
“Kehadiran dirimu sungguh mampu mengubah kehidupanku menjadi sosok yang berjuang demi cinta dan hanya dengan menyentuh bagian tubuhmu saja membuatku begitu tak ingin melepaskannya lagi."
Kau pernah pergi dari kehidupanku namun kini kau hadir kembali membawa berjuta kerinduanku yang telah lama mati bersama semua kenangan kita.
Setelah meninggalkan rumah sakit tempat Sunny dirawat, Josep pun beranjak pergi dengan hati yang pilu.
"Sunny, kupastikan kau hanya milikku seorang dan tak akan ada pria lain yang berani memilikimu selama aku hidup!!!"
argghhhh…
Josep menjerit di sebuah jembatan penyeberangan yang pada saat itu tengah tak seorang pun yang melintasi jembatan tersebut.
Josep mengeluarkan ponselnya
"Hallo bro Willy, iyaa kangen juga ngumpul-ngumpul, oke ke bar yah!!!"
Josep pun bergegas pergi ke sebuah bar tempat Josep dan Willy membuat janji pertemuan.
Permisi mas, meja—
Okey terimakasih…
"Wau wau… prok prokk...
Willy menepuk tangannya saat Josep memasuki sebuah bar tersebut.
“Ahhh bro aku lagi setres berat nih!!"
"Kenapa lagi sih bro?? kamu mau setres apa lagi, harta melimpah, para wanita-wanita dari kalangan mana pun pasti bersedia melayanimu!! hahhah..."
“Ahh Will, kamu ngawur aja kalau bicara!!" Josep menyenderkan dirinya pada sebuah sofa sembari meneguk sebuah wine mahal yang mereka pesan bersama.
“aku benar-benar lelah bro.. ahhhh"
Kamu ceritalah bro jangan membuatku harus menebak!!
"Aku akan segera menikah dengan Vanny yang merupakan hasil perjodohan dari keluargaku karenaa utang budi, tapi aku tak bisa melepaskan Sunny!!"
"Sunny!!! Willy terkejut kala mendengar nama Sunny.
Bro si Sunny cinta masa sekolah dulu itu kan!!"
“Iyaa bro… entah kenapa, aku tergila-gila pada Sunny semua yang dia miliki seakan aku ingin terus menggenggam erat!!!"
"Hemmppp… bro aku sih gak heran, Sunny kan memang gadis perimadona dulu!!"
“Bro apa aku harus menyetujui pernikahan ini lalu setelah itu aku berselingkuh dengan Sunny!!"
Ahhh gila kamu Joe!!
Ucap Willy terkejut mendengar pernyataan Josep.
“Lohh memangnya salah yah!! aku cinta dengan Sunny lalu aku bisa berikan segalanya untuk Sunny!!"
"Iyaa aku tahu bro dengan segala harta kekayaan yang kamu miliki wanita mana sih yang gak mau, tapi tak semua wanita baik mau dibuat seperti itu hanya karena harta dan Sunny bukan tipe perempuan seperti itu!!!" tegas Willy
“Iyaa aku juga ngerasa begitu sih bro dan aku sangat sadar akan hal itu, dan dulu aku sudah berbuat hal-hal yang jahat pada Sunny—"
Josep menceritakan penyiksaan yang pernah ia lakukan terhadap Sunny!!
Gila kamu Joe!! seharusnya kamu bisa menahan diri...!!!
“Jujur aku tak bisa menahan diri, setiap melihat wajah sendu Sunny aku jadi semakin ingin menyiksanya sambil memberikan kenikmatan," Tukas Josep
"Ahh aku tak bisa ikut campur apa-apa lagi Joe kalau sudah hal begini, tapi Sunny pasti akan sangat sulit menerimamu kembali!!!"
“Ahhh itu sudah pasti bro,, apalagi Kenan selalu di sampingnya!! apa aku culik saja!!"
"Jangan Joe, kamu jangan gila lagi!!" tegas Willy sahabat karibnya sejak masa sekolah
"Will, aku pulang dulu yah!!
Josep pun beranjak pergi setelah berbincang-bincang bersama sahabat lamanya.
Oke Joe hati-hati yah dan tetap berpikir jernih…
_______________*______________
“Dokter saya ingin membawa pulang pasien atas nama Sunny, oke saya akan penuhi persyaratannya.
Josep yang telah berencana untuk membawa Sunny keluar dari rumah sakit pun bergegas menyelesaikan segala prosedur dan juga membayar lebih pihak rumah sakit.
Aksi Josep kali ini cukup nekat, akankah Josep kembali ke sifat lamanaya.
Setelah menyelesaikan segala administrasi mau pun prosedur yang ada, Josep bergegas membawa Sunny pergi ke sebuah rumah namun berada jauh dari keramaian kota.
“Sunny sekarang kamu tinggal di sinu bersamaku sayang!!"
Sunny yang masih belum sadarkan diri diletakkan di atas kasur pada sebuah kamar yang telah Josep sediakan.
“Suster tugasmu ialah merawat nyonya rumah ini dengan baik selama aku tidak di rumah, aku membayarmu mahal-mahal bukan untuk kerja santai, semua kebutuhan keperluan nyonya Sunny kamu yang atur semua!!"
Emm ahh,,, di mana ini!!
Sunny membuka matanya perlahan namun masih belum mampu terbangun karena luka pada tubuhnya yang masih terasa sakit.
Maaf nyonya Sunny, tolong nyonya jangan terlalu banyak bergerak nanti bisa menimbulkan rasa sakit! ucap suster yang menjaga Sunny
Suster!! ada apa ini, kenapa aku bisa berada di sini!! di mana ini arghhh....
Sunny mencoba beranjak namun sakit pada lukanya pun mulai terasa.
Mohon maaf nyonya, pak Josep meminta nyonya untuk banyak beristirahat, dan jika ada keperluan mau pun kebutuhan lainnya silakan beritahu saya!! permisi...
Suster tersebut menutup pintu kamar.
Suster.. arghh.. kak Joe brengsek apa lagi yang akan dia lakukan.. ahhhh hikss…
Sunny begitu marah namun tak mampu berbuat apa-apa.
Beberapa minggu kemudian…
Ayo nyonya pelan-pelan, yeaii nyonya bisa berjalan dengan baik, bapak pasti snagat bahagia.
Hmm, jangan sebut dia sus! aku tidak suka!! tegas Sunny
Ahh iya nyonya maaf saya kurang peka, sudah dua minggu lebih bapak tidak pulang mungkin nyonya sangat merindukan bapak hehe..
Diam!! aku bilang jangan sebut nama itu lagi!!
Baik nyonya! sekarang tolong tinggalkan aku sendiri!
Sunny pun duduk termendung di sebuah pekarangan rumah’ sebuah rumah yang begitu mewah tersebut merupakan milik Josep yang kini Sunny tempati.
Beberapa kali Sunny mencoba kabur namun penjagaan begitu ketat sehingga membuat Sunny mengurungkan niatnya’
Tittt titt...
Suara klakson mobil terdengar begitu keras.
Ehh itu bapak Josep, ayo cepat buka’
Beberapa pengawal dan penjaga rumah pun menundukkan kepala mereka saat Josep mulai memasuki rumah’
Selamat malam pak!! serentak mereka menyapa Josep dengan penuh hormat
“Iyaa… mana nyonya kalian!!
Nyonya sedang menikmati pemandangan malam di pekarangan belakang pak!!
“Oke thank you..."
Josep pun menuju tempat dimana Sunny sedang duduk sembari memetik sebuah gitar klasik.
"Sayang!!!"
Josep mendekap Sunny dari arah belakang sehingga mmebuat Sunny begitu terkejut.
Lepaskan aku kak!!
“kok sudah marah begitu sihh baru ditinggal beberapa minggu, sudah rindu yah.. hmm!!" Josep mengecup pipi Sunny
Apaan sih kak.. Sunny pun berdiri.
Kakak itu keterlaluan… apa yang udah kakak lakukan, aku sudah seperti di penjara begini, cepat keluarkan aku dari sini ahh...
“kamu akan selamanya di sini karena kamu sekarang nyonyaku!!" Josep tersenyum licik sambil mendekap erat Sunny.
Lepaskan aku kak.. argghhh lepaskan!!
Josep mengangkat Sunny lalu meletakkan Sunny di bahunya untuk menuju sebuah kamar.
Para pengawal keamanan dan orang-orang yang bekerja untuk Josep hanya tertunduk diam menyaksikan hak tersebut.
Ahh.. Josep meletakkan Sunny di sebuah kasur yang di kamar tersebut’
"Sayang aku sangat merindukan kamu!!" tanpa banyak bicara Josep mulai mencumbui Sunny.
Ahhhhh emmmm...
Sunny terus mengeluarkan suara rintihan dan desahannya disaat Josep mencumbuinya dengan begitu bergairah dan cukup kasar.
Tidak, jangan lagi, jangan sampai hal yang telah pernah terjadi beberapa tahun lalu terulang lagi
Kak Joe hentikan…
Josep tak menghiraukan permintaan Sunny, Josep terus mencumbui Sunny dengan penuh gairah
Sunny yang belum sepenuhnya pulih akibat kecelakaan waktu itu pun tak mampu melakukan banyak perlawanan dan hanya bisa pasrah akan apa yang Josep perbuat pada dirinya..
***