I Wanna Touch Your Heart (Vol 2)

I Wanna Touch Your Heart (Vol 2)
Pemanas ranjangmu



“Kesalahanku ialah ketika aku tak mampu


mempertahankan perasaanku yang sesungguhnya, aku selalu mencoba tetap berjuang dengan kisahku namun usahaku tak pernah tercapai bahkan aku harus menyaksikan kepiluan hati ini di saat kau bersama dengan yang lain."


Apakah aku harus berakhir seperti ini, apakah aku sungguh tak lagi memiliki hak untuk berkata tidak, apakah hidupku hanya pemanas ranjangmu selamanya...


Sunny tak tahu harus berbuat apa lagi, yang tersisa hanyalah isak tangis seperti


beberapa tahun yang telah lalu.


 “Aku sudah banyak berkorban demi kamu Sunny jadi aku tak akan pernah melepaskanmu lagi!!"


Josep pun beranjak dan duduk di samping Sunny terbaring sambil terisak.


“Sunny aku minta maaf, tapi jika kamu berkata ingin keluar dari tempat ini, aku sungguh tak akan melakukannya!!" Josep pergi meninggalkan Sunny


Nyonya sangat cantik menggunakan saat mengenakan gaun ini’ Sunny terlihat begitu anggun dengan mengenakan gaun berwarna biru dihiasi pernak pernik yang seakan menambah kesan mewah dari gaun tersebut. Sepatu hells berwarna Gold berkilau dan sebuah hand bag abu-abu sebagai penambah penampilannya, dan juga rambut yang di buat bak putri.


Nyonya sekarang sungguh cantik…


Prok prokk...


suara tepukan tangan para pekerja yang ada di rumah tersebut begitu terkesan melihat penampilan Sunny.


Ahh terimakasih...


Sunny hanya memperlihatkan senyum kecilnya.


“cantik sekali nyonyaku!!" puji Josep yang datang menghampiri Sunny.


“sayang kita akan pergi menghadiri sebuah


pesta mitra bisnisku, ayoo pergi!!"


Josep pergi di damping oleh Sunny bersama dengan para pengawalnya.


Sebuah pesta yang begitu mewah tersebut diadakan oleh beberapa mitra bisnis Josep,


sebuah pesta yang begitu mewah nan elegan.


Wahhh pak Josep, masih muda tapi sudah sangat sukses, entah seberapa banyak


kekayaanmu sekarang! ucap para rekan-rekan bisnisnya’


“Hahaha iyaa itu semua sudah seharunya, karena jika tidak aku tak akan mungkin bisa menahlukan hati seorang wanita yang begitu sulit!!"


Ahh mana ada perempuan tahan dengan pesona bapak hahaha...


Suasana yang cukup canggung bagi Sunny


Ahh suasana di sini cukup menyesakkanku! Sunny berjalan ke luar halaman pesta


”Sunny!!! seseorang memanggilnya dari jarak yang cukup dekat, suara yang begitu familiar bagi Sunny.


 Sunny menoleh ke belakang


“Sunny!!"


ahh kak Adrian!!


“Hmm kamu hampir tak lagi mengenaliku yah??" ucap Adrian


Ahh bukannya begitu kak, hanya saja..


“kenapa Sunny?? apa karena kamu takut dengan Josep!!"


Ahhh kak Adrian!! kakak!!


 “Sunny aku sudah tahu semua isi hatimu untukku, maaf jika aku kurang peka selama


ini!!"


Ahh..


Sunny begitu terkejut mendengar pernyataan Adrian.


Maksud kakak, apa Vita sudah


memberitahukan pada kakak semuanya??


“Iya Sunny!!"


Ahh begitu yah... Sunny hanya terdiam


 “Sunny aku  dan Vita sudah tak ada hubungan apa-apa lagi, aku salah menilainya selama ini


Maksud kakak?? tanya Sunny heran


“Iyaa Sunny, ternyata Vita perempuan yang sangat matre, aku juga tak menyangka!" ucap Adrian sendu


Kak Adrian, maaf kalau selama ini aku diam-diam menyukai kakak, tapi aku sadar


akan posisiku!!


“Sunny!! Adrian mengenggam kedua bahu Sunny


Dulu saat aku masih belum menikah aku juga menyukaimu secara diam-diam akan tetapi aku sudah memiliki seorang kekasih!!"


Jadi kakak??


“Iyaa Sunny, mungkin pengakuan agak sedikit terlambat tapi apakah aku


masih memiliki kesempatan dalam keterlambatanku ini!!" tanya Adrian penuh harap


Aku sangat bahagia kak, tapi aku gak pantas buat kakak!! Sunny menepis genggaman Adrian


“Sunny!!!" Adrian mendekap Sunny dari belakang.


 “Josep!!  dia yang membuatmu jadi seperti ini.. aku akan bereskan itu semua dan asalkan kamu mau menerima cintaku, untuk sementara kita jalani secara diam-diam dulu!!" ucap Adrian membisikan ke telinga Sunny.


 “Sunny!!!! ahh kakak Adrian itu kak Joe yah!! Sunny terlihat begitu ketakutan saat mendengar Josep memanggil namanya.


 “Kamu jangan takut, ayo jalan pelan.. Adrian memperlakukan  Sunny dengan begitu lembut.


Kak Joe!! Sunny memanggil Josep yang sedang mencari-cari Sunny


“Sunny!! kamu dari mana saja, aku cari-cari kamu terus!!" ucap Joe dengan raut wajah


khawatirnya


"Josep, Sunny barusan hanya bosan di dalam, makanya tadi kami sempat ngobrol sebentar" ucap Adrian


“Ohh begitu, yasudah kalau begitu ayo kita pulang." Josep pun merangkul bagian


pinggan Sunny di hadapan Adrian.


“Om kami pulang yah, aku harap om jangan bicara apa-apa sama keluarga kita!!" tegas


Josep


"Oke baik Joe, tapi akan lebih baik kalau kamu bawa aku bersama kalian kita


keluarga kan??" Adrian berusaha meyakinkan Josep


“Iya aku tak keberatan sih!!"


Mereka pun beranjak pergi dengan menggunakan mobil Adrian, sementara mobil Josep dibawakan oleh asisten pribadinya.


Sepanjang jalan hanyalah keheningan, Sunny yang baru saja menerima cinta Adrian pun terlihat begitu gugup,


"Sunny kamu semakin cantik saja sekarang!!" puji Adrian


Ah terimakasih kak,,


“Iyaa jelas nyonyaku harus selalu cantik sehingga aku pun betah di rumah!!" balas Josep sambil mengecup kening Sunny dihadapan Adrian.


 Ahh kak Joe apa-apaan sih!! Sunny mendorong Josep.


“Kenapa sayang, kamu malu dilihat omku, om sorry yah!!"


Adrian hanya tersenyum kecil dan mengedipkan matanya pada Sunny tanpa sepengetahuan Josep.


 “Om aku turun dulu,, ayo sayang!!"


Josep menggenggam tangan Sunny!!


Lalu Adrian pun pergi meninggalkan mereka, sungguh hubungan yang rumit bagi Sunny antara bahagia dan takut jika hal tersebut di ketahui oleh Josep.


 “sayang aku pulang yah,, kamu istrahatlah dengan nyeyak!!" Josep mengecup kening Sunny lalu pergi.


Sementara di dalam sebuah kamar Sunny menerima telpon dari Adrian.


Hallo kak,, iya aku sudah di kamar sendiri,, iya kak aku sangat ingin keluar tapi kak


Joe begitu gila dan—


Sunny terus mengeluhkan isi hatinya kepa Adrian.


Keesokan harinya…


Sunny terlihat begitu gelisah dan mondar mandir di ruang tamu.


Nyonya pak Adrian telah datang, silakan nyonya.


Adrian datang menjempu Sunny dengan alasan ingin mengajaknya keluar, para pekerja Josep pun tak menaruh curiga dikarekan Adrian merupakan anggota keluarga mereka.


Mereka pun keluar menggunakan mobil mewah Adrian.


“Sunny kamu tahu kalau Josep besok akan mengadakan pernikahan."


apaa?? kenapa aku tak tahu kak!!


“Iya Sunny makanya aku tak ingin kamu jadi permainannya, jadi apakah kamu berani mengahadapi semuanya bersamaku!! Adrian mencoba meyakinkan Sunny.


 Iya kak aku mau… tapi bagaimana??


“Sunny kamu punya hak untuk hidup tapi kenapa kamu terus terperangkap dalam jerat Josep?? apakah Josep telah menodaimu!!!"


 Ahhh tidak kak Adrian, Josep belum menodaiku hanya saja dia…


“Sehhhhhtt aku tak ingin mendengar hal-hal itu."  Adrian memeluk Sunny dan memberikan sebuah kecupan.


Keduanya begitu terlena dalam suasana yang begitu menggairahkan, kali ini Sunny merespon tindakan Adrian dan menggenggam erat tubuh Adrian.


 “Sunny!!" Adrian melepaskan kecupannya


Ahh kenapa kak Adrian?? tanya Sunny dengan senyum nakalnya


“Sunny kamu yakin kita akan melakukannya…"


Ahh aku takk tahu kak!! Sunny memeluk erat  Adrian.


 “Sunny maaf jika aku akan berlebihan!!"


Adrian kali ini bertindak lebih agresif sementara Sunny meresponi tindakan tersebut dengan penuh gairah dan tak ingin menyelesaikannya secara cepat.


“Sunny maaf!!" Adrian menghentikan perbuatannya’ sementara Sunny menyenderkan dirinya di kursi mobil milik Adrian.


Kak Adrian!!!


Sunny memeluka Adrian dengan penuh kasih sayang.


“Sunny aku tak akan menghancurkan seseorang yang kucintai, walau hasratku begitu besar ingin menyentuhmu dengan puas tapi kamu terlalu baik bagiku!!" Adrian memeluk Sunny.


                     ***