Where's My Daddy?

Where's My Daddy?
Eps. 84 Memantau Dari Jauh



Di Britain di suatu tempat terlihat Bryan yang sekarang ini berada di sebuah perusahaan, tepatnya satu-satunya perusahaan yang Austin wariskan padanya.


Meskipun ternyata ia bukan putra kandung Austin, namun karena sudah hidup lama bersama dengannya maka Austin tak sampai hati memutuskan hubungannya begitu saja tanpa memberinya apapun.


“Aku benar-benar tidak menyangka ternyata aku bukan anak dari ayah, tapi anak dari pria itu.” Bryan yang kini sudah berganti nama belakang menjadi Bryan Adams mengikuti nama ayahnya selalu teringat pada Austin.


Pria berusia 30 tahunan itu nampak sedih jika teringat semua aset yang awalnya dialihkan untuknya sudah beralih tangan pada Alexa.


“Bagaimana bisa ayah meresmikan wanita itu menjadi putri sah kandungnya ?” gumamnya teringat kejadian 5 tahun yang lalu dimana ia di usir oleh Austin juga dihapus nama belakangnya bersamaan dengan penambahan nama belakang Alexa menjadi Alexa Bertrand setelah melihat sendiri secara langsung pernikahan ayahnya itu di atas sebuah makam demi bisa mewariskan semua asetnya pada Alexa.


Semenjak kejadian itu, Bryan merasakan kecewa yang sangat luar biasa pada mantan ayahnya. Dan tanpa sepengetahuan Austin dia pun sering mengamati tepatnya memantau Alexa dari kejauhan.


“Bagaimana kehidupannya sekarang ?” Bryan terlihat menatap monitor di depannya dan membuka sebuah rekaman CCTV yang memperlihatkan Alexa yang baru masuk ke kantor. “Dulu perusahaan itu adalah milikku tapi sekarang sudah jadi milikmu.” menatap dengan tatapan tak suka sambil mengepalkan tangannya.


“Jika saja kau tak datang, maka ini semua tak akan terjadi.” terlihat semakin kesal saat melihat senyum Alexa yang terkembang sewaktu ada si kembar yang datang ke sana sepulang sekolah.


“Mommy... siang ini aku ingin makan di restoran Park Stew.” ucap Cyrano pada mommy nya begitu mereka keluar dari kantor dan menuju ke mobil.


“Aku inginnya ke restoran Candy mommy, please.” Cyrille merajut sambil menarik baju belakang mommy nya.


“Tidak Cyrille. Kali ini kau tidak boleh banyak makan manis terlalu berlebih, atau kau akan bertambah gendut nanti.” tolak Alexa tegas sembari duduk di mobil.


“klik.” Bryan mematikan tayangan CCTV yang membuatnya semakin terlihat memanas. “Kau bisa bersenang-senang sekarang. Sudah lima tahun aku membiarkanmu menikmati semua fasilitas dari ayah. Sekarang saatnya aku mengambil kembali fasilitas itu darimu.” Bryan tersenyum menyeringai sembari memutar kursinya menghadap keluar jendela di ruangannya.


“Kirim beberapa informasi ke daerah ini dan laporkan semua yang kalian lihat nanti padaku.” ucap Bryan di akhir pembicaraan mereka setelah mereka bicara kurang lebih selama 30 menit.


“Baik, tuan.”


Di sebuah restoran terlihat Cyrille dan Cyrano yang sedang makan es krim sambil menunggu mommy mereka yang belum selesai makan, entah kenapa kali ini lama sekali tidak seperti biasanya.


“Spaghetti ini kesukaannya.” Alexa kembali teringat kenangannya bersama Sean saat memakan menu yang dipesankan oleh Cyrano kali ini. “Sean... brengsek kau.” umpatnya dalam hati teringat beberapa hari yang lalu pria itu menyentuhnya yang membuatnya kembali merindukannya tapi ia tak tahu apa yang harus dilakukannya.


“Apa aku harus menemuinya ?” gumamnya yang tak sengaja terdengar oleh si kembar.


Cyrano dan Cyrille saling bertatapan kemudian beralih menatap mommy nya.


“Mommy mau menemui siapa ?” tanya mereka berdua bersama.


“Daddy mu.” jawabnya tanpa sadar. “Oh... bukan, maksud ku


oncle Kevin.” Alexa segera meralat ucapannya sebelum timbul pertanyaan. “Kenapa aku sampai keceplosan ?”


“Apa mommy sudah bertemu dengan daddy ?” batin Cyrano menebak-nebak sendiri.


“Oh, aku kira mommy mau mengajak kami bertemu dengan daddy.” celetuk Cyrille yang awalnya terlihat tersenyum tapi beberapa detik kemudian berubah cemberut dan kecewa berat setelah mendengar penuturan dari Mommy nya.