
Selama si kembar liburan, Alexa terlihat beberapa kali sering keluar bersama Kevin. Terang saja dengan tidak adanya Cyrano dan Cyrille di Britain memberikan waktu bagi Kevin untuk leluasa menemui Alexa.
Hampir lima hari ini setiap malam pria itu datang ke rumah. Walaupun tidak setiap hari mereka keluar bersama dan hanya mengobrol saja.
“Alexa hari ini apa kau ingin keluar ?” tanya Kevin sembari duduk di ruang tamu setelah Alexa mempersilakannya masuk.
“Kemana ?” Alexa menatap Kevin dengan tersenyum tipis. Karena sejujurnya nyata punya rekomendasi tempat tujuan kali ini.
“Bagaimana jika kita rumah makan baru di dekat king road ?”
“Ya, baiklah aku akan menemanimu ke sana kebetulan aku juga belum makan malam.”
Sepuluh menit kemudian Alexa kembali dan selesai bersiap.
“Kapan si kembar pulang ?” tanya Kevin sembari berjalan keluar rumah menuju ke mobilnya diikuti Alexa yang ikut masuk ke mobil.
“Dua hari lagi mereka akan pulang.”
Dari kejauhan terlihat Austin menatap ke arah mobil yang sedang meluncur keluar dari rumahnya. “Kurasa Alexa mulai membuka hatinya untuk Kevin.” ia tersenyum lebar melihat perjodohan itu berjalan mulus.
“Ternyata dengan liburan Cyrano dan Cyrille memperlancar hubungan mereka berdua. Lain kali aku akan kirim mereka liburan lagi ke suatu tempat.” Austin menutup tirai jendela dari ruangannya dan kembali fokus pekerjaannya.
Keesokan harinya Alexa duduk termenung di kamarnya. Ia gak bisa ngomong dirinya sendiri jika Sampai detik ini dia pun masih berpikir dan menunggu Sean kembali padanya.
Entah kenapa pikirannya terusik pada akta pernikahan mereka yang dulu akan di urus Sean setelah pernikahan mereka.
Ia masuk ke situs pencatatan sipil untuk mengecek atau pernikahan mereka yang sudah terdaftar.
“Aneh... kenapa aku tidak menemukannya ?” Alexa mengurutkan keningnya setelah berulang kali mencari akta pernikahan nya dengan Sean yang seharusnya terdaftar pencatatan sipil. “Mungkin aku terlewat membacanya.”
Maka ia pun membaca informasi tersebut dengan pelan dan teliti. “Astaga kenapa aku tidak menemukan akta pernikahan kami ?” Alexa sudah berulang kali mencari dan mengulangi membaca namun tetap saja ia tak menemukan akta pernikahannya terdaftar di sana.
“Ini tidak mungkin.” ia terlihat semakin panik setelah melihat status nya di situs pencatatan sipil jika dirinya masih single dan belum menikah. “Kenapa begini ?”
Alexa menarik nafas kasar dan merupakan sejenak untuk bahunya yang tegang ke dinding.
“Sean... kau hilang dari bumi dan juga kau tidak mendaftarkan akta pernikahan kita ?” Alexa benar-benar tak menyangka saja. “Kenapa kau membohongi diriku ?” ia pun hanya tertunduk dan gemetar sambil menitikkan air mata ya sudah tak bisa dibendungnya lagi karena merasa telah ditipu dan diabaikan oleh pria itu.
“Sean... kenapa kau tega padaku ?”
Di rumah Sean terlihat pria itu masuk ke kamar setelah sesi makan malam bersama ibu dan Angel selesai.
“Ibu kenapa kamu mulai mengatur hidupku ?” Sean sampai menggebrak meja kamarnya dengan keras. “Aku sudah bilang pada mu jangan mencampuri urusan asmara ku.”
Sean melihat tangannya yang merah bekas memukul tadi. Entah kenapa tiba-tiba ia menitikkan air mata dengan rasa sakit luar biasa tanpa tahu sebabnya.
“Alexa ada apa dengan mu ?” ia mengusap air matanya sembari terpikirkan pada Alexa.