Where's My Daddy?

Where's My Daddy?
Eps. 101 Gudang Tua



Ya, Kevin merasa kesal, kecewa dan tak terima dengan perlakuan Sean padanya yang membuatnya beberapa waktu yang lalu sampai babak belur. Di tambah pernyataan Austin beberapa waktu yang lalu mengatakan padanya membatalkan acara perjodohan nya dengan Alexa secara sepihak padahal kurang dari dua minggu lagi sebenarnya mereka akan bertunangan.


“Kalianlah yang memaksaku melakukan hal seperti ini.” gumam Kevin kemudian berhenti di sebuah tempat, tepatnya gedung tua kosong yang sudah lama tak terpakai.


Saat ia turun dari mobil datanglah seorang pria yang datang menghampirinya yang juga sudah menunggunya sedari tadi.


“Kau memang teman baikku, Kevin.” ujar pria itu menyambutnya dengan tersenyum lebar sembari menepuk bahunya. “Kerja bagus, kau bisa menangkap anak Alexa.”


Siapa lagi pria itu jika bukan Bryan yang sudah lama merencanakan hal tersebut. Ia pun jalan menuju ke mobil melihat si kembar yang masih tertidur pulas.


“Hey kalian, cepat bawa mereka masuk dan ikat yang erat.” perintah Bryan pada suruhannya yang turut serta bersamanya.


Dua orang pria langsung masuk ke mobil kemudian membawa si kembar masuk ke gudang.


“Apa yang akan mereka lakukan pada kami di sini ?” batin Cyrano yang tetap pura-pura tertidur meskipun sebenarnya ia sudah sadar sejak tadi di dalam mobil dan mendengar sebagian percakapan antara Oncle Kevin dengan seorang pria yang tak dikenalnya untuk mencari tahu apa tujuan mereka melakukan hal ini padanya.


“Ikat saja mereka berdua di sini.” ucap seorang pria pada rekannya setealah menurunkan si kembar.


“Ya, mereka anak kecil saja jadi tak usah diikat terpisah.” pria tadi segera mengambil tali lalu mengikat Cyrano dan Cyrille.


“Klak.” setelah dua pria tadi selesai mengikat si kembar mereka keluar dan menutup pintu.


Cyrano seketika membuka matanya dan menatap ke sekitar. “Mereka menculik kami dan menyekap kami di tempat ini.” melihat ruangan berdebu juga tampak sarang laba-laba di sudut ruangan memenuhi plafon tempat mereka di sekap. “Oncle Kevin, kenapa kau melakukan ini pada kami ?”


Seorang pria masuk dan berhenti tepat di depan si kembar. Ia berjongkok mengusap rambut Cyrano dan Cyrille bergantian.


“Ayah... bagaimana dengan reaksimu nanti setelah mengetahui cucu kesayangan mu ini hilang ?” ucapnya kemudian berdiri lagi dan tersenyum lebar penuh kepuasan.


“Tuan Bryan ada telepon untuk anda.” ucap seorang pria masuk ke sana, memberitahunya.


“Ya.” dia pun kemudian segera keluar dari sana dan segera menerima telepon untuknya.


“Bryan ? Siapa dia ? Dan apa hubungannya dengan pappy ? Apa pappy punya anak lain selain mommy ?” batin Cyrano mengingat nama yang disebut oleh pria tak dikenal yang ia duga sebagai bawahan pria bernama Bryan tadi.


bam


Setelah pintu tertutup kembali, Cyrano membuka matanya dan bisa bernafas dengan mudah karena tak ada seorangpun yang menunggunya di dalam sana, tapi mereka semua menunggu di luar bangunan tepat disekapnya si kembar.


“Ingat jaga terus tempat ini.” ucap Bryan pada dua orang yang ia tugas kan berjaga di sana. Ia memang hanya menempatkan dua orang karena menurutnya tak perlu menempatkan banyak orang hanya untuk menjaga dua anak kecil saja yang tak bisa apa-apa.


“Baik, tuan.”


Bryan kemudian pergi dari sana bersama Kevin entah kemana mereka pergi dengan mobil yang terpisah.