
Paul tak menyangka saja jembatan kali ini terlihat sepi padahal biasanya tempat ini ramai sekali.
“huft...” pria itu menarik nafas panjang setelah akhirnya berhasil mengejar tuan dan nona mudanya yang saat berada di tepi jembatan menatap ke arah Sungai Seine yang terbentang di bawah jembatan.
“Tuan biar aku ambil foto kalian berdua.” Paul menawarkan diri dan terang saja dengan senang hati Cyrille menyerahkan kameranya pada pria itu.
“ckrek.. !” body guard itu mulai mengabadikan foto-foto mereka Selain itu ia juga memotret dengan ponselnya. “Ini nona muda, sudah.” Paul mengembalikan kamera milik Cyrille.
Sementara Cyrano dan Cerylle masih menikmati pemandangan yang ada di sana, Paul mengirim foto yang diambil dari ponselnya pada tuannya.
“Ding.” suara pesan masuk pada ponsel Austin. Pria itu akan keluar dari ruang meeting dan menyempatkan diri melihat pesan yang masuk untuknya. “Oh mereka sudah ada di sana rupanya.”
Alexa yang duduk di samping ayahnya menoleh ke arah pria itu saat melihatnya tersenyum lebar. “Mereka dimana ayah ?”
Tanpa menjawab ayahnya itu menunjukkan ponselnya pada Alexa.
“Ponts Des Arts...” gumam Alexa melihat foto si kembar tersenyum lebar di sana. “Aku benar-benar merindukan semua tempat yang ada di sana dan juga merindukan mu Sean...” melihat dengan mata berkaca-kaca teringat dirinya sering kesana bersama Sean dulu.
“Meeting break dulu ayo kita keluar.” Austin memanggil putrinya dari lamunan karena yang penting saat ini sudah kosong.
“Ya, ayah.” Alexa mengembalikan ponsel milik ayahnya dan berjalan keluar dari ruang meeting sambil mengusap setitik air matanya.
Kembali ke tempat si kembar berada yanga masih menikmati panorama keindahan di sana sambil melihat beberapa gembok cinta yang dipasang oleh pengunjung di sepanjang jembatan.
“din.” ternyata jalanan mulai ramai beberapa menit kemudian. Terlihat mulai banyak kendaraan yang melintas di jembatan itu. Untung saja si kembar sudah mengabadikan foto mereka selama di sana.
“Ya sayang aku sudah tiba di sini tapi kau tahu aku masih bertugas sekarang. Mungkin nanti malam barulah aku bisa menemuimu.” ucap pria itu dalam sambungan telepon.
Cyrille dan Cyrano saling menatap dan mereka tahu inilah saat yang tepat bagi mereka untuk kabur dari sana.
“Jangan lupa cepat cari aku. Aku tidak tahu jalan disini.” bisik Cyrille sebelum pergi.
“Kau kan sudah bawa alat yang menunjukkan keberadaanku ? Kau bisa melacak keberadaanku jika kau tersesat nanti.”
Cyrille kemudian berlari kecil ke ujung jembatan dan menyisip di keramaian jalan di mana di sana banyak pejalan kaki.
“Tuan, dimana nona muda ?” tanya Paul setelah selesai bertelepon selama 15 menit dan mendapati hanya melihat tuan mudanya saja sedang melihat hasil foto-foto mereka.
“Dia di sana tadi oncle.” jawab Cyrano menunjuk ke ujung jembatan tanpa menoleh ke sana dan tetap melihat kamera di tangannya.
Paul segera berlari ke ujung jembatan namun dia terkejut mendapati tempat itu kosong. “Dimana nona muda ?”
Cyrano menatap ke arah oncle Paul, “Cyrille semoga Oncle Paul tidak menemukan mu dengan cepat.
“Nona muda ?” panggil Paul berulang kali sambil menyisir jalan untuk mencarinya. “Gawat nona muda hilang. Aku harus menemukannya sebelum Tuan Austin mengetahuinya.”ia berhenti mencari dan bermaksud untuk memberitahu tuan mudanya.
Tapi apa yang terjadi, pria itu kembali dibuat syok saat kembali dan mendapati tuan mudanya juga tak ada di sana, hanya camera nya yang tertinggal di sana.