
Setelah pertemuan Sunny bersama senior sekolahnya, kini Sunny semakin disibukkan dengan berbagai kegiatan pertemuan mitra kerja.
“Sunny, tolong kamu antar berkas-berkas ini dan kerjakan beberapa report disana,” perintah sang atasan kepada Sunny.
Siap pak. Jawab Sunny langsung melaksanakan perintah
Huh, begitu banyak pekerjaan ini dan waktu bersama kak Kenan menjadi banyak tersita!! Keluh Sunny saat menerima tugas-tugas dari sang atasan yang disiplin tersebut.
Setibanya di perusahaan S.
“Thank you Sunny, kamu memang pekerja yang sangat kompeten, tidak salah perusahaan X merekrutmu!” puji Calvin yang saat itu sedang memeriksa berkas-berkas yang telah Sunny bawa.
Iya pak Calvin, jika tidak ada hal lain saya akan segera pergi.
“kemana Sunny, bukankah ini sudah hampir sore! sekalian saja kita makan malam bersama.” Ajak Calvin yang pada saat itu juga sedang berkemas pulang.
Maaf pak, saya ada janji dengan pasangan saya! tukas Sunny dengan tersipu
“Ohh begitu, okay silakan Sunny! tapi aku harap lain kali kamu harus profesional yah dan kesampingkan dulu soal pasangan.” Tukas Calvin dengan nada yang sedikit angkuh
Baik pak, saya permisi dulu. Sunny bergehas pergi dari hadapan Calvin
“Hmmpp, bagaimana bisa aku jatuh cinta dengan perempuan yang sudah memiliki seorang kekasih!!” gumam Calvin yang sedang merapikan dasinya dan duduk kembali dikursi kerjanya.
_________________*__________________
Sudah jam berapa ini? ah kak Kenan pasti sudah menantiku. Gumam Sunny yang sedang berkemas untuk menemui Kenan.
Setelah selesai berkemas, lalu segera bergegas pergi menemui Kenan.
Kediaman Kenan.
Selamat malam kak Kenan! sapa Sunny yang baru saja tiba.
“Iya selamat malam honey! kenapa kamu sudah mulai telat sekarang?” tanya Kenan yang sedang duduk di kursi ruang makan.
Iya maaf kak, tadi aku banyak urusan.
“Oh yah!! goodlah honey, tapi jika kamu lelah beritahu aku! karena aku tidak ingin kamu datang menemiku dengan tergopoh.”
Iya kak, tidak apa-apa! aku sudah menyelesaikan tanggung jawabku!
Setelah berbincang dan makan malam bersama.
“honey, kita akan berangkat sebentar lagi!”
Iya kak, aku ke toilet dulu.
“are u ready honey??”
iya kak, sudah siap semua.
“Maaf, aku tidak bisa sering-sering membawamu makan di resto mewah seperti dulu! karena sekarang aku hanyalah seorang pekerja pemula.” Tukas Kenan sembari menyetir
Kak Kenan, kita bisa bertemu dan makan masakan kakak aku sudah sangat bahagia! jadi kakak tidak perlu bicara seperti itu.
“Iya aku tahu, tapi aku merasa posisiku sekarang lebih dibawahmu, kamu sekarang memiliki jabatan yang cukup bagus dibandingkan aku.”
Kenapa kakak bicara seperti itu, aku hanya melakukan semua tanggung jawabku.
Mari kita bicara ditaman sambil minum dan makan beberapa camilan.”
Iya kak…
“Dulu aku dengan beraninya melamarmu dan mengajakmu menikah, tapi saat ini posisiku berbeda! semenjak aku sakit dan melakukan kemo untuk pemulihanku dari lumpuh, aku banyak mengahabiskan biaya.
Sekarang aku benar-benar hanya seorang pekerja biasa Sunny!!” ucap Kenan dengan suara lirih
Lalu apa yang menjadi permasalahannya kak?? tanya Sunny dengan ketus
“Aku terkadang berpikir, kamu pasti membutuhkan seorang suami yang terbaik dan bisa memenuhi kebutuhanmu tapi aku sekarang sudah banyak kehilangan, dan seandainyakamu menemukan lelaki yang labih dariku…--“
Kak Kenan cukup!! aku tetaplah aku yang selalu mencintai kakak!! tegas Sunny sembari menutup bibir Kenan dengan jari telunjuknya.
Aku sudah pernah bilang, aku akan berusahan menjadi yang terbaik! dan jika hanya kakak sudah kehilangan posisi terbaik lalu aku menyerah dan pergi, berarti aku tak ubahnya seorang perempuan yang kurang bersyukur dengan cinta.
“kenapa Sunny, aku hanya berbicara fakta!!”
Aku sangat mencintai kakak, sejak keterpurukkanku beberapa tahun lalu. Kakak selalu mendampingiku dan kakak adalah lelaki yang menerimaku apa adanya, lalu apa lagi yang kucari kak!! tukas Sunny dengan lirih
“Jadi, kamu masih mau mendampingiku Sunny??” tanya Kenan dengan serius dan lirih hati
Yes, kak!
Sudah cukup duka masa lalu, jangan diingat lagi! aku akan berusaha menjadi perempuan yang bisa menjadi penolong kakak!!
“thank you honey…
Yasudah malam ini cukup larut, kita pulang yah!!”
Kenan mengajak Sunny kembali, sungguh Kenan merupakan lelaki yang penuh pengertian dan selalu memperlakukan Sunny dengan penuh kelembutan.
“Sunny, aku bersyukur memilikimu…”
Kenan memeluk Sunny dengan lembut dan menggenggam wajah Sunny dengan kedua tangannya.
“Honey, I love you…”
Kenan mendekatkan bibirnya dan perlahan-lahan ingin mengecup bibir Sunny, namun---
“ahh maaf honey, aku hampir hilang kendali! kamu masih belum menjadi istriku, dan tak seharusnya aku bersikap berlebihan walau itu hanyalah sebuah ciuman. Aku ingin bibir ini menjadi milikku seutuhnya setelah kamu sah menjadi istriku.”
Kenan pun mengecup kening Sunny dengan lembut.
Thank you kak…
“Good night to my sweet heart…”
Semenjak Sunny bersama Kenan, tak sekali pun Kenan meminta hal yang lebih dan bahkan bertindak mencari keuntungan walau Sunny kini berstatus sebagai tunangannya.
“Aku ingin selalu menghormati wanita yang sangat kucintai, aku akan berusaha menjaga wanita ini hingga akhirnya kami sah menjadi pasangan suami istri.”
Kenan dengan sabar menahan dirinya untuk menyentuh Sunny, terlepas dari masa lalu pahit yang telah Sunny alami. Kenan selalu berusaha menghormati Sunny sebagai pasangannya, sungguh beruntung Sunny memiliki pria seperti Kenan.
Sebuah ujian perjalanan cinta Kenan dan Sunny. Saat Kenan mengalami banyak kehilangan asset dan sahamnya, sementara Sunny mengalami kenaikan jabatan di perusahaan tempat ia bekerja, namun Sunny masih setia mendampingi Kenan didalam keterpurukannya yang disebabkan oleh pamannya sendiri.
Semua masa lalu dan luka lama, kini perlahan-lahan menjadi senyuman bahagia bagi Kenan dan Sunny.