Where's My Daddy?

Where's My Daddy?
Eps 48 Agenda Meeting Dadakan



Siang hari di Britain


Terlihat Cyrano dan Cerylle tersenyum lebar masuk ke kamar mereka begitu pulang dari sekolah.


“Besok mulai libur dan selama satu minggu penuh kita akan berada di Paris.” celetuk Cyrille melihat saudara kembarnya yang masih sibuk mem-packing barang-barang yang akan dibawa, tidak seperti dirinya yang sudah selesai mengemas semua barangnya semalam.


“Cyrano kau sudah menyiapkan daftar ke mana saja nanti kita akan pergi selama di sana ?” tanya Cyrille melompat turun dari kursi dan duduk di samping saudara kembarnya.


“Kau lupa ya apa misi kita di sana ?” Cyrano berhenti berkemas dan beralih menatap saudari kembarnya. “Kita kesana untuk mencari daddy.” tambahnya mengingatkan lagi apa tujuan liburan mereka.


“Ya, ya tapi aku juga benar-benar ingin merasakan liburan di sana.”


“Berharap saja pappy tidak ikut ke sana jadi kita bisa bebas bergerak.” timpal Cyrano kemudian berdiri dan menata semua barang bawaannya yang barusan selesai ia kemas.


“Tuan ini tiket penerbangan untuk besok.” seorang pria berpakaian serba hitam masuk ke ruang kerja Austin untuk menyerahkan tiga lembar tiket pesawat yang barusan dibelinya.


“Ingat jangan biarkan nona dan tuan muda sampai keluar di luar daftar yang kuberikan pada mu terlebih mendekati Aldric Group. Jangan sampai mereka tahu itu.” ceramah Austin panjang lebar pada bodyguard-nya.


“Ya, tuan.” jawab body guard itu mengangguk kemudian pergi dari sana setelah tak ada perintah lagi untuknya.


Dari luar terlihat Alexa yang pulang lebih awal. Ia sengaja pulang mendahului untuk menemui dan bicara pada ayahnya.


“Pintu ruangannya terbuka, berarti dia masih ada di sana.” Alexa mempercepat langkahnya agar bisa bertatap muka dengan ayahnya.


“Ayah...” Alexa langsung masuk kemudian duduk di kursi yang ada ruangan.


“Alexa, ada apa ?” tanya Austin sambil melepas kacamata yang dipakainya dan menaruhnya ke meja.


“Ayah siapa yang akan menemani si kembar ke Paris besok ?”


Austin sebelumnya sudah mengantisipasi hal itu jika saja putrinya akan bertanya padanya.


Alexa terlihat kecewa namun ia sudah menduga sebelumnya jika ayahnya pasti sudah menyiapkan seseorang untuk menemani Cyrano dan Cerylle.


“Apa aku boleh menemani mereka ?” tanyanya lagi bersi keras untuk ikut ke sana.


“Alexa... selama satu minggu mulai besok akan ada meeting besar jadi kau tak bisa meninggalkan kantor.” Austin jawab singkat sambil tersenyum lebar.


“Apa ? Meeting besar ?” Alexa terkejut mendengarnya karena sebelumnya tak ada jadwal meeting untuk besok dan seminggu ke depan. “Tapi bagaimana mungkin bisa ada jadwal yang tidak ku ketahui ?” bingung sendiri, seingatnya sebelum ia pulang sekretarisnya tak mengabarkan jadwal meeting apapun padanya.


Tentu saja Alexa tidak mengetahui hal itu, karena Austin yang barusan menyiapkannya tanpa sepengetahuan dirinya dan memang sengaja ia persiapkan agar Alexa tidak bisa ikut ke Paris.


“Kau akan tahu sebentar lagi.” Austin menggerakkan mouse nya dan mengirim pesan urgent pada staf di sana.


“kring...” benar saja satu menit setengahnya ponsel Alexa tiba-tiba berdering.


“Oh siapa yang menelepon ku ?” Alexa mengambil ponsel yang ada dalam tasnya.


“Halo nona maaf aku lupa memberitahukan kabar padamu.” ucap seseorang ditelepon.


“Ya, Carol ada apa ? Apa ada sesuatu yang penting ?” tanya Alexa pada menelepon yang ternyata adalah sekretarisnya.


“Nona besok akan ada meeting besar selama satu minggu ke depan dari pagi sampai menjelang sore.”


Alexa tak bisa berkata-kata dan menarik nafas dengan berat sambil menatap Austin yang menatapnya dengan tersenyum kecil.


“Sial pasti ayah sengaja melakukan hal ini padaku.” batin Alexa kembali menarik nafas berat dan mengakhiri panggilan teleponnya.


Ia pun berjalan lemas keluar dari ruang kerja ayahnya naik ke tangga.