Where's My Daddy?

Where's My Daddy?
Eps. 89 Menemukan Chip



“Aku harus cepat membawa Alexa kembali.” gumam Sean ia memacu mobilnya dengan cepat ke rumah.


Pria itu berada di kamar setelah tiba di rumah beberapa menit yang lalu. Ia menatap monitor di depannya yang sudah di ganti oleh pelayan yang ada di sana.


“Alexa... bagaimana cara untuk meyakinkan mu ?” Sean menatap tayangan CCTV yang menampilkan Alexa sedang tidur pulas.


Ingin rasanya dia tidur di sampingnya dan menemaninya. Lama Sean menatap monitor di depannya dan baru tidur satu jam setelahnya.


🌹


🌹


Pagi hari Angel membuka mata. Ia merasa tubuhnya menggigil. “Astaga apa yang terjadi padaku ?” ia melihat tubuhnya yang bugil kemudian segera menarik selimut ada di dekatnya untuk menutupi tubuhnya agar hangat.


Ia menatap ke lantai, “Baju ku...” Angel melihat gaun nya yang berserakan di lantai. “Oh.. apa sebenarnya yang terjadi pada ku ?”


Dengan kepala yang masih sedikit pusing dia berusaha mengingat kejadian semalam.


“Oh... memalukan sekali.” gumamnya sangat berhasil mengingat kejadian semalam di saat dia mengajak Sean untuk bercinta namun mendapatkan penolakan saat itu hampir terwujud. “Bagaimana nanti aku menghadapinya jika aku bertemu dengannya ?”


Angel terlihat malu dengan apa yang telah dilakukannya semalam. Ia pun segera masuk ke kamar mandi dan membersihkan dirinya.


Setelah kejadian tersebut selama beberapa hari Angel tak berani menemui Sean. Ia lebih memilih untuk menyibukkan diri sembari menghibur dirinya juga larut dalam kesedihannya dengan pengakuan Sean yang sudah beristri.


Sementara itu di rumah Austin di siang hari. Cyrano dan Cyrille bermain-main di sekitar kamar mommy nya di luar ruangan.


“Tak ada mommy jadi kita bisa puas bermain di sini.” Cyrille berkata dengan manisnya sembari membawa banyak mainan.


“Kau benar. Kita adu kekuatan sekarang, siapa yang menang balapan kali ini ?” Cyrano menonton sambil menunjukkan mobil remote kontrol terbarunya.


Ya, gadis itu menerima tantangan dari Cyrano. Dalam beberapa menit saja rumah itu sudah terlihat berantakan karena menjadi area balapan bagi mereka berdua.


“klak.” di tengah kesenangan mereka bermain tiba-tiba terdengar suara pintu dibuka.


“Celaka, mommy sudah pulang.” pekik Cyrano pucat melihat tempat yang semakin berantakan.


Pesta pun buyar sebelum mereka benar-benar mendapat omelan dari mommy nya. Si kembar segera membersihkan tempat tersebut dengan cepat lalu masuk ke kamar dan pura-pura tidur.


“Sepi sekali... kemana mereka berdua ya selalu berisik ?” ucap Austin lihat ruangan yang sepi kemudian langsung masuk ke kamar si kembar. “Rupanya mereka sudah tidur.”


Austin keluar kamar dan menutup kembali pintunya kemudian duduk di sofa yang ada di ruangan itu.


“huuh ternyata yang datang bukan mommy, tapi pappy.” rutuk Cyrille pada Cyrano kesal. “Aku ngantuk. Jika kau main-main saja lagi sama Pappy.” Cyrano merasa mengantuk setelah mencium aroma batalnya.


Karena bermain sendiri tak asik maka Cyrille pun mencoba untuk tidur seperti saudara kembarnya.


Austin tengah bersantai di sana sembari menyesat kopi yang barusan dimintanya pada pelayan rumah.


“Apa itu ?” gumamnya sembari menaruh cangkir kopinya ke meja saat melihat sebuah chip ada di bawah meja. “Apa ini milik Cyrano ?”


Austin mengambil chip tersebut dan segera memeriksanya dengan teliti. “Ini bukan milik Cyrano, jadi pasti ada seseorang yang ingin memantau kami di sini.” Austin pun segera turun dari tangga dan menemui bodyguardnya untuk memperketat pengamanan di sana.


“klik.” Sean berada di depan monitor dan sedang melihat rekomendasi CCTV di rumah Austin. “Apa yang terjadi ? Kenapa aku tak bisa lagi melihat rekamannya sekarang ?” tak terlihat apa pun di monitor Sean.


“Sial ! Pasti chip itu jatuh !” Sean kembali menggebrak meja dengan keras mengetahui alat penyedapnya yang mungkin saja telah ditemukan. “Apa yang harus kulakukan ?”