
Berada dalam sebuah penantian panjang sungguh membuat Kenan mengerti arti dari cinta yang sesungguhnya ialah bagimana ia belajar tetap mengasihi dan menjaga seorang wanita yang sangat ia cintai dengan sepenuh hati.
Sekarang usiaku sudah akan memasuki angka 27, bagaimana mungkin waktu begitu cepat berlalu.
Josep yang merupakan kekasih pertama Sunny saat berada dibangku sekolah menengah dan berakhir hanya karena kesalahpahaman.
Memasuki dunia kerja Sunny mengenal Adrian yang merupakan seniornya di kantor.
Tanpa diduga-duga, Josep pun hadir kembali mencoba untuk masuk ke dalam kehidupan Sunny. Namun, kahadiran Josep justru awal penderitaan bagi Sunny walau akhirnya Sunny terlepas dari bayang-bayang kekejaman Josep.
Hingga saat ini Sunny masih merasakan trauma masa lalu yang cukup dalam, untuk dapat bangkit dari keterpurukannya, Sunny pun harus berjuang keras.
Saat ini Sunny sudah memulai kehidupan yang jauh lebih baik, akan tetapi Sunny masih takut untuk menerima perasaan tulus Kenan.
Telah pernah merasakan sakitnya dikecewakan dan jatuh dalam kesalahan yang sama, sungguh bukan perkara mudah untuk dapat bangkit kembali.
Proses yang dilalui untuk dapat bangkit kembali pun bukanlah hal yang mudah bagi setiap orang, terutama bagi Sunny.
Hmpp…
Sudah terlalu banyak masalah hidup yang aku lalui.
Sunny mengehela napas, tanpa sadar air matanya mulai menetes semakin deras saat mengingat masa lalunya yang penuh luka dan perjuangan.
Hiks, rasanya terlalu lelah aku menjalani kehidupan ini, isak Sunny sembari mengangkat kalung silver pemberian Kenan dan seketika itu juga Sunny mulai tersenyum haru saat mengingat sosok Kenan.
Laki-laki yang selalu tulus mendampingi bahkan menjagaku ialah kak Kenan, tapi kenapa aku seperti ini! apakah aku harus mulai membuka hatiku kembali!!
Perusahaan asing X
“Nona Sunny, jika tidak keberatan kita ingin mengadakan makan malam bersama” ucap seorang rekan kerja dan juga merupakan atasan Sunny.
Baik pak, malam ini setelah menyelesaikan berkas-berkas yang ada saya akan langsung menuju lokasi.
“baik nona Sunny, see u yah…”
Okay, mungkin dress marun cukup menarik untuk digunakan!
Sunny yang tengah memilih dress untuk menghadiri pesta dan juga makan malam bersama.
Kehidupan Sunny yang sudah cukup sukses di usianya yang menginjak 27 tahun, tinggal di sebuah apartemen yang cukup mewah dan juga telah mempunyai mobil pribadi walau pun hanya mobil Cayla.
Malam ini naik taxi sajalah, biar tidak repot! Sunny pun beranjak pergi menghadiri sebuah jamuan dan juga pesta.
Di sebuah hotel bintang lima
“Nona Sunny, saya pikir tidak datang!”
Ahaha, tentu saja akan datang pak.
“Iyaa, silakan nikmati pestanya”
Baik, terimakasih.
Drrttt… Kak Kenan Calling…
Hallo kak Kenan, selamat malam!
Sunny terburu-buru mencari tempat yang cukup sepi untuk dapat mendengar suara Kenan.
Ohh aku sedang di pesta kak! ummm gitu, baiklah tunggu sekitar setengah jam lagi yah,byee…
Satu jam kemudian…
Sunny duduk di loby hotel mewah tersebut sambil menunggu Kenan tiba.
Sebuah mobil alphard berwarna hitam pun tiba, seorang pria bertubuh tinggi tampan keluar menuju tempat Sunny saat ini duduk menanti.
“Sunny!!” Kenan menyapa.
Kak Kenan, Sunny berdiri dan menghampiri Kenan keluar loby utama.
“Sudah menunggu lama?” tanya Kenan sambil mempersilakan Sunny duduk di kursi samping pengemudi.
Tidak kak, tadi aku hanya makan sedikit karena kakak mendadak mengajakku pergi.
“Wahh aku minta maaf yah kalau mendadak!” sesal Kenan.
Tidak masalah kak, lagi pula kan besok adalah hari cutiku.
“Ohh ya? berarti malam ini bisa pulang lebih lama?”
“Sunny, silakan!”
Kenan mempersilakan Sunny turun layaknya seorang putri.
Kak Kenan ini agak berlebihan, hehe..
“tidak masalah!”
Kak Ken, bukankah terlalu pemborosan setiap pergi makan, kakak selalu mengajakku ke tempat mewah seperti ini!
“Itu bukan hal yang perlu dipermasalahkan Sunny!”
Hmpp, baiklah kak.
“Sunny, aku punya sesuatu untukmu,” mengeluarkan sebuah kotak berbalut kertas karakter.
Apa ini kak Ken? tanya Sunny heran
“bukalah!”
Wahh, kak Kenan! inikan mini gitar classic dari usa yah?
“Iya, kemaren aku ke usa untuk cek up kesehatanku, dan ternyata semua berjalan dengan baik namun aku harus menjaga pola makanku.”
Syukurlah kalau kakak sudah sehat, aku turut lega dan senang kak.
“Iya, terimakasih Sunny.”
“Sunny!”
Iya kak Ken!
“I love you more..” tegas Kenan untuk kesekian kalinya penuh harap.
Hmpp.. Sunny tersenyum kecil dan menyenth punggung tangan Kenan.
I love you too…
“Sungguh??”
Yes, I say yes!! Sunny tersenyum sendu
“Ahh, yes!!”
Kenan pun berdiri seakan merasa sangat bahagia dengan jawaban Sunny yang selama ini ia nantikan cukup lama dan sudah dari episode awal-awal sungguh lama.
“kamu tidak sedang bercandakan?” tanya Kenan yang merasa belum puas.
Iya kak Ken, maaf jika jawabanku terlambat!
“Thank you dear! Kenan menyentuh punggung tangan Sunn, dan Sunny hanya menahan tawa saat melihat ekspresi bahagia Kenan.
“Ayo kita out!!”
Eeeh, kok out kak? kan kita baru tiba beberapa menit yang lalu!
“iya, aku mengajakmu ke suatu tempat! Kenan meraih dan menggenggam erat tangan Suuny.
Not problem??” tanya Kenan sembari tersenyum bahagia
Yes. Sunny membalas dengan senyuman tulus.
Apartemen kediaman Sunny.
Loh kita pulang kak?
“iya Sunny, aku mau kamu istrahat lebih cepat! aku sayang kamu!” Kenan memberikan sebuah kecupan lembut pada kening Sunny.
Ahh kak Kenan! Sunny yang terlihat canggung.
“masuklah dear, byee.
Sungguh malam yang indah bertabur bintang kebahagiaan dihati Kenan.
Berada dalam sebuah penantian yang cukup panjang selama bertahun-tahun akhirnya Sunny menjawab perasaan Kenan.
Sunny yang pernah terluka karena cinta, kini belajar untuk membuka hatinya kembali kepada Kenan yang telah lama menantikan jawaban Sunny.