Where's My Daddy?

Where's My Daddy?
Eps. 44 Permen Karet



Mereka berempat tiba di depan rumah. Alexa dan si kembar berjalan mengikuti Alexa menuju ke mobil.


“Tunggu ! Sebaiknya kali ini kita berangkat bersama semobil.” ucap Kevin menghentikan langkah mereka bertiga.


“Ya... ?” Alexa berbalik dan menoleh menatap ke arah Kevin. “Kita naik mobil ku saja kali ini.” tawarnya sambil membuka pintu mobil.


Belum sempat Alexa menjawabnya setuju atau tidak, Cyrille sudah berlari duluan bahkan gadis itu duduk di depan du samping Kevin.


“Ayo kalian berdua kenapa masih diam saja di sana ?” Cyrille melongokkan kepalanya keluar memanggil mommy dan Cyrano.


“Anak itu... kenapa dia memutuskannya tanpa bertanya lebih dulu padaku ?” gumam Alexa akhirnya berjalan berasama Cyrano merasa kesal dengan sikap putrinya itu.


Alexa pun duduk di belakang bersama Cyrano.


“Cyrille kau tak ingin duduk bersama Cyrano ?” tanya Kevin sebelum ia mengemudikan mobilnya.


“Aku ingin duduk di sini om, apa aku tidak boleh duduk di sini ?” protesnya karena merasa pria itu ingin mengusirnya dari sana.


“Oh tentu saja kau boleh duduk di manapun di mobil ini, cantik.” jawab Kevin tersenyum kecil sambil mengusap kepala Cyrille.


“Tak apalah masih ada banyak waktu nanti di sana untuk ku lebih dekat dengan Alexa.” batin Kevin yang hanya bisa melirik ke arah Alexa kemudian segera melajukan mobilnya menuju ke bioskop.


“hmm.... aku senang Kevin sepertinya menyukai Alexa.” Austin sedari tadi mengamati dari lantai atas dan tersenyum tipis melihatnya. “Ku harap pria itu bisa menggantikan posisi Sean di hati mu.” mematikan rekaman cctv yang ada di teras rumah.


Tak lama kemudian mereka tiba di sebuah bioskop. Dan tentu saja saat mereka berjalan bersama Mereka terlihat seperti sebuah keluarga lengkap.


“Cyrille... ada yang ingin ku bicarakan denganmu.” Cyrano menarik saudari kembarnya di tengah jalan. “Kau ini sepertinya ingin OM Kevin menjadi Ayah kita.” bisiknya lirih.


“Lalu kenapa kau terlihat begitu senang padanya ?”


“Tentu saja aku ingin mengetahui lebih banyak tentang dirinya.” Cyrille meninggalkan tangan saudara kembarnya dari bajunya.


Di dalam bioskop ternyata Kevin sudah mengambil start duluan sehingga ia bisa duduk di samping Alexa.


“Gara-gara kau lama ke toilet kita melewatkan duduk bersama mommy.” keluh Cyrano kesal harus duduk di sebelah saudari kembarnya dan hanya bisa menatap mommy nya di kursi depan mereka.


“Sudahlah filmnya sudah mulai daripada ketinggalan.” Cyrille tak mau mempermasalahkan hal lainnya dulu dan fokus melihat tayangan film favorinya.


“Tenang saja. Rencana kita tetap seperti sebelumnya.” ucap Cyrille menatap saudara kembarnya yang tidak melihat film favoritnya malahan menatap kursi di depannya.


“Kasihan mommy, anggap saja ia bertemu dengan temannya.” tambah Cyrille kembali meyakinkan dan membuat Cyrano melepaskan tatapan matanya dari kursi di depannya dan berani menatap film yang sedang diputar saat ini.


“Dua anak itu duduk diam di belakang.” batin Kevin merasa leluasa tak ada yang mengganggunya.


“Alexa kau mau ini ?” Kevin memberikan pop corn rasa sapi panggang pada Alexa.


“Oh... terima kasih.” Alexa menerimanya. Kevin benar-benar senang wanita itu mau menerimanya. Ia pun memanfaatkan kesempatan yang ada dan menggeser duduknya lebih mendekat.


“poff.” beberapa menit sebelumnya Cyrille yang mengantisipasi keadaan, menaruh permen karet yang dikunyahnya lalu menaruhnya di tengah mereka berdua tanpa sepengetahuan dua orang itu.


“Argh.... siapa yang menaruh sesuatu yang lengket di sini.” pekik Kevin menduduki permen karet.


Alexa hanya tersenyum dalam hati dan ia tahu pasti siapa pelakunya sambil melirik ke kursi belakang.