I Wanna Touch Your Heart (Vol 2)

I Wanna Touch Your Heart (Vol 2)
Kau anggap aku apa?



Josep manarik napasnya dengan suara yang semakin berat.


“Sunny kamu tahu? hidupku sekarang sudah terasa hancur!!”


Josep menyenderkan dirinya dikursi mobil dengan suara yang semakin berat.


“Setelah apa yang kami lakukan, semua menjadi semakin kacau!! hanya kamu yang dapat mengerti aku!!" Josep memandang ke  arah Sunny.


Kak Joe cukup!! sekarang aku mau pulang, tolong berhenti!!


“Sunny bagaimana agar kamu menjadi milikku!!”


Aku tidak ingin lagi mendengar semua ini!! aku ingin hidup bahagia kak Joe!!


Sunny tertunduk sambil terisak.


“baik Sunny, sekarang sudah sampai!!”


Terimakasih kak Joe!! Sunny pun beranjak masuk ke apartemen kediamannya.


Satu tahun kemudian…


Semenjak kejadian yang telah berlalu antara Sunny dan Josep di sebuah lokasi wisata, Josep kini lebih sibuk dengan pekerjaan dan pertemuan antar klien di luar negeri.


_________________*_________________


“Kediaman Kenan Wijaya Kusuma”


Sunny datang ke kedaman Kenan untuk berkunjung.


Permisi mas! kak Kenan ada?? tanya Sunny ke salah satu security yang bertugas di area perumahan elit kediaman Kenan.


 “maaf dengan siapa yah bu?” tanya security.


Saya Sunny teman kak Kenan!


“Ohh kalau begitu silakan bu!”


Baik terimakasih mas.


Sunny berjalan menuju kediaman Kenan.


Kemana orang-orang di rumah ini?? Sunny menekan bel rumah.


Seseorang membukakan pintu utama.


Ohh bibi, apakah kak Kenan ada?


Nak Kenan!!! seorang asisten rumah tangga tersebut terlihat sedang menutupi sesuatu.


 Ada apa bi? tanya Sunny kembali.


Silakan masuk non Sunny!! saya akan panggil nak Kenan.


Baik bi.


 Semoga kak Kenan masih suka dengan pemberianku! Sunny terlihat tak sabar menanti Kenan.


“Siapa yang mencariku!!” tukas Kenan yang sedang turun dari tangga rumahnya.


Kak Kenan!! Sunny tersenyum bahagia saat melihat kehadiran Kenan.


“Sunny!! kenapa tidak memberi kabar terlebih dahulu jika kamu mau datang!”


Kejutan!!! Sunny menyodorkan sebuah kotak berwarna biru.


“apa ini Sunny?” tanya Kenan dengan heran.


Kak Kenan happy birthday…


 “Ahhh ini…”


Kenan terlihat berkaca-kaca saat menerima ucapan dari Sunny.


“Terimakasih Sunny!!”


Heheh iyaa kak Kenan! ada apa kak, bukankah ini hanya kado??


“Iya aku tahu ini hanya kado menurutmu, tapi aku sangat bahagia!!”


“Hmpp, sudah Sunny!!


Yeaaaii… sekarang kakak ingin memberikan potongan pertama kepada siapa?


Kenan mulai memotong cake yang telah dibawakan oleh Sunny.


“Sunny, thank you so much!!”


Kenan memberikan potongan pertama kepada Sunny dengan ekspresi yang cukup haru bahagia.


 “Sunny aku bahagia!!”


Iya kak, aku juga turut bahagia jika kakak merasakan seperti itu.


“kamu adalah perempuan yang selalu mengerti aku!!”  Kenan memandangi Sunny sendu.


 “Sunny, aku sangat menyangimu!!” ucap Kenan dengan nada lirih.


Iya kak Kenan,terimakasih sudah menyayangiku selama ini.


Hmmpp…


Kenan sadar bahwa dihati Sunny dia hanyalah seorang pria yang akan selalu menjadi seorang saudara.


 Kak Kenan, karena hari ini hari yang sangat special bagi kakak, jadi aku ingin mengajak kakak untuk berkeliling!


 “Iyaa Sunny kalau begitu aku siap-siap dulu yah!!”


 Kak Kenan kita akan naik angkutan umum yah!!


“angkutan umum!!”


Hmmppp… Sunny menganggukkan kepalanya.


“Oke baik Sunny! aku akan menurut.


 Sepanjang hari Kenan menghabiskan hari specialnya bersama Sunny.


Kenan terlihat begitu bahagia saat bersama Sunny.


 Kenan yang sedari kecil telah tinggal bersama dengan kedua mendiang nenek dan kakeknya, kini hidup sebatang kara. Hari-hari hidupnya hanya dipenuhi dengan pekerjaan dan urusan bisnis, sehingga Kenan sudah sanga terbiasa dengan kehidupannya.


Setiap hari ulang tahun, tak ada satu pun yang mengingat bahkan memberikan sebuah ucapan. Hari ulang tahun tanpa adanya sebuah ucapan pun sudah menjadi hal yang biasa bagi Kenan.


Namun disaat sudah mulai terbiasa dengan kesendiriannya, Sunny pun hadir sehingga membuat hidup Kenan lebih berwarna. Rasa kesepian yang selama Kenan tanggung sendiri berubah menjadi hari-hari yang penuh makna.


 “Kau yang sulit untuk kugenggam, namun kehadiranmu sudah cukup membuat hidupku lebih bermakna. Aku sangat ingin menggapaimu dan meraihmu, akan tetapi aku takut jika kehadiranku tak cukup ruang dihatimu.”


 “Sunny kamu tahu aku selalu berharap orang begitu kucintai bisa menyadari kehadiranku.”


 Iya kak Kenan, aku yakin perempuan itu adalah perempuan yang sangat beruntung sehingga membuat kakak begitu jatuh cinta.


“Iya Sunny, apakah perempuan itu akan bahagia jiak bersamaku?”


Iya pasti kak, pasti sangat bahagia.


Tukas Sunny pada Kenan untuk menanggapi pertanyaan Kenan.


 “Tapi bagaimana jika perempuan itu hanya menganggapku sebagai seseorang yang tak cukup berharga dalam hatinya??”


 Kenan menghela napas dan memandag ke  arah Sunny.


Kenapa kak Kenan, apakah kakak butuh bantuanku? aku siap membantu!! hmmp Sunny tersenyum seolah begitu mendukung hubungan Kenan bersama wanita yang sangat Kenan cintai, walau pun kenyataanya Sunny lah wanita tersebut.


 “Iya Sunny. Apakah perempuan itu bisa menerima perasaanku??’


Tukas Kenan sembari memandangi wajah Sunny.


Heheh kak Kenan! Sunny menyentuh punggung tangan Kenan.


Aku yakin kakak akan bahagia!!


“Bahagia yah!!”


“Bagaimana mungkin wanita yang begitu kucintai berkata bahwa ia sangat ingin membantuku untuk dapat bersama dengan seorang wanita, sedangkan wanita tersebut adalah dirinya sendiri…”


 Kenan hanya tersenyum walau senyum itu penuh pilu.