
“Mencoba melangkah walau pun tertatih-tatih, mencoba bermimpi walau sempat merasa hancur, dan rasa hancur itulah yang membawaku menjadi sosok yang lebih kuat dan belajar dari luka masa lalu."
Josep yang telah bertunangan dengan seorang wanita, kini akan segera melaksanakan pesta pernikahan mereka.
Sayang, dasi kamu rapikan dulu deh..
Ucap seorang wanita penuh manja kepada Josep yang akan segera pergi untuk urusan bisnis.
“ahh thank you sayang.. aku mungkin akan pergi selama satu minggu bahkan lebih jadi aku harap kamu baik-baik di sini yah!!!"
Josep mengecup kening Vanny mesra.
Iya sayang, kamu hati-hati yah…
Vanny memeluk erat Josep yang akan pergi
“Iya bye sayang…"
Lambaian tangan Vanny mengiringi langkah Josep yang segera menuju arah penerbangannya, dan pada saat itu Josep akan pergi ke Singapore untuk melakukan perjalanan bisnisnya.
______________*______________
“Sunny… ayoo cepat…"
Iaa sebentar bang…
Hah hah… hehee sorry abangku yang paling ganteng sedunia ini… ucap Sunny sambil menggoda kakak laki-lakinya yaitu Kenjo yang pada saat itu akan pergi menghadiri sebuah acara penyambutan.
“Sunny malam ini kita akan menghadiri sebuah acara penyambutan seorang direktur muda dari Indonesia, dan rencananya kita akan menjalin bisnis bersama beberapa perusahaan mereka karena ini akan menjadi keuntungan untuk kita juga…"
Ahhh bisnis terus abang ini!! makanya adiknya yang manis ini sampai dilupakan hmpp...
“Sunny.. kamu bukan anak gadis manja lagi, kamu kan juga sibuk mengurus perusahaan Kenan."
Selama dua tahun meninggalkan Indonesia, Sunny mencoba membangun karirnya di kota Singapore dengan membantu bisnis dan perusahaan milik keluarga Kenan, sehingga karir Sunny selama dua tahun terakhir ini sudah cukup sukses.
“Sunny kita sampai"
Wauu megah ya bang..
Iyaa Sunny...
Mungkin acara ini sedikit membosankan buat kamu yang memang tak suka hal begini, kamu boleh jalan-jalan di area ini!!"
Ohh yaahh yeaiii.. yasudah aku pergi dulu yahh bang.
Sunny pun berkeliling di area diselenggarakannya acara penyambutan seorang direktur muda tersebut namun karena merasa bosan, Sunny pun pergi ke luar.
Ahh sudah hampir dua jam ternyata, lama juga acaranya.. ehh bang Kenjo nelpon..
Iya bang, ohh sudah selesai, yaudah nanti aku nyusul, okehh!!
Hmm hmmm...
Sunny bersenandung sambil memandang tanaman hias yang ada di area tersebut.
Ahh aw… sorry sorry..
Karena begitu menikmati indahnya tanaman-tanaman tersebut Sunny pun tak memperhatikan langkahnya lalu menubruk seorang pria.
Seorang pria tinggi menggunakan jas hitam, dan setelah Sunny menaikan kepalanya ke atas Sunny begitu sangat terkejut.
“Sunny!! ini beneran kamu kan!!!"
Pria tersebut adalah Josep’l.
“Sunny!!!"
Josep dengan spontan memeluk Sunny dan seakan tak ingin melepaskan pelukan tersebut.
Arghh lepaskan… plakkk...
Sunny memberikan sebuah tamparan pada pipi kanan Josep dengan begitu keras.
“Sunny.. please,,, aku rindu denganmu!!" Josep mencoba untuk kembali memeluk Sunny namun Sunny terus mundur dan menghindari Josep namun karena panik Sunny pun...--+
Bukk...
Sunny terjatuh namun dengan sigap Josep menyambut tubuh Sunny sehingga keduanya berpelukan dengan begitu eratnya, namun terdengar suara yang memanggil Sunny.
“Sunny!! Sunny!!
Suara Kenjo memanggil Sunny
Ahh ab—
Emmmccc...
Josep menarik Sunny ke pojok tembok dan menutup mulut Sunny dengan tangannya.
Lepaskan aku kak Joe...
"Sehhhtt, aku janji tak akan berbuat hal yang membuatmu tersakiti lagi Sunny…"
Josep terus memeluk tubuh Sunny, Sunny pun tak bisa membalas panggilan dari Kenjo dengan keadaan seperti itu.
“Sunny... Josep membalikan wajah Sunny hingga kedua wajah mereka begitu dekat.
"aku tak akan kehilangan kamu lagi, aku bersumpah!!"
Emmmccc...
Josep mendaratkan kecupannya pada bibir Sunny namun kali ini penuh dengan kelembutan dan pelukan yang begitu hangat membuat Sunny memejamkan matanya perlahan seakan begitu menikmati hal tersebut.
Kecupan ini begitu lembut hingga membuatku melayang-layang jauh...
Josep perlahan melepaskan kecupannya dan memegang wajah Sunny dengan kedua tangannya, Sunny hanya tertunduk tak mampu berkata-kata.
“ayoo kita masuk ke dalam abangmu telah menunggu.."
Josep menggenggam tangan tangan Sunny erat hingga memasuki ruangan pesta.
“Jangan lepaskan tanganmu Sunny!!"
Kak Joe jangan gila kak… lepaskan kak…
“Sunny!! kamu dari mana saja sih abang panggil-panggil"
Kenjo datang menghampiri Sunny yang tengah bersama Josep.
"Ehh bro Josep...
Ohh iyaa Sunny ini dia direktur muda yang abang ceritakan padamu waktu itu, ini adalah mitra bisnis terbaik kita..."
Kenjo menepuk bahu Josep, sementara itu Sunny terlihat begitu terkejut
“Ohh ia bro Josep selamat yah atas pernikahanmu, aku dan adikku Sunny pasti akan datang!!
Mendengar pernyataan tersebut Sunny lebih terkejut dan memandang tajam ke arah Josep dan Josp pun terlihat bingung tak tahu harus berkata apa lagi.
“ohh itu iyaa bro.. ohh ayo kita nikmati pestanya, ohh pasti dong bro.. aku mau ke sana dulu, kalian ngobrol-ngobrol saja dulu!"
Setelah beberapa menit kemudian suasana seakan begitu canggung antara Sunny dan Josep.
“Sunny aku…"
Kenapa kak Joe.. setelah kakak tanpa dosa menciumku sedangkan kakak akan segera menikah, entah hal sehina apalagi yang akan kakak lakukan!! Tukas Sunny tegas dengan wajah yang terlihat marah
“Sunny aku bisa jelaskan semuanya, aku-- Cukup kak Joe kakak ditunggu para tamu, "Sunny!!!"
"Sunny kamu telah meninggalkanku selama dua tahun lebih dan tak ada kabar berita sedikit pun jadi wajar saja jika aku sempat menemukan seorang wanita lain dalam hidupku, tapi jangan harap ada pria lain yang berani menyentuhmu selain aku."
Bang Kenjo ayo kita pulang ini sudah cukup malam! ucap Sunny sembari merangkul Kenjo
Iaa Sunny tapi abang masih ada urusan dulu, kamu diantar supir yah..!!"
Hmmp, yasudah aku pulang duluan...
Sunny pun bergegas pulang sementara menuju parkiran mobil.
Ahhh….
seseorang menarik Sunny ke dalam mobil berwarna hitam lalu menutup mulut Sunny agar terdiam.
Emm emmmm...
Sunny terus meronta-ronta’ namun usahanya sia-sia, setelah melihat dengan jelas ternyata yang menariknya paksa adalah Josep.
Kak Joe!! brengsek... lepaskan!! Sunny meronta dan menjerit.
Ahhhh lepaskan!!!
“Sunny kesempatan emas ini aku tak akan sia-siakan secara cuma-cuma..."
Josep mulai menarik ke bawah bagian leher atas pakaian Sunny, Sunny yang pada saat itu mengenakan dress berwarna coklat dan bagian dadanya yang berbentuk v terbuka tersebut seakan mengundang hasrat Josep yang telah lama terkubur.
Ahhh kak Joe, tidakk hentikann.. jangan lagii ahhhhh…
Sunny terus merintih mendesah menangis semua tercampur menjadi satu.
Kecupan demi kecupan seakan melahap habis bagian bibir Sunny hingga terasa basah, kedua tangan Sunny dicengkram erat oleh Josep seakan tak ingin malam itu berlalu dengan sia-sia Josep terlihat begitu bergairah dan melupakan seorang wanita yang kini tengah menanti hari bahagia mereka.
“Sunny maafkan dosa-dosaku yang telah berlalu, aku pastikan akan membahagiakanmu walau nanti resikonya akan sangat besar terutama bagi Vanny yang adalah calon istriku tapi itu pilihan saudaraku Sunny!!"
Josep memeluk Sunny yang sedang terisak
Hikss.. kenapa aku harus bertemu kakak lagi, aku sudah memulai kehidupan baruku kak, tapi mengapa kakak hancurkan lagi!! ahhh Sunny menggeserkan dirinya dari dekapan Josep.
“Sunny tolong ampuni aku!!!"
Josep kembali memeluk Sunny dengan berlinangan air mata.
"kamu mau menghukumku sekarang, silakan Sunny aku rela akan semua yang kamu ingin lakukan.. Sunny asalkan kita bisa bersama!!!"
Malam yang begitu menyedihkan bagi Sunny setelah beberapa tahun terlepas dari cengkraman Josep, namun kini harus menerima kenyataan bahwa Josep tidak akan melepaskannya.
“Maaf Sunny aku terbawa rasa rinduku, maaf jika kecupanku terlalu memaksamu malam ini, maaf yah."
Josep terlihat begitu lembut menyapuh air mata Sunny dan Josep pun mengantarkan Sunny kembali ke rumah.
“Jadi ini tempat tinggalmu selama beberapa tahun terakhir ini!!"
Iyaa kak Joe, di sinilah aku memulai kehidupan baruku!!
“aku sangat bersyukur melihat kamu baik-baik saja."
Josep tersenyum bahagia sambil menggenggam tangan Sunny.
Ahh sudahlah kak,, lebih baik kakak pergi sekarang!!
Sunny menarik tangannya dari genggaman Josep.
Josep pun pergi meninggalkan Sunny, sementara itu Sunny sangat kebingungan akan apa yang harus ia lakukan setelah menghadapi Josep malam itu.
“Selamat pagi Sunny, di bawah ada yang sudah menunggumu lama!!" ucap Kenjo kepada Sunny
Siapa sih bang, kok tak biasanya...
“Iyaa memang tak biasanya, karena kamukan biasanya hanya sibuk mengurus bisnismu!!"
Emmm iyaa bang.
Sunny perlahan turun ke lantai satu dan memasuki ruang tamu, di sana terlihat seorang pria sedang duduk menantinya.
“Sunny!!!"
Kak Joe, kenapa kakak ke sini lagi??
“ahh iyaa Sunny aku ingin bertemu kamu!" ucap Josep sembari tersipu seolah-olah ia baru merasakan jatuh cinta pada Sunny.
Apa mau kakak sekarang!!
Sunny terlihat tidak menerima kehadiran Josep yang kini ia anggap hanyalah seorang pria brengsek.
“Sunny!!!" suara teriakan dari belakang menuju ke ruang tamu.
Kamu tidak boleh begitu!! Josep ini mitra bisnis kita berlakulah sopan!! tegas Kenjo
Sopan?? setelah apa yang laki-laki bar-bar ini lakukan padaku bang???
“Sunny cukup kamu sudar keterlaluan yah!!!"
“eittss.. bro bro sudahlah jangan begitu, aku sangat mengerti Sunny!!!"
Sunny pun berlari menuju kamarnya sembari menangis atas perlakuan Kenjo yang terlihat mendukung Josep.
“bro aku salah aku sangat berdosa pada Sunny, wajar kalau Sunny seperti itu!!" tegas Josep.
"iaa bro… tapikan semua telah berlalu, dan kamu akan menikah kenapa Sunny begitu khawatir!!"
“iyaa bro biarkan saja, aku hanya ingin melihat Sunny setelah ini aku akan kembali ke Indonesia!!"
Kenjo tidak mengetahui apa yang telah terjadi antara Sunny dan juga Josep, namun Kenjo hanya mengetahui jika Josep merupakan mantan kekasih Sunny dengan alasan Josep menduakan Sunny, hal itulah yang membuat Sunny membenci Josep.
Itulah cerita yang telah dilontarkan Kenan pada saat itu karena tak ingin Kenjo merasa khhawatir, terlebih lagi Kenjo memiliki mitra bisnis yang baik dengan perusahaan Josep.
Tok tok… Kenjo mengetuk pintu kamar Sunny..
“Sunny buka pintu jangan seperti anak kecil begini!! Josep sudah pergi jadi gak ada yang perlu kamu takutkan!!"
Sunny perlahan membukakan pintu kamarnya.
Iya bang…
“Sunny kalian sudah lama putus tapi kenapa kamu bisa sampai bicara kasar begitu pada Josep!! kamu tahu kan mitra bisnis kita bersama keluarga Josep itu sangat penting!!"
Abang hanya sibuk mengurus bisnis ini itu tapi tak pernah tahu gimana keadaanku!!
“Sunny aku bekeja keras juga untuk keluarga kita, setelah kepergian almarhum om dulu kamu harus menanggung beban hutang yang begitu banyak..."
Sudahlah bang jangan ingat-ingat kagi!! percuma saja aku bicara panjang lebar dengan bang Kenjo, karena yang dia tahu hanyalah sukses dan aku gak mungkin ungkit masalah itu lagi karena akan membuat keadaan menjadi buruk.
“Sunny dua hari lagi kita akan kembali ke Indonesia, kamu sudah siap??
Iyaa bang aku siap! Sunny kembali ke Indonesia bersama Kenjo untuk melanjutkan bisnis dan juga menjalankan beberapa perusahaan mereka setelah masa kontrak dengan negara asing telah selesai.~
_____________*____________
Ahhh akhirnya kembali ke sini juga...
Sunny terlihat begitu bahagia dan ingin segera bertemu dengan sahabatnya Vita, Sunny pun bergegas menemui Vita di rumahnya, karena ingin memberikan kejutan, Sunny pun diam-diam menemui Vita.
Setelah sampai di area rumah Vita, Sunny sedikit heran melihat sebuah mobil alphard yang berada di area parkiran rumah Sunny’
Kok sepertinya gak asing yah mobil ini!! Sunny memperhatikan secara seksama dan tersadar bahwa mobil tersebut adalah milik…
***