Where's My Daddy?

Where's My Daddy?
Eps. 62 Mengembalikan Gelang



Sean masuk ke cafe bersama Angel dan duduk sebuah kursi.


“Nona Angel sebenarnya ada apa mengajak ku bertemu ?” tanya Sean to the point karena tak ingin berlama-lama di sana dan ada hal yang lebih penting baginya, mencari gelang berharganya.


“Jangan serius seperti itu, tuan. Kita hanya akan bicara santai di sini. Tak ada masalah serius.” jawabnya sambil tertawa kecil yang terdengar renyah.


Sebenarnya setelah beberapa kali pertemuannya dengan Sean, Angel merasa Sean adalah sosok pria yang hangat meskipun penampilannya dingin. Dan sejak itu pula ia merasa ada sesuatu yang membuatnya tertarik pada pria itu.


“Ohh...” Sean mencoba membuat dirinya rileks dan tidak tegang meskipun pikirannya masih terganggu pada gelangnya yang belum ketemu. “Jadi apa yang ingin nona Angel bahas denganku ?”


Angel pun mulai bicara dengan topik-topik kecil yang tak ada hubungannya dengan pekerjaan mereka.


Sementara Cyrano dan Cyrille kini sudah berada di Disneyland. Mereka mencoba beberapa wahana yang ada di sana.


“Semoga saja nona ataupun tuan muda tak akan hilang lagi kali ini.” Paul mengawasi si kembar dari kejauhan dan melihat dua bocah itu tersenyum lebar.


Satu jam kemudian tiba-tiba Cyrano turun dari salah satu Wahana setelah melihat Oncle Paul yang menurunkan pengawasan pada mereka.


“Cyrille sekaranglah saatnya. Aku akan keluar dari sini.” Cyrano mulai menjalankan rencananya. “Ingat jika oncle Paul mencariku Bilang saja padanya aku sedang di toilet karena perut ku sakit”


Flash back on.


30 menit yang lalu Cyrano memikirkan sebuah cara agar ia aman pergi dari sana tanpa dicurigai sedikitpun.


Di sekitar wahana ada counter makanan dan langsung saja ia menuju ke counter es krim dan memesan banyak es krim untuknya.


“Tuan muda Kenapa pesan es krimnya begitu banyak ?” tanya oncle Paul.


“Tuan jika makan terlalu banyak es krim mungkin saja pencernaanmu akan terganggu nanti.


“Tidak oncle, ini es krim sehat jadi tak akan berefek apapun atau mengganggu pencernaan seperti yang oncle khawatirkan.” Cyrano bersikeras dan tetap memakannya meskipun sebenarnya ia makan dua es krim saja sudah cukup.


Flash back off


Cyrano berlari menuju ke arah toilet sambil memegang perutnya saat Oncle Paul melihatnya.


“Astaga tuan muda benar-benar sakit perut.” gumam pria mengenakan kacamata hitam meskipun di malam hari itu sembari tersenyum geli melihatnya tanpa rasa curiga sama sekali.


Setelah sedari tadi mengawasi maka Cyrano pun keluar lewat pintu samping dengan melompati pagar.


“Aku lihat maps dulu.” ia mengeluarkan ponselnya untuk melihat maps rute yang harus ia tempuh menuju ke Ponts Des Arts. Tentu saja ada alasannya kenapa ia menuju ke sana. “Pasti daddy mencarinya ke sana karena dari cerita Cyrille ia menurunkannya di sana.


Ia pun memutuskan untuk naik taksi saja agar lebih cepat sampai meskipun sebenarnya dekat dari tempatnya berada saat ini.


“Taksi.” sebuah taxi yang melintas di depannya segera berhenti setelah mendengar panggilan dari Cyrano. Ia pun langsung naik dan memberitahukan tujuannya pada driver.


Sean terlihat sudah berada di mobil setelah selesai bercakap-cakap tanpa arah yang menurutnya tak jelas dengan Angel. Ia pun tak langsung pulang dan kembali menuju ke Ponts Des Arts.


Cyrano tiba duluan di jembatan itu dan berharap bisa bertemu daddy nya di sana.


“Aku tahu ini sama saja dengan gambling tapi hanya ini yang bisa ku coba.” gumam Cyrano berjalan di sepanjang jembatan sambil menatap ke jalanan mencari sosok daddy nya.