu setia mendampingin Sunny walau Kenan tahu bahwa Sunny mencintai pria lain dan bukan dirinya namun Kenan tak pernah menyerah untuk mendapatkan hati Sunny.


Setelah beberapa jam diperjalanan mereka pun sampai di sebuah rumah sederhana yang terlihat seperti mini perumahan’


“Sunny kamu tinggal di sini yah!!" Kenan merangkul Sunny.


Ahh iaa kak Kenan, terimakasih banyak kak, aku akan bekerja keras untuk ini semua.


“Iya Sunny, kamu tinggal sendiri yah, tapi di sini aman, dan aku akan sesekali datang ke sini kalau tak terlalu sibuk yah!!"


Sunny pun menjalani hari-harinya dengan penuh semangat baru walau jauh dalam lubuk hatinya masih memiliki trauma mendalam akan penyiksaan yang telah Josep lakukan padanya.


_____________*____________


“Ada apa ini om,, arghh…"


Josep sangat marah dan tak tahu harus berbuat apa setelah mengetahui jika Sunny ke luar dari rumah sakit dengan alasan di bawa oleh keluarganya dan semua hutang mencapai dua milyar lebih itu pun telah dikembalikan beserta biaya perawatan Sunny.


Ahhh hikss… Josep terus menangis seakan tak mampu menerima kenyataan tersebut.


Berbagai cara telah Josep lakukan untuk mencari keberadaan Sunny namun semua tidak membuahkan hasil, hingga akhirnya Josep sudah mulai hilang arah, semakin hari Josep terlihat begitu dingin dan cuek kepada semua orang.


Dua tahun telah berlalu, Josep menjalani hari-harinya dengan penuh penyesalan yang sangat dalam, dirinya yang dulunya begitu angkuh dan arogan, kini telah menjadi pria yang sangat ramah dan lembut.


Untuk mengusir rasa penyesalan tersebut, Josep pun menghabiskan waktunya untuk membantu anak-anak yatim yang ada di panti asuhan.


“Joe.. aku senang melihat kamu yang sekarang sudah banyak berubah!!" ucap Adrian sambil menepuk bahu Josep.


“om Adrian!!"


Iya Joe kenapa??


“jujur saat ini aku sangat merindukan Sunny!!" Josep tertunduk dan wajahnya menjadi sendu setelah menyebut nama Sunny.


"Iyaa Joe, aku tahu bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang sangat kita cintai!!"


“iyaa om benar, tapi berbeda dengan aku dan Sunny, Sunny menderita gara-gara aku om, dan aku tak tahu bagaimana caraku menebus semua itu."


"Sudah Joe… yang berlalu biarlah berlalu, yang penting sekarangkan kamu sudah menjadi pria yang bertnaggung jawab!! apalagi sekarang kamu sudah memiliki Vanny!!"


Vanny yang merupakan tunangan Josep saat ini dan akan segera menikah pada waktu yang telah ditentukan, Josep mulai membuka hatinya melalui perjodohan keluarga dan Vanny yang juga seorang wanita dari keluarga terpandang.


Jauh dalam lubuk hatinya, Josep masih sangat mencintai Sunny dan Josep pernah bersumpah akan selalu menyimpan rasa cintanya untuk Sunny walah Sunny yang kini tak pernah ada kabar berita.


                 ***