
“Aku hanya ingin melihat kau bahagia dan selalu tersenyum saat bersamaku”
Sementara Kenan terus terisak dihadapan nisan oma dan opanya, perlahan-lahan Sunny mendekapnya dengan lembut.
Kak Kenan, sekarang kakak memilikiku! jadi ceritalah dan berbagilah bersamaku.
Kenan menggenggam erat tangan kanan Sunny lalu mengecup punggung tangan Sunny.
“Sunny berjanjilah, kamu akan selalu berada disisiku!” pinta Kenan dengan berlinangan air mata.
Iya kak, aku akan selalu berada disisi kakak.
Kenan beranjak dari nisan yang saat ini tempatnya tersungkur pilu.
“Sunny, ayo kita kembali” Kenan menggenggam erat tangan Sunny hingga tiba di parkiran mobil alphardnya.
Hari-hari Kenan kini menjadi penuh dengan bunga kebahagiaannya, dan kehadiran Sunny perlahan menghapus duka lamanya.
Hahh, ternyata aku masih memiliki orang yang begitu mencintaiku.
Sunny memandang layar ponselnya sambil menatap foto dirinya bersama Kenan yang sedang tersenyum bahagia.
Kak Kenan, aku harap kakaklah yang terakhir dalam hidupku…
“Sayang, aku menunggumu di resto X tepat pukul 20:00”
Hmmp, aku harus mengenakan dress yang seperti apa yah!! emm, aku sangat bahagia… ucap Sunny sambil merias wajahnya.
Setelah sibuk merias wajah, rambut dan memperhatikan penampilannya, kini saatnya Sunny bergegas pergi. Kali ini Sunny pergi tanpa membawa mobil pribadinya tetapi menggunakan taxi.
Sepanjang perjalanan menuju resto Sunny tak henti-hentinya menahan senyuman bahagianya.
“Silakan masuk nona,” sapa seorang pelayan sambil menunjukkan arah sebuah ruangan.
Ruangan yang terlihat indah dengan balutan dekoras berwarna biru bercambur putih menambah kesan bahagia.
“Silakan duduk,” seorang pelayan mempersiapkan kursi special untuk Sunny.
Senyuman bahagia kini memenuhi wajah cantik Sunny, seakan tak sabar menanti kehadiran pria terkasihnya.
Sudah hampir satu jam kenapa kak Kenan belum juga memberiku kabar, ada apa sebenarnya.
Ahh, ada apa ini?? lampu yang mendadak redup seketika.
Pelayan!! ada apa ini??
Ahh, ada apa ini??
“Maaf telah membuatmu menunggu lama,”
Kenan yang dengan tiba-tiba memeluk tubuh Sunny dari arah belakang.
Kak Kenan!! ucap Sunny sembari memalingkan wajahnya
“Sunny, mau kah kamu menerima lamaranku!!” tanya Kenan sembari tersungkur dengan menyodorkan sebuah kotak segi empat berwarna merah dan terlihat sebuah cincin berkilau indah.
Sejenak wajah Sunny berubah menjadi sendu, namun dengan tangan yang bergetar Sunny pun menyodorkan tangan kirinya.
Iya kak Ken, aku mau... ucap Sunny dengan bibir yang bergetar dan raut wajah penuh haru bahagia.
“thank you my lady” Kenan memasangkan cincin tersebut pada jari manis Sunny lalu mengecup punggung tangan Sunny dengan lembut.
“Sunny aku bahagia malam ini” Kenan pun memeluk Sunny dengan disaksikan oleh beberapa pelayan resto dan juga diiringi tepuk tangan.
Kak Kenan, kenapa selalu mengejutkanku? tanya Sunny dengan nada haru biru.
“iya sayang, aku ingin selalu melihat senyuman bahagiamu dan mulai malam ini aku Kenan Wijaya Kusuma akan menjagamu dengan sepenuh hidupku”
Kenan mengecup kening Sunny dengan penuh kelembutan.
Kak Kenan, terimakasih… ucap Sunny dengan meneteskan air mata haru bahagianya.
“iya sayang, terimakasih juga telah hadir dalam kehidupanku.
Mari duduk sayangku.” ucap Kenan sambil mempersilakan Sunny.
Kak Kenan, coba jelaskan kenapa kakak telat lagi??
“Iya sayang, tadi aku setelah dari kantor langsung pulang siap-siap dan ternyata cincin ini belum ku ambil dari toko.”
Ohh begitu hmpp, Sunny terkekeh saat mendengar penjelasan Kenan.
“Sayang, apa yang kamu tertawakan! hmmp..
Aww kak Kenan sakit, cubitan kakak sakit!!
“hmm, kamu cantik sekali malam ini sayang," puji Kenan
Thank you my honey... ucap Sunny dengan wajah tersenyum.
“hmm, sudah berani menggodaku yah sekarang!!”
Aishhh siapa yang menggoda kakak??
“buktinya sudah berani mengucapkan kalimat seperti itu,”
Iya kak Kenan, aku mencintaimu kak! tukas Sunny sambil memandangi wajah tampan Kenan.
“my lady, secepatnya kita pergi dari tempat ini karena aku tak sabar ingin memelukmu”
Hmmp, Sunny kembali terkekeh dan tersipu.
“Sayang, thank you for tonight…”
Kenan perlahan-lahan mendekap Sunny dengan lembut dan juga memberikan sebuah kecupan dikening Sunny.
Yes, terimakasih juga atas semuanya kak, aku sangat mencintai kakak… balas Sunny sambil membalas pelukan Kenan.
Malam ini Kenan telah berhasil melamar Sunny secara pribadi, akankah kisah cinta ini akan berakhir bahagia…