Where's My Daddy?

Where's My Daddy?
Eps. 85 Sebuah Misi



Suatu malam Kevin datang berkunjung ke rumah Alexa. Seperti biasa pria itu duduk menunggu Alexa yang belum turun, di kursi teras.


“Oncle Kevin... bolehkah aku menemanimu ?” Cyrille keluar dari rumah dan langsung saja duduk di pangkuan pria itu sebelum mendapatkan jawaban.


“Cyrille....” Kevin malah memegang gadis kecil itu agar tak jatuh. Ya, karena sikap Cyrille yang manja juga yang paling aktif maka ia lebih dekat dengan gadis kecil itu daripada Cyrano.


“Oncle sedang apa ?” tanyanya ikut Menatap layar ponsel yang ada di tangan Kevin.


“Oncle punya game baru, kau mau coba ?” tawarnya kemudian menunjukkan koleksi game barunya yang memang ia download khusus untuk Cyrille beberapa hari yang lalu.


“Oncle memang is the best.”


Cyrille bermain game baru dan Kevin hanya menungguinya bermain saja.


Di tengah Cyrille permainan ponsel itu berdering.


“Oncle ada panggilan masuk untukmu.” Cyrille mematikan gamenya sebentar lalu menyenangkan ponsel itu pada si empunya.


“Bryan.... ?” batinnya setelah mengetahui siapa yang menelepon dirinya. “Cyrille turun Sebentar ya ini telepon penting.”


Setelah Cyrille turun pria itu kemudian menuruni teras mengambil jarak yang cukup jauh dari Cyrille baru bicara.


“Ada apa kau menelepon ku ? Kau tahu aku sedang berada di rumah Alexa.” ucapnya lirih sembari sesekali melihat ke belakang menatap ke arah Cyrille.


“Aneh sekali... sebenarnya oncle Kevin bicara dengan siapa ? Kenapa harus menjauh dariku segala ?” batin Cyrille melihat gelagat aneh Oncle Kevin seperti menyimpan suatu rahasia.


“Kevin, ingat misi yang kuberikan padamu. Meski kau adalah teman ku tapi jika kau tak bisa menjalankan tugasmu maka aku tak segan-segan akan bersikap kasar padamu.” Bryan mengingatkan misi utamanya.


“Ya, aku tahu dan kau tak perlu mengingatkanku berulang kali.” balas Kevin segera mengakhiri teleponnya tepat di saat Cyrille berdiri di belakangnya.


“Cyrille Sudah berapa lama kau ada di sini ?” tanya Kevin terkejut dan khawatir gadis kecil itu mendengar semua pembicaraannya dengan Bryan.


“Baru satu detik yang lalu oncle. Aku ingin kembali bermain game tadi.” ucap Cyrille sambil semoga tangannya lebar meminta ponsel pria itu.


“Untunglah dia tidak mendengar percakapan ku. Bisa gawat nanti kalau dia sampai tahu.” batinnya lega. “Ini lanjutkan main mu.” ia memberikan ponselnya pada Cyrille.


“Tank you Oncle.” Cyrille langsung berlari kembali dan duduk di kursi yang ada di teras setelah menerima ponsel tersebut. Sementara Kevin kembali dulu di kursi lainnya.


“Siapa yang menelepon oncle tadi ?” tanpa sepengetahuan si empunya ponsel, ia pun melihat daftar panggilan masuk. “Bryan Adams ? Siapa itu ?” karena sama sekali tak mengenal siapa nama tersebut, Cyrille mengabaikannya dan lanjut bermain game yang seru.


“Kevin kau lama menunggu ?” lima menit kemudian Alexa keluar bersama Cyrano yang mengekor di belakangnya.


“Tidak, ada Cyrille di sini yang menemaniku.”


“Cyrille berikan ponsel oncle Kevin segera sudah mommy bilang jangan pakai milik orang.” Alexa berani menatap Putri kecilnya kemarin memarahinya melihat ponsel siapa yang dipakai anak itu.


Tanpa bicara sepatah kata pun, Cyrille segera mengembalikan ponsel itu pada Oncle Kevin.


“Alexa jangan keras begitu pada Cyrille lagipula aku yang tadi memberikannya pada dia.”


Alexa tak melanjutkan omelannya lagi karena mendengar penjelasan dari Kevin seperti itu.


“Ayo kita berangkat sekarang.” tandas Kevin mengalihkan topik pembicaraan seraya memegang tangan Alexa mengajaknya masuk ke mobil.


Sebelum melajukan mobilnya Kevin kembali menatap Intens Alexa yang duduk di sampingnya. “Mungkin aku tak akan bisa melanjutkan misi dari Bryan karena aku benar-benar menyukai wanita ini.”


“Kevin ada apa ?” tanya Alexa karena mobil tak segera berjalan.


“Tak ada apa-apa.” ia pun segera melanjutkan mobilnya sebelum muncul pertanyaan lagi untuknya.