I Wanna Touch Your Heart (Vol 2)

I Wanna Touch Your Heart (Vol 2)
Kebahagiaan singkat



“Beribu kebahagiaan yang sulit terungkap dan hanya ingin kau pun merasakan hal sama sepertiku”


Ya ya,, kiri tolong didekor dengan hiasan


yang penuh bunga mawar yah…_


Riuh para anggota EO yang sedang sibuk mempersiapkan sebuah pesta atas nama Kenan Wijaya.


Selama siang pak Kenan, bagaimana pak


apakah ada yang masih ingin bapak tambahkan dari dekorasi kami? tanya seorang


manager anggota EO.


“Okay, saya rasa ini sudah bagus.”


“Hallo, besok malam?? tapi saya akan


mengadakan pesta pertunangan saya dengan calon istri saya!”


Setelah menerima telepon tersebut, Kenan


pun bergegas meninggalkan gedung yang telah ia pesan sebagai tempat pesta


pertunangannya bersama Sunny.


_______________*_______________


“Wah, nona Sunny sangat cantik dan


anggun malam  ini” puji seorang mua yang


sedang merias wajah cantik Sunny.


Thank you!! balas Sunny dengan wajah


yang dipenuhi senyuman bahagianya.


Malam  pertunangannnya pun tiba, penampilan Sunny kali ini terlihat cantik sempurna.


Gaun berwarna biru langit, rambutnya yang di curly, dengan balutan make up profesional yang telah dipesan keluarga Kenan secara khusus.


Sunny terlihat bak putri yang sedang menantikan pangerannya menjemput.


Perlahan-lahan Sunny melangkahkan kakinya yang terlihat begitu mulus dan sexy, higtheels berwarna putih blink-blink.


Semua mata para tamu undangan tertuju pada penampilan Sunny dan juga para kerabat dari pihak Kenan dan juga Sunny.


“Baik para tamu undangan sekalian, kita


sambut mempelai wanita yang begitu anggun dan akan menyandang status nyonya


Kusuma.”


Prok prok prok… suara tepukan tangan


yang tak henti mengiringi langkah  Sunny,


dan senyuman bahagia yang tak kunjung surut dari wajahnya.


“Oke, sekarang kita sambut mempelai pria


yang bak pangeran sang pewaris Kusuma family,”


Riuh tepuk tangan semakin membara dan


tak kunjung henti.


Namun setelah beberapa saat dinanti,


Kenan tak kunjung tiba. Semua tamu mulai berbisik-bisik heran karena Kenan tak kunjung tiba ke gedung pesta pertunangannya bersama Sunny.


“Baik, para tamu dipersilakan menyantap


hidangan yang telah tersedia, sambil kita menunggu mempelai pria.”


Beberapa saat kemudian, datang kabar


yang tak terduga.


“Apa?? serius kamu!!”


Iya pak, saat ini pak Kenan sedang dilarikan ke rumah sakit akibat kecelakaan saat akan menuju ke sini!! ujar seorang sekretaris Kenan.


“Waduh kacau!! bagaimana ini tante om??”


tanya Kenjo kepada pihak keluarga Kenan.


Kita harus tunda acara pertunangan mereka, dan pelan-pelan beritahu Sunny jangan sampai membuatnya shock!!


“oke baik, tapi tolong tante dan om yang


coba bicara.”


“Sunny!!”


Iya om, apa ada kabar dari kak Kenan,


karena kak Kenan selalu seperti ini!!


“Sunny maaf, sepertinya pertunangan kalian


harus ditunda dulu!!” ucap sang paman dengan wajah sendu.


Tunda?? ada apa om?? tanya Sunny


terkejut


“Kenan mengalami kecelakaan saat akan


tiba ke sini, jadi sekarang sedanh dilarikan ke rumah sakit.”


Apaa??? Sunny pun semakin lemas saat


seketika Sunny hampir tersungkur.


“Sunny!!” Kenjo dengan sigap meraih


Sunny yang hampir terjatuh.


Bang Kenjo, apa yang harus aku lakukan,


kenapa harus datang musibah seperti ini??


Sunny terus terisak air matanya tak terbendung lagi, dihari bahagianya Kenan pun mengalami kecelakaan.


Kenan yang sebelumnya menerima telepon


dari klien, dan harus segera pergi menyelesaikan urusan kantor. Namun karena


terburu-buru untuk datang ke pesta pertunangannya bersama Sunny, Kenan pun


mengalami kecelakaan yang cukup parah.


Waduh kasian nona Sunny, dihari


bahagianya tapi harus mengalami musibah seperti ini.. iaa yah kasian juga sih…


bisik bisik para tamu undangan.


Setelah menerima kabar kecelakaan Kenan,


pihak keluarga dan juga Sunny pun bergegas pergi menuju rumah sakit X.


Setiba di rumah sakit X.


Sunny yang masih mengenakan gaun


mewahnya kini terlihat cukup kacau, air mata yang terus membanjiri pipi mulusnya sehingga terlihat bercak hitam diarea bawah matanya, make upnya yang kini luntur akibat air mata yang tak henti mengalir.


Hiks hiks,, bang Kenjo… Sunny terus


terisak didepan UGD, sementara Kenjo terus berada disampingnya sembari menepuk


bahu Sunny.


“Iya Sunny, kamu tenang dulu yah! saat


ini bukan hanya kamu tapi semua orang pun sangat bersedih.”


“iya Sunny, berdoa yang  terbaik untuk Kenan,” ucap sang paman Kenan.


Sepertinya pak Kenan sedang panik setelah


melihat jam ditangannya dan segera bergegas pergi. Saya ingin mendampingi


beliau, tetapi beliau bilang tidak perlu karena ingin memberikan kejutan untuk nona Sunny. Tukas seorang sekretaris Kenan.


“permisi dok, bagaimana dengan keadaan


pasien.??"


Pasien banyak kehilangan darah dan juga


pasien pernah menderita sakit yang cukup parah sebelumnya yah!! tukas sang dokter yang baru keluar dari balik pintu UGD.


“Iya dok, Kenan memang satu tahun ini


baru pulih dari sakitnya yang sempat di vonis cukup parah.”


Iya pak, pasien membutuhkan darah B!


apakah ada?? tanya sang dokter.


“wahh bagaimana ini?? Sunny bagaimana??”


Maaf om, saya tipe A! jawab Sunny dengan


sendu.


Baik,  kami akan usahakan yang terbaik.


Permisi… apakah kak Kenan membutuhkan


tipe darah B!! saya B, ambil darah saya!!


Ucap seorang wanita yang baru saja tiba


dan menawarkan darah miliknya kepada Kenan.


Sunny, kamu bukannya calon istri Kenan!! tanya seorang wanita tersebut.


Iya betul.. jawab Sunny.


Hmm, sayang sekali disaat seperti ini kamu tidak bisa menolong Kenan! tukas wanita tersebut dengan nada mengejek.


Dok, kapan akan mengambil darah saya??


Secepatnya nona… tukas sang dokter.


“Sunny sudahlah, tapi itu siapa?”


Itu Caroline bang!!


“Caroline, kamu datang tepat waktu! thank you atas bantuannya,” ucap sang paman


Iya om, aku akan lakukan apa pun demi Kenan dan terbaik baginya.


Suatu keajaiban bagi Kenan, berkat darah Caroline kini ia cukup tertolong walau masih mengalami shock berat akibat kecelakaan. Namun sepertinya Sunny berada dalam gundah gulana, Caroline yang begitu menyukai Kenan kini memberikan sumbangsih besar bagi keselamatan Kenan.


Akankah Sunny mampu bertahan dalam


kehidupan Kenan selanjutnya…