
“Cinta yang membawaku lebih jauh dan cinta juga yang menghempaskan tubuhku hingga hancur tak tersisa, aku sungguh tak tahu harus memulai segalanya dari mana lagi aku tak tahu apakah yang harus aku
lakukan saat ini”.
“Maaf jika aku bukanlah pria yang bisa diandalkan, disaat kau membutuhkanku namun aku tak berada di sampingmu. Kini aku harus menerima kenyataan pahit bersama dengan rasa sakit ini."
Permisi bibi!! Apakah ada nona Sunny?? tanya seorang pria tampan yang tiba di kediaman Sunny.
Ohh non Sunny, silakan lurus pintu ke empat itu apartemen nin Sunny!! tukas seorang wanita prauh baya yang merupakan petugas kebersihan apartemen.
“Sunny!! pria tersebut memanggil Sunny, Sunny perlahan mengangkat kepalanya’ kak Kenan!!
Pria tersebut ialah Kenan yang baru saja kembali dari luar negeri.
“Sunny!! Kenan pun tersungkur dihadapan Sunny sambil memandangi Sunny
Apa yang terjadi padamu selama aku pergi??" tanya Kenan dengan lirih.
Ahh aku…
Sunny terlihat murung, bibirnya bergetar seakan ingin mengatakan sesuatu namun
tak mampu terucap.
“Sunny!! Kenan menyatukan kepalanya pada kepala Sunny sambil memegang batang leher Sunny.
"kenapa kamu harus mengalami semua ini Sunny!!
Kak Kenan sudahlah semua sudah berlalu kak!!
Mereka pun mulai berbincang-bincang, Kenan berusaha menghibur Sunny dengan penuh kelembutan sehingga Sunny pun terlihat bahagia atas kedatangann Kenan.
Dulu aku pergi karena aku ingin melihatmu bahagia namun kini tak akan kubiarkan tangisan itu membuat wajahmu tak secantik biasanya namun akan kupastikan tangisan bahagiamulah yang akan kudengar.
Kenan selalu setia menunggu Sunny akan membuka hatinya, walau Sunny selalu menganggapnya sebagai seorang saudara laki-laki.
"Sunny, maaf aku terlalu lama diluar negeri."
Iya kak aku tahu kakak pasti sangat sibuk!
"Iya sibuk, tapi aku kangen kamu Sunny??"
Iya terimakasih atas kesediaan kakak datang ke sini!!"
"Sunny!! Kenan menyentuh kepala Sunny yang terlihat memar akibat benturan meja yang dilakukan oleh Josep.
"Kenapa ini Sunny?? apa kamu tidak bahagia selama aku pergi??"
Hehehe,, sekarang aku bahagia kak! ada kakak disini! tukas Sunny sambil tersenyum tulus.
"Iya Sunny! kamu makan yang banyak yah jangan sakit lagi dan juga hati-hati saat beraktivitas yahh!!"
Kenan kembali mengusap kepala Sunny seperti biasanya.
"Sunny kamu tahu aku selalu memikirkan kamu, bagaimana keadaanmu disini kalau aku tidak disampingmu!!"
Aku bisa hidup dengan baik kok kak!! hehe...
"Iya Sunny, mulai sekarang apa pun yang kamu inginkan, katakan saja!!"
Apa maksud kakak??
"Yahh aku akan bekerja keras untuk memenuhi kebutuhanmu!!"
Aishhh kak Kenan, memangnya kakak suamiku!! hahaha
Sunny tertawa bahagia saat disamping Kenan, tak terlihat lagi kesedihan hatinya.
Walau ia harus menanggung semua perlakuan kejam Josep padanya.
Kenan berpaling ke arah kamar tamu apartmen Sunny, dan mengambil sebuah gitar acoustic milik Sunny.
"aku ingin bernyanyi untukmu"!!
Hmmm... Sunny hanya tersenyum.
"Ku ingin kau tahu,
diriku disini menanti dirimu.
Meski kutunggu hingga ujung waktuku,
dan berharap rasa ini
kan abadi untuk selamanya.
dan ijinka aku,
memeluk dirimu kali ini saja
tuk ucapkan selamat tinggal
untuk selamanya...
dan biarkan rasa ini
bahagia walau sekejab saja...."
Wauuu hebat!!!! Sunny bertepuk tangan atas apa yang Kenan lakukan.
"Ahhh terimakasih Sunny!!"
Kenan terlihat murung, lagu yang baru saja ia nyanyikan ialah ungkapan lara hatinya.
***